Mentawai Menjadi Prioritas IPAI


Senin, 05 Maret 2018 - 12:26:45 WIB
Mentawai Menjadi Prioritas IPAI Ketua Umum IPAI Pusat, Dorce Tondung, mengambil sumpah 100 an penata anestesi Sumbar di Hotel iON Minggu. Penata Anestesi ini diharapkan bisa tersebar di 19 kabupaten/kota di Sumbar termasuk Mentawai. ISRA

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ikatan Penata Anestesi Indonesia (IPAI) Sumbar ke depan akan memprioritaskan Kepuluan Mentawai sebagai daerah tugas anggotanya. Dari 19 kabupaten/kota di Sumbar hanya Kepulauan Mentawai yang belum memiliki tenaga penata anestesi.

Ketua Umum IPAI Pusat, Dorce Tondung, mengatakan, untuk Mentawai memang keterjangkauan dan akses memang menjadi kesulitan. Harapannya, dengan penataan yang akan dilakukan semua peñata anestesi bisa mencapai daerah itu. “Apalagi tenaga IPAI di Indonesia yang telah teregistrasi itu berjumlah sebanyak 4.000 an lebih yang tersebar di 34 provinsi se-Indonesia. Namun, untuk DPD IPAI, hanya terdapat di 33 provinsi saja, salah satunya Sumbar,” kata Dorce kepada Haluan usai mengambil sumpah untuk 120 orang pengurus IPAI Sumbar di Hotel iON Minggu (4/3).

Baca Juga : Terduga Pembunuh Istri Mantan Sekda Ditangkap

Dorce juga meminta kepada para penata anestesi yang sudah diambil sumpahnya untuk bisa menjalankan profesi khususnya dengan baik. “Intinya kalau ada Rumah Sakit yang memiliki kamar bedah, maka akan ada penata anestesi yang professional di sana. Kita ingin mereka bisa menjaga sumpah ini dengan baik,” paparnya.

Ditambahkan Ahli Hukum Kesehatan, Kementerian Kesehatan, Barlian, mengatakan, penata anestesi merupakan profesi khusus yang bekerja di RS yang memiliki kamar bedah. Karena memang penata anestesi ini mitra dari dokter yang bertugas dalam hal mebisu pasien. “Kalau memang di Mentawai belum memliki RS yang memiliki kamar bedah tentu belum bisa untuk dikirim tenaga IPAI ke sana. Kita dari Kemenkes tentu terus mendorong terwujudnya hal ini,” katanya.

Baca Juga : Innalillahi, Seorang Petani Ditemukan Meninggal di Sawah

Lebih lanjut dikatakan, Kasi Pelayanan Kesehatan Primer, Beniara Asmus, di Kabupaten Kepulauan Mentawai sebenarnya sudah ada rumah sakit yang memiliki kamar bedah, hanya saja di sana (Mentawai, Red) belum memliki banyak dokter spesialis dan penata anestesi. “Bahkan masih banyak pasien yang akan dioperasi itu di bawa ke Padang. Memang salah satu alasannya kekurangan tenaga kesehatan di sana,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan adanya pengangkatan 120 orang penata anestesi diharapkan akan bisa di sebar ke Mentawai. “Kita dari Dinkes tengah memfokuskan perhatian ke Mentawai dalam hal pemenuhan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Baca Juga : Gunung Sinabung Semburkan Awan Panas Sejauh 4.500 Meter

Sementara itu, Ketua IPAI Sumbar, Azwar, menyebutkan, penata anestesi di Sumbar tersebar di 18 RS yang ada di Sumbar. Untuk Mentawai akan menjadi proritas seiring peningkatan sarana prasarana kesehatan di sana. (h/isr)

 

Baca Juga : Prajurit TNI Korban Teroris MIT Poso Dimakamkan di Kota Pekanbaru

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]