Tiga Penambang Emas Ilegal Ditangkap Polresta Solok


Kamis, 08 Maret 2018 - 22:38:56 WIB
Tiga Penambang Emas Ilegal Ditangkap Polresta Solok Sat Reskrim Polres Solok Kota menangkap tiga penambang emas liar (illegal mining) di kawasan Bukit Lasuang,Jorong Batu Kudo Nagari Sungai Durian Kecamtan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Rabu sore (7/3). IST

SOLOK, HARIANHALUAN.COM- Sat Reskrim Polres Solok Kota menangkap tiga penambang emas liar (illegal mining) di kawasan Bukit Lasuang,Jorong Batu Kudo Nagari Sungai Durian Kecamtan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, Rabu sore (7/3). Selain ketiga pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu set mesin dompeng merek Yingitan 7,5 PK dan satu karung tanah dan batu galian.

Kapolres Solok Kota AKBP Dony Setiawan melalui Kasat Reskrim AKP Zamri Elfino menyatakan, ketiga tersangka sudah 22 hari melakukan penambangan tanpa izin.  Penambang liar melakukan aktifitasnya dengan cara  menggali lubang sejauh 7 meter. Kemudian mengambil dan mengolah tanah dan bebatuan untuk mendapatkan emas, perak dan tembaga.

Baca Juga : Hacker Sebar Data Pasien RS Amerika Serikat di Dark Web

Ketiga penambang liar itu adalah Arafat (36), warga Guguk Sulah, Jorong Pakan Sabtu Nagari Panyakalan, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. Kemudian, Adrizal (41), warga Jorong Aua Tangah Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar. Yerakhir, Gustiarahman (36), warga Jorong Sikumbang, Nagari Sungai Durian, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok.

 “Ketiganya disankakan  Pasal 158, Undang-Undang No.4 Tahun 2009, Tentang Pertambangan dan Batubara. Dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar,”ujar Donny Setiawan.

Baca Juga : Waw, Warga Amerika Bakal Dapat Bansos Senilai Rp 20 Juta

Lebih jauh Donny mengatakan, ketiga penambang liar ini mengaku  aktifitas mereka adalah pertambangan rakyat. Akan tetapi anehnya mereka tidak mengurus izin pertambangan rakyat. Dengan tidak mau mengurus izin ini berarti mereka juga tidak memiliki rasa kepedulian terhadap kerusakan lingkungan hidup yang ditimbulkan dari aktifitas pertambangan ini.

“Untuk menghentikan aktifitas tambang emas illegal ini, barang bukti dan tiga tersangka sudah kita tahan di Mapolres Solok Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut,”tegas Donny Setiawan. (h/eri)

Baca Juga : Korsel-AS Latihan Militer Gabungan, Korut 'Ngamuk' Lagi?

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 07 Maret 2021 - 16:33:10 WIB

    Hacker Sebar Data Pasien RS Amerika Serikat di Dark Web

    Hacker Sebar Data Pasien RS Amerika Serikat di Dark Web Sekumpulan peretas berhasil membobol dua jaringan rumah sakit (RS) di Amerika Serikat. Hacker tersebut berhasil menyebarkan data-data pasien yang berhasil dibobol tersebut, ke situs Dark Web..
  • Ahad, 07 Maret 2021 - 14:22:28 WIB

    Waw, Warga Amerika Bakal Dapat Bansos Senilai Rp 20 Juta

    Waw, Warga Amerika Bakal Dapat Bansos Senilai Rp 20 Juta Senat Amerika Serikat menyetujui usulan stimulus Covid-19 senilai USS 1,9 triliun atau Rp 27.358 triliun (kurs Rp 14.399) yang diajukan pemerintahan Joe Biden. Ini adalah salah satu anggaran bantuan pemerintah terbesar dalam .
  • Ahad, 07 Maret 2021 - 13:38:06 WIB

    Korsel-AS Latihan Militer Gabungan, Korut 'Ngamuk' Lagi?

    Korsel-AS Latihan Militer Gabungan, Korut 'Ngamuk' Lagi? Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) bakal melakukan latihan militer tahunan gabungan yang dimulai Senin (8/3/2021). Namun, kegiatan kali ini dilakukan dengan lingkup latihan yang lebih kecil akibat pandemi Covid-1.
  • Ahad, 07 Maret 2021 - 09:33:43 WIB

    Siap-siap 14-15 Maret! WHO Bakal Umumkan Asal-usul COVID-19

    Siap-siap 14-15 Maret! WHO Bakal Umumkan Asal-usul COVID-19 Tim ahli dari organisasi kesehatan dunia WHO telah menyelesaikan investigasi di Wuhan untuk mengungkap asal usul virus Corona COVID-19. Hasilnya akan dipublikasikan dalam waktu dekat..
  • Ahad, 07 Maret 2021 - 08:52:35 WIB

    Cair Bulan Ini, Presiden Joe Biden Bagi-bagi 'BLT'

    Cair Bulan Ini, Presiden Joe Biden Bagi-bagi 'BLT' Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden merespons positif positif langkah Senat menyetujui paket stimulus penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi senilai US$ 1,9 triliun (setara Rp 27.335 triliun dengan kurs Rp 14.386/US$),.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]