Tuntut Tanah Ulayat, Ratusan Masyarakat Maligi Pasbar Demo PT. PHP II


Jumat, 09 Maret 2018 - 22:48:01 WIB
Tuntut Tanah Ulayat, Ratusan Masyarakat Maligi Pasbar Demo PT. PHP II Ratusan masyarakat Maligi berunjuk rasa ke PT.PHP II. (Idenvi Susanto)

PASBAR, HARIANHALUAN.COM--Ratusan masyarakat Nagari Persiapan Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) berunjuk rasa menuntut Perkebunan Kelapa Sawit Permata Hijau Pasaman Unit Dua (PT PHP II) untuk mengembalikan lahan ulayat mereka sesuai perjanjian penyerahan dengan pihak perusahaan seluas 2.100 hektar, Jumat, (9/3). 

Salah seorang kordinator Aksi,Hendro, mengatakan, atas nama masyarakat maligi, mereka akan tetap memperjuangkan haknya sampai titik darah pengabisan.

Baca Juga : Kapolres Inhu Jebloskan Ratusan Tersangka Narkoba ke Penjara

"Dan itu sesuai perjanjian penyerahan tanah ulayat dengan pihak perusahaan, setelah utang lunas mereka berjanji mengembalikan ulayat itu kepada masyarakat maligi, tapi kenyataanya masyarakat kembali dirugikan," sebutnya.

"Setelah utang lunas Wilmar Group/PT.PHP II hanya mengembalikan 665 Ha lahan kepada masyarakat. Total kekurangan lahan masih ada sekitar 1.435 Hektar sesuai perjanjian. dan estimasi kekurangan hasil panen kami lebih kurang Rp500 miliar terhitung sejak 1999," tambahnya.

Baca Juga : Ada Truk CPO Terperosok, Jalan Lintas Kinali-Padang Macet

Menurutnya, sampai persoalan ini mendapat solusi, masyarakat akan tatap melakukan aksi damai dan sekaligus melakukan pemblokiran terhadap mobil yang mebawa buah sawit inti di jalan utama, sebutnya

Sementara itu Pj Wali Nagari Persiapan Maligi, Andri Apriza mengatakan, pihaknya berharap agar pihak perusahaan mencari jalan terbaik terhadap persoalan. Apabila hak masyarakat berikan kepada masyarakat jangan sampai persoalan ini menjadi konflik berkepanjangan yang akan mengakibatkan jatuh korban, 

Baca Juga : Musibah di Jumat Petang, Empar Rumah Hangus Terbakar

Dijelaskannya, konflik itu terjadi sudah lama, semenjak tahun 1999. Masyarakat maligi bergantung kepada lahan tersebut, apabila hal ini tak ada solusi masyarakat akan mendapatkan kesulitan menjalani kehidupan.

Dari pantauan haluan dilapangan, massa sempat berdialog bersama pihak perusahaan yang difasilitasi oleh Pemkab Pasbar dan pihak kepolisian. Tetapi belum mendapatkan titik temu, sehingga massa memutuskan tetap bertahan dan berunjuk rasa sampai persoalan itu selesai.

Baca Juga : Dua Orang Hilang Terseret Ombak di Perairan Pesisir Selatan

Aksi dimulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB dan akan dilanjutkan keesokan harinya. Aksi itu mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan TNI.

Sementara menager PT. PHP II Ridwan saat dikonfirmasi harianhaluan.com tidak mau berkomentar.(h/idn)

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]