Seniman Sekolah Mentas di Tambud Sumbar


Senin,12 Maret 2018 - 10:57:42 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Seniman Sekolah Mentas di Tambud Sumbar Salah satu kelompok seni unjuk kebolehan dalam berkesenian di hadapan penonton di Ruang Chairil Anwat Taman Budaya Sumbar, Satu (10/3). IST

Laporan : Juli Ishaq Putra

Pagelaran Apresiasi Seni 2018 Untuk Sekolah #2 kembali digelar, Sabtu (10/3), di Ruang Chairil Anwar Taman Budaya Sumbar. Tiga kelompok seni dari dua sekolah tingkat atas dan satu sekolah menengah terpilih sebagai penampil pada pagelaran kali ini.

Kepala Taman Budaya Sumbar Muasri mengatakan, sebelumnya pihaknya telah menggagas dan menggelar Pagelaran Apresiasi Seni 2018 untuk Sekolah #1 pada 24 Februari lalu, yang juga menampilkan tiga kelompok seni dari tiga sekolah berbeda.

"Sebelumnya pada gelaran pertama yang tampil itu SMA Negeri 2 Padang, SMA Negeri 3 Padang, dan SMA Negeri 6 Padang. Hari ini (Sabtu 10/3), yang tampil itu kelompok seni dari SMA Negeri 1 Lubuak Aluang, MAN 2 Padang, dan SMP Pertiwi 2 Padang," kata Muasri menjelaskan.

Dalam pagelan ini, Kelompok seni SMA Negeri 1 Lubuak Aluang membawakan nomor pertunjukan berjudul Budaya Padang Pariaman, yang mencoba mengaktualisasikan nilai-nilai budaya lokal, dengam sumber garapan Gandang Tambua, Ulu Ambek, Indang, Dikia, dan Barzanji.

Kemudian, kelompok musikalisasi puisi MAN 2 Padang menampilkan dua nomor pertunjukan musikalisasi puisi, masing-masing berjudul Merah Putih Genting yang diangkat dari puisi karya Iyut Fitra dan Akulah Pemiliknya yang diolah dari puisi karya Syarifuddin Ariffin. Selain Musikalisasi Puisi, sekolah ini juga sempat membawakan Nasyid Shohibah Junior.

Sedangkan SMP Pertiwi 2 Padang, membawakan komposisi musik berjudul Hoyak Anak-Anak Nagari. Pertunjukan ini memberi gambaran tentang permainan anak-anak Nagari di Minangkabau. Melengkapi komposisi musik, dramatisasi puisi berjudul Gugur karya WS Rendra dan Lagu Pop Minang diiringi Talempong Goyang juga dibawakan dengan manis oleh sekolah ini.

"Ada enam belas program apresiasi tahun ini yang disediakan oleh Taman Budaya Sumatera Barat. Sasaran program ini adalah kelompok-kelompok seni di sekolah, perguruan tinggi, sanggar seni tradisi, dan kelompok seni independen yang ada di Sumbar," katanya lagi.

Sementara itu, Mahatma Muhammad selaku kurator dalam program apresiasi ini mengatakan, sesuai komitmen dengan penyelenggara, proses kuratorial memang menyasar sekolah atau perguruan tinggi yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler atau kegiatan mahasiswa di bidang seni, yang berkelanjutan dengan sistem regenerasi yang baik.

"Setidaknya ini menunjukkan keseriusan perhatian lembaga pendidikan terhadap seni, jadi tidak semata latihan menjelang acara atau untuk mengikuti lomba saja," kata Mahatma.

Selain itu, prestasi sekolah dan UKM seni di beberapa tahun belakangan juga menjadi catatan dalam proses kuratorial. Untuk kelompok seni independen, program ini diutamakan pada kelompok seni pendatang baru yang rutin berproses, punya manajemen yang baik, dan belum memperoleh program apresiasi seni dari Taman Budaya Sumbar. (h/isq)

 

 


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,27 September 2017 - 03:23:29 WIB

    40 Karya Seniman Seni Rupa Tampil di Tambud

    40 Karya Seniman Seni Rupa Tampil di Tambud PADANG, HALUAN — Yayasan Seni Rupa Sumbar mengadakan pameran seni rupa bertajuk Matrilini di Taman Budaya (Tambud) Sumbar mulai 25 September sampai dengan 2 Oktober. Matrilini adalah pameran kedua dengan subtema “Minangka.
  • Senin,07 November 2016 - 00:49:44 WIB

    Pariangan Tanah Datar, Nagari Terindah Dilukisan Seniman

    TANAH DATAR, HALUAN — Sejak Pariangan dinobatkan sebagai satu dari lima desa terindah dunia versi majalah Travel Budget terbitan New York Amerika Serikat itu, kini nagari di pinggang Gunung Marapi itu semakin tersohor sehin.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM