Anak Kemenakan Disidang, Puluhan Warga Nagari Bawan Demo PN Lubuk Basung


Senin,12 Maret 2018 - 19:21:26 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Anak Kemenakan Disidang, Puluhan Warga Nagari Bawan Demo PN Lubuk Basung Sejumlah warga dari Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari berunjukrasa di depan kantor Pengadilan Negeri Lubuk Basung Kabupaten Agam, Senin (12/03).

AGAM, HARIANHALUAN.COM— Tidak terima atas tuduhan pencurian terhadap dua anak kemenakannya, puluhan warga Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari berunjukrasa di depan kantor Pengadilan Negeri Lubuk Basung Kabupaten Agam, Senin (12/03). Puluhan polisi dikerahkan untuk pengamanan pada sidang perdana kasus pencurian sawit itu.

Kelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri anak kemenakan pasukuan Tanjuang Dt. Bangso Dirajo, sekaligus datang untuk mengawal sidang kasus tersebut yang mendakwa Beni dan Denil.

Pantauan harianhaluan.com di lapangan terdapat sekitar 80 masa yang berunjukrasa di depan kantor Pengadilan Negeri Lubukbasung.

Pimpinan kaum Suku Tanjuang, Dt. Bangso Dirajo, mengatakan, menjadikan kedua anak kemenakannya dan menjadi tahanan Pengadilan Negeri Lubukbasung dan sebagai terdakwa pencurian sangat tidak tepat.

Dikatakannya, lahan itu milik kaum Dt. Bangso Dirajo yang ditanam oleh Masrul dan mereka berdua anak kemenakan mereka. Kemudian orang lain yang melaporkan keduanya telah melakukan pencurian.

Menurutnya, mereka datang ke Pengadilan Negeri Lubuk Basung untuk meminta penegak hukum berlaku adil. Pihaknya juga akan siap menuntut balik dalam persoalan tersebut. Dalam aksi itu ia memastika  pada keluarga dan warga berunjukrasa tidak anarkis.

" Tidak ada kasus pencurian yang dilakukan Beni dan Denil. Peroalan ini sebenarnya cacat dan barang bukti diada-adakan. Penegak hukum harus lebih jeli melihat peraoalan itu," katanya. 

Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Basung Indrawan, mengatakan, pihaknya akan menjujung proses tersebut seadil-adilnya. Sesuai agenda persidangan, jaksa penuntut umum membacakan dakwaan atas kasus tersebut.

Terbukti atau tidak itu berdasarkan hasil persidangan bukan interfensi dari pihak hakim di pengadilan. Dasar hukum acara yang berlaku yaitu sesuai undang-undang, bukan dibuat-buat oleh pengadilan. 

Sidang perdana kasus pencurian yang menyeret dua kemenakan Dt. Bangso Dirajo Suku Tanjung itupun dimulai pada pukul 11.15 WIB. Selesai pembacaan dakwaan Senin (19/03), dengan agenda penyampaian eksepsi (nota keberatan) dari pengacara pihak terdakwa. (h/yat)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin,18 Juni 2018 - 20:03:15 WIB

    Diduga Terseret Arus, Seorang Anak Hilang di Pantai Muaro Sasak

    Diduga Terseret Arus, Seorang Anak Hilang di Pantai Muaro Sasak PASBAR, HARIANHALUAN.COM--Seorang anak bernama Alfa (10) hilang terseret arus saat bermain di Pantai Muaro Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (18/6) 15.30 WIB..
  • Senin,04 Juni 2018 - 21:53:07 WIB

    Perjuangkan Hak Anak Kemenakan, Ninik Mamak Koto Malintang Perjuangkan Batas Ulayat

    Perjuangkan Hak Anak Kemenakan, Ninik Mamak Koto Malintang Perjuangkan Batas Ulayat AGAM, HARIANHALUAN.COM--Ninik mamak serta masyarakat Koto Malintang sepakat terus memperjuangkan tanah ulayat mereka yang masuk dalam hutan lindung. Pematokan kembali dilanjutkan sehingga anak kemenakan mereka tidak lagi beru.
  • Jumat,01 Juni 2018 - 16:18:38 WIB

    Tak Terima Dikasih Lauk, Seorang Anak di Agam Bacok Ibu Kandungnya

    Tak Terima Dikasih Lauk, Seorang Anak di Agam Bacok Ibu Kandungnya AGAM, HARIANHALUAN.COM, Seorang anak berinisial ZHR (42) diduga menderita gangguan jiwa membacok ibu kandungnya sendiri Ratna (60), di Cacang Tinggi, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Jumat (01.
  • Kamis,24 Mei 2018 - 22:29:21 WIB

    Residivis di Padang Ini Cabuli Anak 13 Tahun

    Residivis di Padang Ini Cabuli Anak 13 Tahun PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Polisi menangkap pelaku pencabulan terhadap perempuan berinisial Y (13) di Kota Padang. Tersangka Fery (36) mengajak korban ke sebuah pondok di Jalan Khatib Sulaiman dan sempat mengancam korban men.
  • Jumat,18 Mei 2018 - 11:27:14 WIB

    Serambi Minang Gratiskan Biaya untuk Anak Yatim

    Serambi Minang Gratiskan Biaya untuk Anak Yatim Rumah Tahfidz Serambi Minang (SM) merupakan tempat menghafal Quran di Kota Padang yang dilandasi dengan tujuan non-profit. Pasalnya, SM hanya mematok biaya sebesar Rp90.000/bulan untuk 12 kali pertemuan. Angka ini jauh lebih .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM