BUTUH RP400 MILIAR

Rampungkan 42 Kilometer Jalan Teluk Tapang


Selasa, 13 Maret 2018 - 10:40:08 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Rampungkan 42 Kilometer Jalan Teluk Tapang TINJAU PELABUHAN - Bupati Syahiran bersama rombongan saat melakukan peninjauan Pelabuhan Teluk Tapang, Sabtu (10/3). OSNIWATI

PASBAR, HARIANHALUAN.COM — Bupati Pasaman Barat (Pasbar), Syahiran, Sabtu (10/3), bersama Ketua TP-PKK Ny Yunisra Syahiran dan beberapa OPD meninjau jalan darat menuju pelabuhan Teluk Tapang Air Bangis. Pelabuhan tersebut bisa ditempuh dengan dua jalur yakni jalur laut dan jalur darat. Jalur darat ini nantinya yang akan membawa minyak CPO dan hasil bumi lainnya menuju Teluk Tapang dan selanjutnya menuju pelabuhan Teluk Bayur.

Rombongan yang berangkat pada pukul 07.00 WIB, dan kembali lagi ke Simpang Empat pada Pukul 19.00 WIB tersebut dengan jarak tempuh di jalan yang tidak beraspal selama 4 jam. Mobil yang bisa melewati medan jalan hanya mobil dobel gardan, sementara mobil yang biasa tidak bisa melewati karena jalan becek dan penuh lubang.

Syahiran mengatakan, sejak mulai dibangun 2006 lalu, proses pembangunan fisik Teluk Tapang telah menghabiskan dana sebesar Rp200 miliar. Kini, untuk merampungkan jalan menuju dermaga dari jalan raya dengan panjang mencapai 42 km, membutuhkan dana sekitar Rp400 miliar. Ia mengatakan saat ini jalan sekitar 1,2 kilometer sudah diaspal sementara sepanjang 41,4 kilometer belum diaspal. Selain itu sekitar 12 jembatan besar dan 6 jembatan kecil belum dibangun.

Ia menyebutkan banyak manfaatnya secara ekonomi jika Pelabuhan Teluk Tapang beroperasi. Pertama, mengurangi jarak tempuh jalur darat transportasi crude palm oil (CPO) kelapa sawit menuju Pelabuhan Teluk Bayur di Padang yang menempuh 140 kilometer dengan biaya Rp200.000 per ton.

Jika menggunakan Pelabuhan Teluk Tapang maka biaya transportasi menjadi Rp100.000 per ton atau berkurang 50 persen. Kedua, mengurangi frekuensi penggunaan jalan oleh truk angkutan CPO sehingga memperpanjang umur pakai jalan nasional dan jalan provinsi.

Ketiga, penuntasan status jorong tertinggal yakni Jorong Ranah Panantian dan Jorong Pigogah Pati Bubur. Keempat, penyerapan tenaga kerja untuk penurunan angka pengangguran. Kelima, mengurangi beban operasional atau kepadatan Pelabuhan Teluk Bayur.

Manfaat keenam, Pelabuhan Teluk Tapang menjadi jalan masuk barang komiditi dan distribusi serta memperlancar ekspor komoditi yang ada. Ketujuh, menjadi tempat pengapalan hasil tambang biji besi dan memperlancar transportasi lair CPO dan inti kelapa sawit.

"Pasaman Barat ini memiliki produksi perkebunan, pertanian, peternakan dan perikanan. Jika pelabuhan beroperasi akan mengurangi jaral tempuh dan biaya," ujarnya.

Ia menjelaskan diantara potensi sumber daya alam yang ada adalah perkebunan kelapan sawit seluas 164.809 hektare dengan produksi 2.378.850 ton per tahun, memiliki 17 perusahan kelapa sawit dan 15 pabrik CPO. Potensi tanaman karet dengan produksi 7.458,74 ton pertahun, kakao dengan produksi 9.396,29 ton pertahun dan nilam dengan produksi 185,92 ton per tahun.

Di bidang peternakan, Pasaman Barat memiliki kawasan peternakan Air Runding seluas 1.000 hektare dengan populasi 4.000 ekor. Estimasi populasi ternak pada tahun 2020 sebanyak 9.355 ekor. Di sektor perikanan Pasaman Barat memiliki garis pantai 152 kilometer dengan produksi perikanan tangkap 108.938 ton pertahun. Selain itu potensi ikan teri sebesar 24.000 ton, ikan selar 20.000 ton, ikan tetengkek 13.000 ton serta potensi ikan ikan kerapu, rumput laut, udang, kepiting bakau, kakap putih, biji besi batu emas kaolin, granit dan mangan.

"Untuk peluang masa depannya pelabuhan bisa dijadikan pengelolaan tangki timbun CPO, stoke file tambang, investasi infenery plan serta pengenbangam pariwisata," jelasnya.

Ia berharap pemerintah pusat dapat memprioritaskan penuntasan pembangunan jalan menuju pelabuhan pada tahun ini. Memang, lanjut Syahiran sudah banyak kementerian yang meninjau Pelabuhan Teluk Tapang, seperti Kementerian Kemaritiman, Kementerian ESDM, Pelindo dan beberapa unsur terkait lainnya.

“Kita mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan. Namun, harapan kita bagaimana pelabuhan ini bisa segera tuntas dan beroperasi,”harap Syahiran. (h/ows)
 



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 02 Januari 2018 - 22:10:13 WIB

    Pembangunan Tarok City Mulai Dirampungkan

    Pembangunan Tarok City Mulai Dirampungkan PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM - Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni berkunjung ke Kampus UIN II Lubuk Lintah Padang, Senin (1/1/2018). Kunjungan ini salah satunya bertujuan untuk matangkan rencana pembangunan Kawasan Pend.
  • Senin, 23 Oktober 2017 - 10:11:11 WIB

    BKSDM Pessel Akan Rampungkan Database Berbasis Website

    BKSDM Pessel Akan Rampungkan Database Berbasis Website PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Guna meningkatkan mutu dan kinerja PNS yang lebih profesional dan berkompeten disetiap Sekolah yang ada, maka Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), melalui Badan Kepegawaian dan Sumb.

BERITA TERKINI Index »

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM