Hutan Lindung Dirambah, Masyarakat Taluak Tigo Sakato Geram


Selasa,13 Maret 2018 - 19:24:38 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Hutan Lindung Dirambah, Masyarakat Taluak Tigo Sakato Geram Masyarakat Taluak Tigo sakato bersama pihak Kepolisian Batang Kapas saat meninjau lokasi yang dirambah oleh oknum setempat. (Okis Mardiansyah) 

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Masyarakat di Kenagarian Taluak Tigo Sakato, Kecamatan Batangkapas, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), geram karena aktifitas pembukaan lahan baru yang merambah belasan hektar hutan lindung.

Hal itu diungkapkan, Eks Wali Nagari Taluak Tigo Sakato Efriadi, bahwa dampak dari pembabatan kawasan hutan lindung tersebut, dirasakan warga dengan banyaknya penebangan kayu secara liar untuk membuka lahan perkebunan sebagai bentuk kepentingan usaha pribadi. Menurutnya, dampak itu juga telah membuat punah kelestarian cagar alam yang selama ini telah menjadi aset nagari setempat.

"Jika perambahan ini terus dilakukan, maka hutan kami akan menjadi gundul. Kami masyarakat Nagari Taluak Tigo Sakato sangat khawatir akan berisiko terhadap banjir dan hilangnya aset nagari kami," sebutnya kepada Haluan. Selasa (13/3).

Dia menjelaskan, aktifitas perambahan hutan di kawasan lindung tersebut sudah terjadi sejak Desember 2017 lalu. Hingga saat ini, kata dia, belasan hektare hutan terus dirambah untuk dimanfaatkan menjadi lahan perkebunan pribadi yang nantinya siap ditanam Gambir.

"Saat ini, ada sekitar 15 hektare lahan yang sudah habis ditebang oleh oknum tersebut. Dan ada sekitar 30 hektare lagi lahan yang sudah mereka tandai untuk ditebang lagi," jelasnya saat itu. 

Terkait kondisi itu, pihaknya sangat menyayangkan tingkah sejumlah oknum tersebut. Sebab, tanpa memikirkan nasib masyarakat setempat dalam waktu dampak panjang.


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,25 April 2018 - 11:22:54 WIB

    Penurunan Status Hutan di Solsel

    Penurunan Status Hutan di Solsel SOLOK SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Solok Selatan (Solsel) satu dari delapan kabupaten/kota yang mendapat jatah penurunan status kawasan hutan oleh negara dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat (Sumbar). Hal ini tentu suatu k.
  • Kamis,01 Februari 2018 - 19:54:44 WIB

    Hutan Gunung Talang Terbakar, Pendaki Dievakuasi

    Hutan Gunung Talang Terbakar, Pendaki Dievakuasi SOLOK, HARIANHALUAN.COM--Sejumlah pendaki yang sebelumnya berada di kawasan Puncak Gunung terpaksa mengungsi sementara ke pesanggrahan dan posko pendakian untuk menghindari paparan asap yang ditimbulkan kebakaran tersebut. .
  • Kamis,01 Februari 2018 - 18:19:56 WIB

    Hutan di Puncak Gunung Talang Terbakar

    Hutan di Puncak Gunung Talang Terbakar SOLOK, HARIANHALUAN.COM—Hutan di puncak Gunung Talang terbakar. Asap terlihat mengepul dari ujung gunung yang mempunyai ketinggian 2.597 m itu, Kamis (1/2). Belum diketahui penyebab terbakarnya kawasan hutan tersebut..
  • Rabu,13 Desember 2017 - 11:29:15 WIB

    8 Hektare Hutan TNKS Dirambah Oknum Masyarakat

    8 Hektare Hutan TNKS Dirambah Oknum Masyarakat PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Setidaknya sekitar 8 hektare hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Pessel dirambah oleh oknum masyarakat. Meski sudah mendapat pelarangan oleh wali nagari dan KAN setempat, aksi perusakan hutan.
  • Kamis,23 November 2017 - 17:51:32 WIB

    Sempat Melarikan Diri ke Hutan Sijunjung, Pelaku Curnak Berhasil Diringkus

    Sempat Melarikan Diri ke Hutan Sijunjung, Pelaku Curnak Berhasil Diringkus SIJUNJUNG, HARIANHALUAN.COM-- Meski sempat kabur selama dua hari kedalam hutan yang berada di sekitar lokasi kejadian, satu pelaku pencurian ternak di Jembatan Rimbo Larangan Mudiak Ampang Jorong Bukit Buar Kenagarian Paru K.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM