Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, Ari Khatulistiwa Akan Dipanggil Polres Pessel


Selasa,13 Maret 2018 - 20:42:57 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, Ari Khatulistiwa Akan Dipanggil Polres Pessel Dua Wartawan Pessel usai diminta keterangan diruang Resum terkait kasus dugaan pelecehan terhadap profesi jurnalistik beberapa waktu lalu di Facebook. (Okis Mardiansyah) 

PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Untuk kelengkapan berkas perkara, penyidik Polres Pessel memanggil dua orang wartawan sebagai saksi terkait kasus dugaan pelecehan profesi jurnalis yang terjadi di Media Sosial Facebook beberapa waktu lalu. Selasa (13/3).

Kasat Reskrim Polres Pessel Iptu Nofrizal Can, melalui Kanit Resum Ipda Darmon mengatakan, pemanggilan saksi berdasarkan laporan polisi : LP/75/B/II/2018/SPKT-II tanggal 8 Februari 2018. Berdasarkan laporan tersebut, pemilik akun facebook Ari Khatulistiwa diduga telah melecehkan profesi pers dijajaring sosial hingga membuat sejumlah wartawan di Painan resah.  

"Benar, pemanggilan saksi kita lakukan guna melengkapi sejumlah berkas perkara dalam kasus ini. Secepatnya terlapor akan kita panggil sesuai aturan hukum yang berlaku," sebutnya.

Ia menjelaskan, dalam penyelesaian berkas perkara tersebut, pihaknya akan mengacu kepada pidana pencemaran nama baik atau penghinaan profesi yang diatur dalam pasal 310 KUHP dan pasal 27 (3) jo pasal 45 (1) UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

"Secepatnya akan kami proses sesuai aturan hukum yang berlaku. Sebab, setiap profesi dilindungi undang-undang. Apalagi ini sudah merupakan intruksi dari Kasat Reskrim," tegasnya.

Sebelumnya, pemilik akun Facebook Ari Khatulistiwa (Defi) warga Lagan Gadang Mudiak Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Pessel, dilaporkan ke SPKT Polres Pessel, karena dinilai telah mengeluarkan ujaran kebencian dan melecehkan profesi Wartawan yang bertugas di Painan. Kamis (8/2).


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa,22 Mei 2018 - 15:06:42 WIB

    Diduga Palsukan Dokumen, 9 Pilot Lion Air 'Dipolisikan'

    Diduga Palsukan Dokumen, 9 Pilot Lion Air 'Dipolisikan' JAKARTA, HARIANHALUAN.COM--Maskapai pesawat Lion Air melaporkan sembilan pilot dan pegawainya ke Bareskrim Polri. Laporan itu terkait dugaan pemalsuan dokumen..
  • Selasa,15 Mei 2018 - 09:25:58 WIB

    Diduga Pungli, Eks Kepsek di Limapuluh Kota Disidang

    Diduga Pungli, Eks Kepsek di Limapuluh Kota Disidang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Diduga melakukan Pungutan Liar (pungli) dalam penerimaan siswa baru, terdakwa Yondri (49) merupakan Kepala sekolah (kepsek) SMA 1 Guguak Lima Puluh Kota jalani sidang perdananya di Pengadilan Tinda.
  • Rabu,11 April 2018 - 11:23:44 WIB

    Diduga Edarkan Sabu, Thomas Ditangkap Polresta Padang

    Diduga Edarkan Sabu, Thomas Ditangkap Polresta Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Thomas Mauriat Hutagalung panggilanya Thomas (42) adalah seorang lelaki yang ditangkap oleh anggota Satresnarkoba Polresta Padang karena terlibat dalam penyalahguna narkoba jenis sabu di Sawahan Pad.
  • Selasa,03 April 2018 - 21:00:52 WIB

    Diduga Edarkan Sabu, Oknum Polisi Diciduk Bersama SPG Rokok

    Diduga Edarkan Sabu, Oknum Polisi Diciduk Bersama SPG Rokok PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Satu orang oknum kepolisian dari Polres Solok Selatan diibekuk tim Satres Narkoba Polresta Padang di Hotel Daima, Jendral Sudirman, Padang, Senin (2/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB..
  • Selasa,06 Februari 2018 - 14:55:23 WIB

    Diduga Ikut Bakar Mobil di Solok, Edi Cotok Diciduk Polda Sumbar

    Diduga Ikut Bakar Mobil di Solok, Edi Cotok Diciduk Polda Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan sembilan orang ke Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus perusakan dan pembakaran mobil.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM