Dihadang Bule, Risnaldi: Aloita Dinilai Melanggar Aturan


Rabu, 14 Maret 2018 - 09:41:22 WIB
Dihadang Bule, Risnaldi: Aloita Dinilai Melanggar Aturan Sceenshot

PADANG, HARIANHALUAN.COM--Merasa mendapat penolakan di daerah pemilihannya (Dapil) sendiri, anggota DPRD Sumbar Sumbar dari Dapil Pesisir Selatan dan Mentawai Risnaldi  meradang. Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumbar itu tak terima tak diizinkan masuk ke Pulau Simakakang.

 "Kami akan tindaklanjuti. Sudah dilaporkan ke Pemda Kepulauan Mentawai, dan juga ke Kapolres setempat. Kami diterima Kapolres dan Wakil Bupati Mentawai," ulas Risnaldi.

Baca Juga : Diharapkan Jadi Rumpon Ikan, Kapal Ikan Asing Ilegal Ditenggelamkan

Dituturkan Risnaldi, meski bukan dalam rangka kunjungan kerja sebagai anggota DPRD Sumbar, tujuan ia dan beberapa orang dari DPW NasDem serta Wakil Ketua DPRD Mentawai ke Aloita Resort adalah baik. Yakni untuk melihat investasi. Dalam kunjungan juga ada Ketua DPW NasDem Sumbar, Malkan Amin.

Pihaknya pernah beberapa kali berdiskusi dengan pemerintah daerah soal investasi. Karena itu juga ia tertarik melihat bentuk pengelolaan pulau-pulau yang ada di Mentawai.

Baca Juga : Demonstran Kompak Desak Kejati Usut Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi

"Kita sebenarnya lihat itu, mampir. Kemudian ada juga kunjungan dari Jakarta," paparnya.

Disebut Risnaldi lagi, menindaklanjuti apa yang ia alami beserta rombongan di Kepulauan Mentawai, salah satu yang diminta diusut pihak berwenang adalah terkait pengelolaan pulau tersebut.

Baca Juga : Kapal Asing Pencuri Ikan Ditenggelamkan, Perkakasnya Jadi Rebutan Nelayan

Dimana pengelolaan Aloita Resort dinilai sudah melanggar aturan. Sesuai Undang-undang, jelas dia, pulau yang hutannya merupakan hutan produksi tidak boleh dikelola dengan mengubah bentuk. Sementara di Aloita Resort ia dan rombongan melihat bangunan yang ada di sana sudah dibuat semi permanen.

 "Itu sudah mengubah bentuk dan melanggar undang-undang," pungkas Risnaldi.

Baca Juga : Diduga Turut Korupsi, Seorang Tenaga Pendamping Kelurahan Buron

Kemudian, lanjut dia, masalah perizinan juga akan diminta dievaluasi. Sebab dari informasi yang masuk pada pihaknya dari semua pulau-pulau yang ada di Sumbar hanya satu yang izinnya lengkap. Yaitu pulau Cubadak.

Karena itu juga ia sebagai anggota DPRD Provinsi Sumbar menegaskan akan membawa persoalan yang ada ke Pemprov Sumbar.

Mengenai video ia rombongan yang tengah cekcok dengan warga negara asing (WNA)  dan viral di media sosial, dikatakan Risnaldi, apa yang beredar itu hanyalah sebahagian saja. Sebelum rekaman, sudah ada kejadian lain terlebih dahulu. Dimana bule dalam video itu menurut dia menunjukkan sikap yang arogan.

"Sebelumnya si bule itu datang dan bertanya kami mau kemana dan ada apa. Padahal kita pergi dengan kapalnya Pemda dengan Wakil Ketua DPRD Mentawai juga. Mendengar dia bertanya seperti itu, kita berprasangka baik saja, dan menjawab mau melihat-lihat. Katanya tidak," ucap Risnaldi. (h/len)

Baca juga: Heboh-dilarang-bule-masuk-resort-anggota-dprd-sumbar-tantang%C2%A0adu-%E2%80%98kuat%E2%80%99

Pengelola-aloita-resort-bantah-usir-anggota-dprd

Anggota-dprd-sumbar-dilarang-bule-ke-resort-aloita-hotman-paris-siap-membela

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]