Hindari Kecelakaan, Warga Dilarang Masuk ke Proyek Batang Agam


Rabu, 14 Maret 2018 - 22:48:23 WIB
Hindari Kecelakaan, Warga Dilarang Masuk ke Proyek Batang Agam MENGAWASI PEKERJAAN - Kontraktor pelaksana PT Nike, konsultas pengawas PT Inti Mulya Multi Kencana dan PPK Sungai dan Pantai I Balai Wilayah Sungai Sumatera V saat berada di lokasi normalisasi sungai Batang Agam, Rabu (14/3). DADANG

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM – Sejak dimulainya pengerjaan normalissi sungai Batang Agam, Kota Payakumbuh, Agustus 2017 lalu, ada keluhan yang mendasar dirasakan oleh pihak rekanan proyek tersebut. PT Nike sebagai pelaksana, merasakan sulitnya melarang warga untuk tidak berada di sekitar proyek bernilai ratusan miliar rupiah tersebut.

Ancamanan keselamatan warga yang mendekat dan mengganggu jalannya proyek, merupakan, ini lah yang diantisipasi rekanan untuk melarang warga berada disepanjang proyek normalisasi sungai Batang agam.

Baca Juga : Bersiap Edarkan Puluhan Pil Ekstasi, Pria RS Keburu Tertangkap

“Adanya warga disekitar proyek, dapat mengganggu jalannya pekerjaan. Sekitar proyek ada alat berat dan membahayakan warga. Kita sudah berupaya melarang warga untuk tidak mendekat tapi masih saja ada warga bersantai-santai disekitar lokasi proyek,” terang Agus serta Qomaru, selaku Konsultan Pengawas dan Rizki Pratama PPK Sungai dan Pantai I, Balai Wilayah Sungai Sumatera V pada Rabu (14/3).

Lokasi proyek normalisasi sungai Batang Agam tersebut, berada dikawasan taman Batang. Sehingga lokasi secara mudah didatangi warga untuk bersantai ria. Rekanan PT Nike telah berupaya mendirikan portal dan siagakan petugas keamananuntuk melarang warga masuk ke lokasi. Tetapi itu tidak mampu menghalangi warga.

Baca Juga : Tiga Hari Tenggelam di Laut, Seorang Nelayan Ditemukan Tewas

“Warga sengaja datang ke taman untuk bersantai. Padahal mobil material keluar masuk ke lokasi proyek melewati taman. Ini sangat membahayakan,” ucap mereka lagi.

Karena itu, PT Nike berharap warga untuk tidak berada sekitar sungai Batang Agam lokasi proyek normalisasi hingga proyek selesai dikerjakan.

Baca Juga : Duh Kasihan, Lima Anak Ini Keracunan Makanan di Pesta Ulang Tahun

Proyek normalisasi sungai Batang Agam merupakan proyek yang dibiayai APBN sebesar Rp169 miliar selama 3 tahun pengerjaan. Proyek tersebut, menyulap sungai Batang Agam yang awalnya bersemak jadi taman kota sebagai magnet wisata di Sumbar.

Delapan bulan pengerjaan, progres proyek tersebut sudah berjalan sebesar 18 persen. “Proyek multiyears senilai Rp169 miliar selama 3 tahun pengerjaan. 2018 ini, proyek fokus ke fisik. Sekitar 60 tenaga kerja dilibatkan dalam sukseskan normalisasi ini. Sampai Desember 2018 ini, progres proyek sudah mencapai 48 persen. Sisanya, 52 persen dikerjakan 2019 mndatang,” terang Rizki, PPK Sungai dan Pantai I, Balai Wilayah Sungai Sumatera V. (h/ddg)

Baca Juga : Seorang Pria Terjatuh Saat Mendaki Gunung Merapi

 

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]