Forkopimda Turun Tangan, Pengelola Resort Aloita Minta Maaf


Kamis, 15 Maret 2018 - 09:41:56 WIB
Forkopimda Turun Tangan, Pengelola Resort Aloita Minta Maaf Sceenshot

MENTAWAI, HARIANHALUAN.COM--Pemkab Mentawai Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendatangi Aloita Resort yang terletak di Pulau Makakakang, Kecamatan Sipora Utara, Rabu (14/3).

Turun tangannya Forkopimda untuk meminta penjelasan kepada pihak pengelola resort yang diduga melarang sejumlah anggota DPRD Sumbar dan Mentawai dari partai NasDem masuk ke pulau.

Baca Juga : Heboh Penyegelan Kantor PLN, Kadis PMPTSP: Kami Beri Tanda Tidak Memiliki Izin

Dalam pertemuan, Manager Operasional Aloita Resort, Fabrizio Beliere (35) menyampaikan permintaan maafnya.

“Saya minta maaf dari hati, karena ada salah paham, melalui telepon saya sudah minta maaf dan ini saya mau klarifikasi. Ke depan itu tidak terjadi lagi,” ungkapnya kepada wartawan.

Baca Juga : Nekat, Pria Ini Jualan Sabu di Pinggir Jalan

Kapolres Mentawai AKBP Hendri Yahya yang juga hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan kepada wartawan bahwa setelah meminta penjelasan kepada pihak pengelola resort tentang kejadian yang sempat viral di medsos itu, pihak Aloita mengatakan hanya kesalahpahaman saja.

“Setelah kita minta keterangan, pihak resort mengatakan waktu itu terjadi miskomunikasi saja,” terangnya

Baca Juga : Pohon Pelindung Bertumbangan, Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Kota Padang

Sekdakab Mentawai, Syaiful Jannah juga menyebutkan, persoalan antara pengelola Aloita Resort dan anggota DPRD hanya kesalahpahaman. “Kita melakukan rapat dengan unsur Forkopimda dan selanjutnya kita sepakati untuk meninjau lokasi, kejadian waktu itu banyak terjadi kesalahpahaman antara tamu dan pihak resor,” paparnya

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mentawai Desti Seminora mengatakan kepada wartawan bahwa berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Mentawai tidak ada larangan bagi siapa saja yang masuk ke lokasi pariwisata.

Baca Juga : Kadis Perhubungan Diperiksa Kejari, Tersandung Kasus Apa?

“Sebenarnya resor merupakan suatu usaha, dimana berdasarkan Perda kita tidak ada diskriminatif pelayanan, tidak ada larangan masuk ke pantai maupun masuk ke resor. Semua pengelola resor tahu itu, kecuali pada saat tertentu, misalnya tamu penuh,” pungkasnya. (h/red)

Baca juga: Wagub-polemik-aloita-hanya-salah-paham

Anggota-dprd-sumbar-dilarang-bule-ke-resort-aloita-hotman-paris-siap-membela

Heboh-dilarang-bule-masuk-resort-anggota-dprd-sumbar-tantang%C2%A0adu-%E2%80%98kuat%E2%80%99

Pengelola-aloita-resort-bantah-usir-anggota-dprd

Dihadang-bule-risnaldi-aloita-dinilai-melanggar-aturan

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]