Mobil Plat Merah Penabrak Pelajar di Limapuluh Kota Bukan Milik Pemkab


Kamis, 15 Maret 2018 - 11:36:45 WIB
Mobil Plat Merah Penabrak Pelajar di Limapuluh Kota Bukan Milik Pemkab Ilustasi.NET

LIMAPULUH KOTA, HARIANHALUAN.COM – Kendaraan plat merah yang menabrak siswa SMAN 4 Payakumbuh ketika hendak berangkat ke sekolah pada Senin (12/3), ternyata bukan kendaraan dinas milik Pemkab Limapuluh Kota.

Melainkan kendaraan dinas milik instansi vertikal yang berkantor di Kabupaten Limapuluh Kota. Yaitu milik Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Padang Mengatas.

Baca Juga : Warga Temukan Potongan Tubuh Marlena Lahagu di Sungai, Diduga Korban Keganasan Buaya

“Mobil dinas yang kecelakaan kemarin, bukan milik Pemkab. Nomor polisinya bukan BA 52 C. Melainkan BA 53 C milik BPTU Padang Mengatas,” terang Firmansyah Kepala Bagian Humas Sekdakab Limapuluh Kota pada Selasa (13/3) pagi.

Katanya, nomor kendaraan tersebut memang hampir sama dengan nomor polisi milik Kabag Kesra Sekdakab Limapuluh Kota. “Mobil itu ketahui setelah kami koordinasi dengan Bagian Umum Sekdakab. Ketika dicek, ternyata nomor polisinya BA 53 C,” kata Firmansyah lagi.

Baca Juga : Tindaklanjuti Kasus Aborsi Dua Pasangan Mahasiswa, Polisi Bongkar Makam Janin

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkab Limapuluh Kota, Fery Chofa dihadapan sejumlah awak media di Kota Payakumbuh pada Selasa (13/3) siang. “Mobil plat merah yang kecelakaan kemarin bukan kendaraan dinas milik Pemkab Limapuluh Kota. Itu adalah mobil dinas instansi verfikal yang berkantor di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota,” kata Kepala Dinas Kominfo Limapuluh Kota.

Sementara, Kepala BPTU Padang Mengatas, Irwandi, membenarkan kendaraan tersebut milik kantornya. Diterangkannya, mobil BA 53 C tersebut biasanya digunakan sebagai mobil operasional antar jemput sekolah di lingkungan BPTU Padang Mengatas.

Baca Juga : Terduga Pembunuh Istri Mantan Sekda Ditangkap

“Itu memang mobil kita. Biasanya digunakan untuk operasional sekolah bagi BPTU Padang Mengatas,” terang Irwandi. Orang nomor satu pada balai pembibitan sapi itu mengatakan, saat kecelakaan, mobil dinas jenis Suzuki Eskudo tersebut dikendarai oleh pegawai BPTU Padang Mengatas.

Ketika ditanya, bagaimana kondisi korban pasca kecelakaan, Irwandi mengakui sudah melakukan perawatan terhadap Rahmad. “Korban sudah kita obati. Dan persoalan kecelakaan sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” katanya.

Baca Juga : Innalillahi, Seorang Petani Ditemukan Meninggal di Sawah

Seperti pemberintaan Haluan sebelumnya, salah seorang siswa SMAN 4 Payakumbuh menjadi korban kecelakaan yang terjadi di jalan menuju sekolahnya, kawasan Koto Nan Ompek, Kota Payakumbuh atau sekitar 200 meter sebelum gerbang sekolah.

Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor, dari arah berlawanan melaju mobil berplat merah dan langsung menabrak korban. Rahmad sempat terpental ke pinggir jalan. Dari cerita warga ketika kejadian, mobil plat merah yang menabrak sempat berupaya kabur. Tapi untung, mobil bisa dihentikan warga. Korban mengalami luka robek pada bagian paha kanan. (h/ddg)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]