Proyek Geothermal di Solok Berujung Bentrok, Polisi dan Warga Luka-luka


Rabu, 21 Maret 2018 - 22:36:45 WIB
Proyek Geothermal di Solok Berujung Bentrok, Polisi dan Warga Luka-luka Puluhan warga Salingka Gunung Talang melakukan aski penolakan terkait proyek geothermal, di Jorong Bawah Gunung, Nagari Batubajanjang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. YUTISWANDI

SOLOK, HARIANHALUAN.COM--Puluhan warga yang tergabung dalam Salingka Gunung Talang kembali menghadang tim survey perusahaan geothermal PT Hitay Daya Energi. Aksi damai warga yang digelar di Jorong Bawah Gunung, Nagari Batubajanjang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, kembali berakhir bentrok,Rabu (21/3).

Dari informasi yang dihimpun Haluan, warga Salingka Gunung Talang yang berkosentrasi di Nagari Batubajanjang masih belum mau menerima proyek pembangkit energi terbarukan itu.

Baca Juga : Terduga Pembunuh Istri Mantan Sekda Ditangkap

Mereka bahkan tidak hanya sekedar menolak proyek geothermal, tetapi juga menuntut menghentikan proses hukum terhadap oknum masyarakat yang ditahan karena diduga ikut melakukan aksi pembakaran mobil rombongan PT Hitay Daya Energi pada aksi sebelumnya.

Kehadiran tim survey perusahaan yang didampingi sejumlah kepala SKPD Pemkab. Solok,  membuat suasana nagari Batubajanjang kembali menjadi gerah. Ratusan kelompok  warga yang umumnya terdiri dari kaum ibu-ibu dan tua-muda, menghadang kedatangan tim survey PT Hitay datang dengan pengawalan anggota Polres Solok bersama anggota Satpol PP setempat. 

Baca Juga : Innalillahi, Seorang Petani Ditemukan Meninggal di Sawah

Aksi penolakan yang semula berlangsung damai, tiba tiba bertindak brutal. Warga yang sebelumnya menghadang dengan berjejal sembari mengusung sejumlah famlet dan spanduk yang dibarengi teriakan penolakan, tiba-tiba memancing ricuh lantaran terjadi lemparan batu dan kayu ke arah petugas.

Akibatnya, sebanyak tiga orang anggota polisi dari Polres Solok yang ikut mengawal tim  survey ke lokasi, mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD Arosuka untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga : Gunung Sinabung Semburkan Awan Panas Sejauh 4.500 Meter

Petugas yang mengalami cidera itu adalah  Bripda Iksanul fajri, Anggota  Satlantas Polres Solok itu luka robek bagian kepala dan harus mendapatkan beberapa jahitan.  Kemudian Briptu Aswandi Priatama dari Satuan Reskrim, mengalami bengkak pada bagian leher akibat hantaman batu dan kayu, serta seorang anggota Shabara, Brigadir Yudi Eka Mulia,  mengalami bengkak pada lengan kanan akibat lemparan batu.

" Itu massa datang sangat banyak. Umumnya ibu ibu. Jadi tidak tau siapa yang melempar batu," jelas Kapolres Solok, AKBP Ferry Irawan.

Baca Juga : Prajurit TNI Korban Teroris MIT Poso Dimakamkan di Kota Pekanbaru

Sementara, Walhi Sumatera Barat merilis, ada tujuh orang dari pihak warga yang mengalami luka-luka. Tiga orang perempuan, dua laki-laki dan dua anak-anak.(h/ndi)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]