SEMPAT ADA PENOLAKAN WARGA

Pol PP Bebaskan Fasum di Pulau Karam


Kamis, 22 Maret 2018 - 01:54:14 WIB
Pol PP Bebaskan Fasum di Pulau Karam Eksekusi pembebasan lahan yang merupakan fasilitas umum di Pulau Karam, Rabu (21/3). Lahan jalan tersebut dibagun pagar oleh masyarakat sehingga tidak bisa dilewati sama sekali saat Pol PP ingin merobohkan pagar yang berdiri diatas fasum tersebut. (IRHAM)

PADANG, HALUAN — Pemko Padang lakukan pembebasan lahan yang merupakan fasilitas umum (Fasum) untuk jalan masyarakat di kawasan Pulau Karam, Kecamatan Padang Selatan Kota Padang, Rabu (21/3).

Lahan jalan tersebut diba­gun pagar oleh masyarakat sehingga tidak bisa dilewati sama sekali saat Pemko Padang ingin merobohkan pagar yang berdiri diatas fasum yang di­pimpin Plt, Kasat Pol PP, Yar­dison tersebut. Masyarakat meminta waktu untuk mem­bereskan barang-barang me­reka.

“Ini adalah fasum akses jalan untuk masyarakat, se­karang jalan itu tertutup. Se­karang kita buka jalannya kembali, namun tadi ada per­mohonan dari masyarakat ma­ka kita kasih sedikit waktu untuk membereskan barang-barangnya,” kata Pjs Walikota Padang, Alwis, Rabu (21/3) yang turun langsung kelokasi tersebut.

Dilanjutkanya, pihak pe­me­rintah mau memberikan tenggang waktu peda ma­syara­kat. Terpenting itu adalah kemauan dan kepedulian dari masyarakat untuk tidak mela­wan aturan yang telah ada.

“Jadi seluruhnya akan kita bersihkan dan kembalikan fungsingnya sebagai jalan lagi. Karena masyarakat minta to­leransi, kita berikan. Kalau dalam waktu yang disepakati nanti tidak dibersihkan maka kita yang akan bersihkan,” kata Alwis lagi kepada awak media.

Plt, Kasat Pol PP, Yardison mengatakan ada pagar meng­hambat jalan yang merupakan fasum, maka dilakukan pem­bongkaran. Pihaknya sebagai eksekutor hanya melak­sana­kan tugas.

“Mudah-mudahan ma­sya­rakat paham, kalau ini adalah fasum dan harus dibebaskan,” kata Yardison.

Namun, lanjut Yardison. Kalau ada masyarakat yang berjanji minta tenggang waktu, maka urusanya tidak dengan Sat Pol PP, akan tetapi dengan PUPR.

“Janji itu dengan PUPR, kalau sudah ada kesepakatan tenggangnya sampai tanggal berapa, pada jatuh tempo tidak dibongkar. Maka kita yang akan melakukan pembong­karan,”katanya.

Pantauan Haluan di lapa­ngan, saat petugas Satpol PP hendak merobohkan pagar yang berdiri di atas fasum tersebut. Sempat ada peno­lakan dari mayarakat, dengan berbagai alasan dan argu­men­tasi yang dikemukanan.

Namun hal tersebut, bisa diredam saat PJS Walikota Padang datang langsung ke lokasi yang akan dilakukan eksekusi tersebut.

Setelah mendengarkan ke­te­rangan dari masyarakat dan dilakukan penangguhan ekse­kusi. Dengan catatan sesuai waktu yang disepakati, maka lahan tersebut sudah dibe­baskan dan akses jalan kem­bali terbuka. (h/mg-hen)

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]