SINERGI ANTISIPASI MACET KOTO BARU

Dinas PUPR Tata Bangunan Pasar


Kamis, 22 Maret 2018 - 02:32:23 WIB
Dinas PUPR Tata Bangunan Pasar Pengerjaan lahan parkir dekat Pasar Koto Baru memasuki fase pengecoran. Pekan depan diharapkan sudah dapat difungsikan. (IST)

PADANG, HALUAN — Ke­pala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumbar Fathol Bari menye­butkan pihaknya siap men­du­kung upaya penataan kawasan Pasar Koto Baru untuk meminimalisir kema­cetan pada hari pasar setiap Senin. Hanya saja, soal pele­baran jalan ia menyebutkan bahwa hal itu bukan kewena­ngannya, tapi ada pada pihak Balai Jalan karena ruas jalan itu statusnya jalan nasional.

Hal ini dikatakan Fathol saat dimintai responnya ter­kait upaya pihak kepolisian yang tengah disibukkan untuk menekan kemacetan yang kerap terjadi di jalur utama Padang-Bukittinggi itu. Menurutnya, pihak pe­me­rintah provinsi siap ber­peran dalam hal penataan kembali kawasan pasar itu yang direncanakan didorong ke belakang menjauhi jalan.

“Soal jalan, karena itu jalan nasional, lebih tepat ke Balai Jalan soal perenca­naanya. Soal pelebaran yang akan menyebabkan pemindahan pasar, kami siap support, tapi tentu koordinasi dengan dinas di ka­bupaten juga,” katanya singkat.

Sekaitan perencaan tersebut, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III Dit­jen Bina Marga Syaiful Anwar, menyatakan akan membahas hal tersebut dengan seksi perenca­naan di kantornya. “Saya perlu bahas dulu dengan Kasi Perenca­naan. Nanti akan saya sampaikan ha­sil pembicaraan itu,” katanya sing­kat, karena saat dihubungi Haluan tengah berada dalam ruang rapat.

Sementara itu, dari Tanah Datar, tepatnya dari kawasan Pasar Koto Baru, upaya awal untuk meminimalisir kemacetan terse­but terus dikebut. Sejak awal pekan ini, pihak terkait seperti Dinas PUPR Kabupaten Tanah Datar, Satlantas Polres Padang Panjang dan Polres Tanah Datar bahu membahu membangun tem­pat parkir bagi kendaraan yang berurusan dengan Pasar Koto Baru.

Sebagai solusi sementara, pada jalan menuju areal parkir pasar tersebut dilakukan penge­coran badan jalan sepanjang sekitar 40 meter dengan lebar empat meter. Pengerjaan tersebut dilakukan secara swadaya oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Peru­mahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Tanah Datar.

“Pengerjaan pengecoran ini telah dilakukan sejak Selasa (20/3) dan akan selesai selama dua hari kerja. Direncanakan akan dapat dimanfaatkan dan dilalui kenda­raan seminggu setelah pengerjaan rampung. Ini merupakan solusi sementara atas koordinasi dengan Polres Padang Panjang dan atas instruksi Dirlantas Polda Sum­bar,” ujar Kadis PUPR, Thamrin melalui Kabid Bina Marga, Rony Elisman kepada Haluan, Rabu (21/3) di Pagaruyung.

Dikatakan Rony Elisman, awal pengerjaan pengecoran jalan menuju parkir tersebut dilak­sanakan mengingat pada minggu malam sebelumnya jalan itu tidak dapat dilewati kendaraan karena licin usai diguyur hujan.

“Lokasi parkir itu telah kami datarkan pada 2015 lalu dan beberapa waktu lalu juga telah kami perbaiki menggunakan alat berat. Areal ini bisa menampung sekitar 30 unit kendaraan atau truk,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Hardiman juga menyebutkan bahwa Pemprov bakal mengalo­ka­sikan anggaran untuk pem­benahan pasar tersebut.

“Tanah seluas 3.900 meter milik masyarakat akan dibebas­kan, anggaran untuk ganti rugi ini juga kita harapkan melalui pro­vinsi. Untuk proses pergeseran pasar tersebut paling cepat pada APBD perubahan tahun ini dan sisanya pada APBD 2019. Desain untuk pembangunan ini pun dibuat oleh pemerintah provinsi,” ujar Hardiman.                                                        

Menanggapi respon ini, pihak Ditlantas Polda Sumbar tetap mengajak pihak terkait untuk sama-sama berupaya mengan­tisipasi persoalan kemacetan tersebut.

“Allhamdulillah, hari ini Dinas PU Bina Marga Tanah Datar menunjukan komitmennya men­cor areal parkir kendaraan ber­motor roda dua dan empat dengan beton di Pasar Koto Baru,”ujar Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Singgamata SIK MH melalui Kasubdit Dikyasa Kompol Ari Wibowo.

Menurut Singgamata disam­paikan Ari, areal parkir itu untuk memberikan solusi agar parkiran kendaraan di badan dan bahu jalan tidak memperparah kema­cetan saat hari pasar di Koto Baru.

“Sesuai komitmen kita, antara Satlantas, wali nagari dan kepala pasar, saat hari pasar kendaraan parkirnya di areal yang sedang dicor hari ini, sehingga tak ada kendaraan parkir di badan dan bahu jalan lagi ke depannya,” ujar Ari.

Kolaborasi menyiapkan areal parkir telah dimulai sejak Sabtu kemarin jajaran Satlantas Polres Tanah Datar, Padang Panjang, instansi terkait seperti Dinas PU Tanah Datar termasuk masyarakat lingkungan pasar Koto Baru melakukan gotong royong.

“Rencana Senin kemarin mau digunakan buat areal parkir, tapi karena belum di-cor beton, hari hujan lokasi menjadi becek dan berlumpur, tapi dengan di-cor hari ini, semoga hari pasar Senin depan sudah dapat digunakan buat parkir kendaraan pengangkut sayur dan komiditi pertanian lain di Pasar Koto Baru itu,”ujar Ari.

Ia berharap, pada pengang­garan APBD tahun 2019, penata­an pasar itu bisa direalisasikan dan tahun berikutnya kita tak dihadapkan lagi pada persoalan kemacetan menyusul solusi per­manen sudah dianggarkan.

Karenanya kata Ari, dua bu­lan melakukan penetrasi menca­rikan solusi tuntaskan macet belasan tahun di Pasar Koto Baru, ternyata pemilik tanah untuk memperlebar pasar ke belakang bersedia menjual tanahnya.

“Itu juga dikuatkan oleh pak wali nagari dan pak kepala pasar, kepada Dirlantas maupun Wadir­lantas Polda Sumbar saat melaku­kan manajemen dan rekayasa lalu lintas, Senin kemarin,”ujar Ari. (h/isq/fma/mat)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 20 Desember 2017 - 11:07:26 WIB

    Penambahan Trans Padang, Dishub Perlu Kordinasi dengan Organda

    Penambahan Trans Padang, Dishub Perlu Kordinasi dengan Organda PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kepala Dinas Perhubungan Dedi Henidal menyebutkan, penambahan bus Damri sebagai bus Trans Padang harus dibicarakan kembali. Pasalnya, penambahan tersebut menuai kontroversi bagi sebagian besar angku.
  • Rabu, 20 Desember 2017 - 01:40:38 WIB
    PENAMBAHAN TRANS PADANG

    Dishub Perlu Kordinasi dengan Organda

    Dishub Perlu Kordinasi dengan Organda PADANG, HALUAN - Kepala Dinas Perhubungan Dedi Henidal menyebutkan, penambahan bus Damri sebagai bus Trans Padang harus dibicarakan kembali. Pasalnya, penambahan tersebut menuai kontroversi bagi sebagian besar angkutan kota (.
  • Jumat, 10 November 2017 - 11:52:54 WIB

    Retribusi Naik, Dinas Perdagangan Padang Raup Rp5,1 Miliar

    Retribusi Naik, Dinas Perdagangan Padang Raup Rp5,1 Miliar PADANG, HARIANHALUAN.COM - Hingga penghujung tahun 2017, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perdagangan telah capai Rp5,1 miliar. Ditargetkan, pada akhir Desember capaian retribusi akan mencapai angka Rp6 miliar..
  • Rabu, 08 November 2017 - 16:53:26 WIB

    Dinas PUPR Padang: Bangun Trotoar Nyaman dan Ramah Disabilitas

    Dinas PUPR Padang: Bangun Trotoar Nyaman dan Ramah Disabilitas PADANG, HARIANHALUAN.COM—Keberadaan trotoar yang layak dan representatif menjadi kebutuhan bagi para pejalan kaki. Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang membangun trotoar yang nyaman untuk d.
  • Jumat, 15 September 2017 - 10:36:21 WIB

    Hingga September, Retribusi Dinas Perdagangan Padang Capai Rp3,8 Miliar

    Hingga September, Retribusi Dinas Perdagangan Padang Capai Rp3,8 Miliar PADANG, HARIANHALUAN.COM - Realisasi retribusi Dinas Perdagangan Kota Padang hingga September 2017 masih berada pada angka Rp3,8 miliar. Retribusi diperoleh dari harian oleh Pedagang Kaki Lima (PKL), bulanan oleh kios dan tok.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM