Sumbar Masih Aman dari Sarden Bercacing


Jumat, 23 Maret 2018 - 09:33:34 WIB
Sumbar Masih Aman dari Sarden Bercacing Sceenshot

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang Martin Suhendri memastikan, sejauh ini di Sumbar belum ditemukan produk macarel atau ikan sarden yang mengandung cacing. Jika ditemukan,  BBPOM Padang akan langsung menarik produk dari peredaran.

Meski demikian, BBPOM terus melakukan pemantauan dan meminta masyarakat selalu awas. “Untuk tiga merek mackerel yang mengandung cacing tersebut sedang dipantau dan sampai saat ini belum ditemukan. Selain itu, untuk merek lainnya juga sedang dipantau,” ujarnya pada Haluan, Kamis (22/3).

Baca Juga : Sepuluh Orang Anggota Sindikat Pengedar Uang Palsu Ditangkap

Dijelaskannya, hasil pemeriksaan dan pengujian, BPOM RI menemukan adanya cacing dengan kondisi mati pada produk ikan makarel dalam saus tomat dalam kaleng ukuran 425 gr. Tiga merek tersebut yaitu merek Farmerjack, nomor izin edar (NIE) BPOM RI ML 543929007175, nomor bets 3502/01106 35 1 356, kedua, merek IO, NIE BPOM RI ML 543929070004, nomor bets 370/12 Oktober 2020 dan merek Hoki, NIE BPOM RI ML 543909501660, nomor Bets 3502/01103.  “BPOM RI telah memerintahkan kepada importir untuk menarik produk Farmerjack, Io dan Hoki dengan bets tersebut dari peredaran dan melakukan pemusnahan,” tambahnya.

Martin juga menjelaskan, produk yang mengandung cacing tidak layak dikonsumsi dan pada konsumen tertentu dapat menyebabkan reaksi alergi pada orang yang sensitif.

Baca Juga : Awas, Hari Ini Merapi Tujuh Kali Luncurkan Guguran Lava Pijar

 “Masyarakat diimbau untuk lebih cermat dan hati-hati dalam membeli produk pangan. Selalu cek kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan. Pastikan kemasannya dalam kondisi utuh, baca informasi pada label, pastikan memiliki izin edar dari BPOMRI, dan tidak melebihi masa kedaluwarsa,” pungkasnya.

Kasus ini pertama kali ditemukan di Kepulauan Riau lantaran banyak warga yang mengunggah foto cacing di kemasan ikan sarden ke media sosial. Berdasarkan uji laboratorium, cacing ditemukan dalam keadaan mati bukannya hidup.

Baca Juga : Riau Dikepung Titik Api, Karhutla Terjadi di Delapan Daerah

Dengan demikian cacing sudah ada sejak dalam pengolahan makanan. Bukan karena makanan dalam kemasan yang membusuk atau tanggal kedaluwarsanya sudah lewat. Maka dapat disimpulkan bila kasus ini merupakan bentuk kontaminasi makanan.

Makanan yang terkontaminasi dapat menyebabkan dampak seperti kram, mual, diare, muntah, kerusakan saraf, alergi, dan kelumpuhan. Tingkat keparahannya tergantung dari sumber dan seberapa banyak kontaminasi terjadi.

Baca Juga : Bersiap Edarkan Puluhan Pil Ekstasi, Pria RS Keburu Tertangkap

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]