Polres Padang Pariaman Ciduk Sindikat Curanmor, Tiga Pelakunya Masih Remaja


Selasa, 27 Maret 2018 - 07:23:20 WIB
Polres Padang Pariaman Ciduk Sindikat Curanmor, Tiga Pelakunya Masih Remaja Iptu Fetrizal Kasatreskrim Polres Padang Pariaman, dengab ketiga tersangkacuranmor, Senin (26/3). Khairul

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM--Satreskrim Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Padang Pariaman, berhasil membekuk tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).Tiga pelaku masih berusia remaja.

Kasatreskrim Iptu, Fetrizal saat mengatakan, bahwa ketiga pelaku curanmor yang berhasil di bekuk ini merupakan salah satu jaringan curanmor yang sangat merasahkan wara Padang Pariaman. 

Baca Juga : Pertama di Dunia! Australia Berhasil Bikin Disinfektan Bunuh Covid-19 dalam 90 Detik

"Ketiga tersangka masih di bawah umur yaitu MA (14), PA (15), dan RK (16)," kata Kepala Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kabupaten Padang Pariaman, Iptu Fetrizal saat jumpa pers di Parit Malintang, Senin (26/3).

Ia menjelaskan penangkapan ketiga tersangka ini berawal dari pengakuan DZ -- yang telah divonis oleh Pengadilan Negeri Pariaman -- bahwa dirinya melakukan pencurian sepeda motor bersama MA.

Baca Juga : Perhatian! Saudi akan Wajibkan Jemaah Haji Vaksinasi Covid-19

Namun, ketika DZ ditangkap oleh Satreskrim Polres Padang Pariaman pada 12 Januari, MA melarikan diri ke Bengkulu dan dia kembali ke kampungnya di Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai pertengahan Maret.

Pada 24 Maret, kepolisian setempat meringkus MA saat akan menuju ke Kecamatan Lubuk Alung dari Nagari Kepating sekitar pukul 01.00 WIB.

Baca Juga : Berkat Vaksin, Akankah COVID-19 Berakhir di Penghujung 2021?

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap MA maka terungkap bahwa dirinya juga melakukan pencurian motor lainnya bersama PA dan PK pada 6 Januari 2018.

Menurut pengakuan tersangka, pencurian tersebut berawal dari pertemuan MA, PA, dan RK di salah satu warung internet di Lubuk Alung pada 5 Januari.

Baca Juga : Presiden Duterte Ancam Usir Tentara AS dari Filipina, Lho Kenapa?

Pada kesempatan tersebut para tersangka sepakat akan melaksanakan aksi pada 6 Januari dan mempersiapkan alat untuk menyukseskan rencana itu.

Akhirnya ditemukan satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio warna hitam terpakir di jalan dekat sawah di Korong Pilubang, Nagari Ketaping yang mana di dekatnya ada petani sedang membajak sawahnya.

Masing-masing tersangka memiliki tugas tersendiri yaitu MA bertugas untuk memantau kendaraan yang akan dicuri, RK melihat warga lainnya yang akan melintas, sedangkan PA bertugas melakukan pencurian.

"Sayangnya kunci motor juga terletak di motor tersebut sehingga mempermudah aksi pelaku," katanya.

Pasal yang diterapkan terhadap tindakkan ketiga tersangka tersebut yaitu Pasal 363 ke 4e sub pasal 362 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun.

Meskipun usia ketiga tersangka masih di bawah umur namun tidak bisa diterapkan diversi karena ketiganya dikenakan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan pencurian dilakukan secara bersama-sama. 

Kasatreskrim yang baru menjabat selama satu bulan ini, juga akan melanjutkan penyilidikan dan pengembangan kasus curanmor di Padang Pariaman.

Ia menghimbau kepada masyarakt agar mengunci kendaraanya dengan kunci ganda, apalagi sepeda motor berjenis metik. (h/mg-rul) 

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]