Pasar Modern, Solusi Macet Koto Baru


Rabu, 28 Maret 2018 - 14:21:33 WIB
Pasar Modern, Solusi Macet Koto Baru Sceenshot

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Revitalisasi Pasar Koto Baru menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan macet menahun di sepanjang jalan nasional di depan pasar tersebut. Selain mengatasi persoalan macet, revitalisasi pasar akan menghasilkan model pasar modern dua lantai, sebagai pengganti model pasar saat ini.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit usai meninjau kondisi jalan dan Pasar Koto Baru, Selasa (27/3), sekaligus memberi bantuan kepada enam kepala keluarga pemilik ruko yang ditimpa bencana kebakaran pada Minggu 25 Maret lalu. Dijelaskan Nasrul, pemerintah telah merancang tiga langkah strategis untuk mengatasi macet Koto Baru. “Ada tiga langkah yang akan ditempuh untuk mengatasi kemacetan ini. Pertama, Kapolda melalui Dirlantas Polda Sumbar telah bekerja sama dengan Pol PP dan Dinas Perhubungan Tanah Datar. Tim ini di lapangan mulai mengurai kemacetan dengan mengontrol truk-truk besar agar parkir ke atas. Sehingga tidak berada di tepi jalan di depan pasar lagi,” kata Nasrul.

Baca Juga : Ini Usulan Wabup Pessel Rudi Hariyansyah pada Rakor Bersama Gubernur Sumbar

Selanjutnya, pihaknya akan mengupayakan izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menggunakan lahan PT KAI yang berada di seberang kawasan pasar saat ini, sebagai lokasi pembangunan jalan alternatif. Meski pun belum pasti terkabulkan, pemerintah daerah berjanji terus berupaya dan melakukan komunikasi.

“Pasar yang sekarang itu luasnya lebih kurang satu hektare, sedangkan yang akan kita upayakan pembebasan di belakang itu lebih kurang dua hektare. Tim kita dari Asisten 1 tadi sudah meminta agar provinsi dan kabupaten segera melakukan pengukuran lokasi itu. Sementara Dinas PU/PR merencanakan masterplan yang diupayakan selesai tahun ini untuk masuk ke perubahan anggaran, dan menyelesaikan DED dan fisik di tahun 2019,” lanjutnya.

Baca Juga : Wafat Dalam Tugas, KPU Dharmasraya Santuni Almarhum Petugas Ketertiban TPS Nagari Sinamar

Dengan demikian Nasrul menyimpulkan, revitalisasi Pasar Koto Baru akan mengubah wujud pasar saat ini menjadi sebuah pasar modern, dengan keterhubungan akses yang baik dari dan menuju pasar, serta minim masalah penyaluran air yang saat ini menjadi penyebab kondisi pasar saat ini kotor dan kumuh.

“Langkah-langkahnya itu, Kapolda dan tim memulai penataan jalan, kita lanjut ke soal masterplan dan DED pasar modern. Untuk soal penganggaran bisa dibagi tiga, karena soal pasar itu kewenangan kabupaten, sedangkan provinsi nanti bisa bantu dengan dana bantuan khusus, dan bisa juga dari pusat,” terangnya lagi.

Baca Juga : Helat Musrenbang, Bupati Benny Prioritaskan Pembangunan yang Jadi Kebutuhan Masyarakat

Besar anggaran yang akan terserap untuk revitalisasi ini diperkirakan mencapai Rp30-50 miliar. Sebab, direncanakan pasar tersebut terdiri dari dua lantai, dengan fasilitas lahan parkir di bagian bawah. Sedangkan untuk pembangunan jalan alternatif yang direncanakan di atas lahan milik PT KAI di seberang pasar saat ini, akan dikomunikasikan Pemda provinsi dan kabupaten kepada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPNJ).

Tanah milik PT KAI yang berada di seberang pasar sebagai target pembangunan jalan alternatif, diperkirakan memiliki luas mencapai 2,6 hektare. Sedangkan lahan di bagian belakang pasar yang akan masuk rencana revitalisasi pasar, diperkirakan memiliki luas 2 hektare, yang saat ini terdiri dari kolam-kolam dan lahan pertanian milik masyarakat yang akan dibebaskan.

Baca Juga : Tolak KLB, DPC Partai Demokrat Pasaman Tegaskan Tetap Setia ke AHY

Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU/PR) Sumbar Fathol Bari yang ikut dalam rombongan mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti segala perencanaan revitalisasi Pasar Koto Baru. Asalkan, Pemkab Tanah Datar bisa segera merampungkan pembebasan lahan untuk proyek tersebut. “Kalau soal pembebasannya selesai, bisa action langsung,” sebutnya.

12 Tahun Dikaji

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar KBP Singgamata juga mengajak semua pihak terkait untuk mengambil langkah nyata. Hasil kajian yang telah dilakukan pemerintah bersama pihak terkait harus segera ditindaklanjuti dalam kurun waktu dua tahun ini, mulai tahun 2018 hingga 2019 mendatang. Jika masih cerita kaji mengkaji saja, Singgamata yang pernah menjadi Kapolres Malang Kota itu menilai hal itu tak akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Masyarakat sudah capek dengan terus menerus pengkajian tanpa tahu gimana ujungnya itu. Ayo bersama segera kita selesaikan, agar lalu lintas lancar dan aktivitas pasar juga berjalan,”ajaknya.

Dari pengamatan Putra Minang kelahiran Aceh ini, terjadinya pasar tumpah tersebut karena adanya kegiatan bongkar muat barang hingga transaksi pedagang. Kondisi pasar sudah tidak mampu menampung masyarakat pedagang dan pembeli, sehingga melimpah ke badan jalan yang mempersempit badan jalan, otomatis mengakibatkan kemacetan  Akibatnya, arus lalu lintas dari dua arah menjadi tersendat. Singgamata dan jajarannya ditemani Wali Nagari dan Wali Pasar Koto Baru.

Diakuinya, hasil kajian sejak tahun 2006 silam yang dibentuk pemerintah sudah dipelajari. Hendaknya, tahun ini 2018-2019 hal itu harus segera diaplikasikan dan tak perlu maju-mundur lagi. Ia beranggapan, ini adalah momentum yang tepat untuk merealisasikan hal itu dan saat perayaan Idul Fitri tahun 2019, lajur ini sudah lancar.Karena itu kata Singgamata menuntaskan masalah lalu lintas di Pasar Koto Baru membutuhkan kemauan, keseriusan dan eksekusi segera. Singgamata mengakui ia dan jajarannya sangat memberikan atensi penuh mencari solusi dan mengurai kemacetan di sana, tapi tak bisa satu sektor saja karena pihaknya bukan Superman yang bisa menyelesaikan masalah macet di hari Pasar Koto Baru itu sendirian.

Saat ini, pihaknya hanya menyentuh akibatnya saja, belum menyentuh dan menyembuhkan penyebabnya. Macet itu adalah akibat bukan penyebab. Kasihan masyarakat umum pengguna jalan dan juga masyarakat pedagang dan pembeli di pasar tersebut. Apalagi, kepala pemerintahan Indonesia, Presiden Jokowi dibanyak kesempatan selalu menegaskan, kerja cepat dan tuntas mengatasi masalah masyarakat,”ujarnya. (h/isq)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]