Sebabkan Panen Gagal dan Rugi Miliyaran Rupiah, Tikus di Tanah Datar Diburu Petani


Rabu, 28 Maret 2018 - 17:44:29 WIB
Sebabkan Panen Gagal dan Rugi Miliyaran Rupiah, Tikus di Tanah Datar Diburu Petani Afrizal Camat Lima Kaum saat membakar lubang tikus,  Rabu (28/3). Khairul

TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM—Warga Jorong Koto Gadih, Kenagarian Lima Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar bersama pihak kecamatan berburu hama tikus. Hal itu dilakukan karena hama tikus menyebabkan warga gagal panen, Rabu (28/3).

Hama tikus makin menjadi-jadi menyerang tanaman petani di setiap nagari yang ada di Kecamatan Lima Kaum. Akibatnya, puluhan hektare sawah di Lima Kaumgagal panen, dan menyebabkan kerugian hingga miliaran rupiah.

Baca Juga : 34 DPD Demokrat Sampaikan Ikrar Setia, AHY: Moeldoko Musuh Bersama

Camat Lima Kaum Afrizal, yang ditemui setelah berburu hama tikus kemarin di Jorong Koto Gadih, Kenagarian Lima Kaum, Kecamatan Lima Kaum mengatakan, setidaknya serangan hama tikus itu menyerang seluruh area persawahan yang ada di lima nagari yang ada di Kecamatan Lima Kaum.

“Total lahan area persawahan yang ada di Kecamatan Lima Kaum terdapat sekitar 1560 hektar. Itu tersebar di Nagari Limakaum, Cubadak, Baringin, Parambahan, Labuah. 56 persen dari 1560 persen itu gagal panen karena padi itu puso disebabkan hama tikus,” jelas Afrizal.

Baca Juga : Diselundupkan ke Sel, Petugas Lapas Temukan Ganja dalam Kemasan Teh dan Keripik

Serangan hama tikus itu sebut Afrizal, terparah untuk musim ini dibandingkan musim-musim sebelumnya. Pasalnya, hama tikus semakin merebak karena cocok tanam yang tidak serentak.

“Artinya, makanan tikus selalu tersedia, hingga makin lama hama tikus semakin banyak,” jelas Afrizal.

Baca Juga : Beraksi di Pasar, Dua Induak-induak Diciduk Polisi Karena Curi Handphone

Untuk saat ini sebutnya di Kecamatan Lima Kaum terdapat 111 kelompok tani.

“Hampir semua kelompok tani tidak panen untuk tahap ini karena padi tidak bisa di panen,” sebutnya.

Baca Juga : Warga Gempar, Ada Mayat Membusuk di Bawah Jembatan

Untuk memberantas hama tikus tersebut jelas Afrizal, pihak kecamatan bersama petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Limakaum, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan petani dari berbagai kelompok tani melakukan perburuan hama tikus.

“Diantara yang kita lakukan perburuan adalah di Jorong Koto Gadih, Nagari Lima Kaum ini. kita melakukan perburuan dengan pengasapan. Setidaknya ada ribuan hama tikus yang mati saat perburuan ini,” ujar Afrizal.

Perburuan pengasapan dilakukan dengan belerang, solder, dan tiran. Pengasapan itu dilakukan pada lubang-lubang tikus yang banyak terdapat di pematang sawah.

“Setelah kami hitung-hitung, setidaknya kerugian yang diderita oleh petani yang gagal panen kali ini mencapai lebih kurang Rp 30 miliar. Belum lagi ditambah biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli beras,” katanya.

Untuk antisipasi selanjutnya, pihak kecamatan dan PPL Lima Kaum mengajak petani untuk melakukan tanam serentak di lahan masing-masing.

“Kami sudah jelakan hal ini kepada para petani, dan akan kita lakukan pada musim besok. Mudah-mudahan dapat terealisasi dan kerugian dapat diantisipasi,” harap Camat. (h/mg-rul)

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]