Mengaku Berpangkat Mayjen, Ternyata Pria Ini Menipu di Padang


Kamis, 29 Maret 2018 - 12:26:56 WIB
Mengaku Berpangkat Mayjen, Ternyata Pria Ini Menipu di Padang Screnshoot

PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Motif penipuan semakin beragam. seperti yang dilakukan Djunaidi. Tak tanggung-tanggung dia mengaku sebagai Mayor Jendral TNI.

Bahkan TNI gadungan ini sudah menipu lebih dari 20 orang. Aksi terakhir penipuan terkuak setelah menyikat uang korban senilai Rp80 juta.

Baca Juga : Sudah Tiga Kali Ketua KONI Tidak Penuhi Panggilan Penyidik

Penangkapan terhadap pria tersebut, terjadi pukul 00.15 WIB, ketika si penipu ingin menipu orang di Bendro Hotel Jl. Ujung Tanah No.71 Lubeg, Padang.

Penangkapan oleh tim gabungan TNI yang terdiri dari Denpom Padang, Bais TNI, Tim Intel Korem 032/Wbr, Unit Kodim Padang dan 1 orang Kesbangpol kota Padan, Jeki. Rabu (28/3).

Baca Juga : Naik ke Penyidikan, Kadis Perhubungan Diperiksa Kejari

Kasat Reskrim Polresta Padang Edriyan Wiguna jelaskan kronologi dan proses penangkapan berawal pada hari Rabu tanggal 21 Maret, 2 orang anggota Denpom I/4 Padang (Pelda Rusmaya dan Pelda Guntur). Ia mendapat laporan penipuan dari Mustam yang mengatasnamakan adanya salah seorang yang mengaku anggota TNI berpangkat Mayor Jendral TNI.

Kemudian pada hari Rabu 28 Maret sekitar pukul 00.15 WIB berdasarkan penelusuran, dilakukan penangkapan terhadap terduga anggota TNI Gadungan atas nama Djunaidi yang diketahui berada di Bendro hotel bersama istri dan 3 orang rekannya.

Baca Juga : Seorang Warga Air Tawar Diserang Buaya Ganas

4 orang rekan Djunaidi itu adalah Dessy Desmawati warga Padang kelahiran 10 Agustus 1978, Alamat : Rumah susun blok 34/2/6 Rt. 011 Rw. 01 Kel. Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta.

Selanjutnya Afrizal, Padang, 14 Desember 1967 Alamat : Batang Kampung no. 38 Rt. 001 Rw 01, Kel. Batang Kampung, Kec. Koto Tangah, Kota Padang. Kemudian David Efrison, Padang, 16 Januari 1979 alamat Rumah Susun Klender, blok 54 lantai 2 no. 8, Duren Sawit, Jakarta. Selanjutnya Samsuar, Padang, 17 Oktober 1959, Pekerjaan Calo Bank Bukopin, Alamat : Komplek Perumka no. 1 E Kota Padang.

Baca Juga : Maling Ikan di Perairan Kepri, 10 Kapal Asing Ditenggelamkan

Dijelaskan juga oleh Letkol Kavaleri Eyrizal Satria dikesempatan yang berbeda, pada pukul 01.00 WIB, Djunaidi beserta rekannya tersebut dibawa menuju Denpom I/4 Padang untuk dilakukan penyelidikan.

Barang bukti ditemukan, 1 buah Laptop, 3 buah Handphone, 1 buah Air Soft Gun jenis Sofgun, 1 buah Magazine, 1 buah Gas Co2, 1 plastik munisi jenis gotri, 3 buah kaos loreng, 1 buah topi Pamen, 1 buah sarung pistol, 1 buah jimat, 1 buah surat senjata, 1 buah tas slempang tactical, 2 buah tas gendong, 5 buah buku tabungan, Uang senilai Rp. 1.400.000, 1 unit mobil Toyota Calya type G Abu-abu metalik BA 1681 OY tahun 2018, 1 buah buku nikah

Mustam (korban) menyampaikan, pada bulan Oktober tahun 2016 bertempat di Hotel Prima, korban dikenalkan kepada tersangka oleh Baharudin (korban), untuk mengembangkan akademi teknik gigi miliknya.

Lalu tersangka menjanjikan kepada Mustam akan memberikan 1 buah gedung di daerah Siteba, 1 buah gedung di Payakumbuh dan 1 buah gedung untuk usaha klinik di Kota Padang dengan syarat Djunaidi dipinjamkan uang terlebih dahulu sebesar Rp. 80.000.000.

Uang tersebut, sebagai alasan untuk mencairkan dana berjumlah Triliunan rupiah yang masih tersimpan di Bank Mandiri dan BCA.

Karena merasa curiga dengan janji-janji yang diberikan oleh tersangka, Mustam mencari informasi tentang kebenaran Djunaidi.

Ternyata ditemukan beberapa fakta bahwa Djunaidi merupakan penipu yang sering berpindah-pindah lokasi untuk menipu, mengaku sebagai pengusaha kaya raya dan sebagai anggota TNI berpangkat Mayor Jendral. (h/mg-rei).

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]