Polemik Jabatan Ketua DPRD Padang

Erisman Menang, Gubernur Tumbang


Ahad, 01 April 2018 - 00:00:10 WIB
Erisman Menang, Gubernur Tumbang Erisman.

PADANG, HALUAN –Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan akhirnya menolak gugatan banding yang dilayangkan Gubernur Sumbar, Irwan prayitno yang berpolemik dengan eks Ketua DPRD Padang, Erisman. Majelis hakim memerintahkan gubernur mengeluarkan SK baru pengangkatan Erisman sebagai Ketua DPRD Padang.

Dalam putusan bernomor: 4/B/2018/PT.TUN-MDN, majelis hakim yang diketuai Hendro Puspito dengan anggota Achmad Romli dan Asmin Simanjorang menguatkan putusan PTUN Padang bernomor 11/G/2017/PTUN-PDG tertanggal 1 November 2017. Selanjutnya menghukum gubernur membayar biaya perkara sebesar Rp250 ribu.

Baca Juga : Berkat Vaksin, Akankah COVID-19 Berakhir di Penghujung 2021?

Majelis hakim PTUN Padang sebelumnya membatalkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumbar bernomor: 171-578-2017 tentang pemberhentian Erisman sebagai Ketua DPRD Padang dan mewajibkan gubernur selalu termohon untuk mencabut suratnya. Gubernur juga diwajibkan merehabilitasi serta memulihkan kedudukan Erisman sebagai Ketua DPRD Padang dan mengembalikan hak-haknya. Caranya dengan menerbitkan kembali surat keputusan pengangkatan Erisman sebagai Ketua DPRD Padang. Tak terima putusan tersebut, gubernur akhirnya mengajukan banding.

Dengan kekalahan tersebut, SK Gubernur Sumbar dinyatakan tak berlaku. Jabatan Ketua DPRD Padang yang kini diduduki oleh Elly Thrisyanti, sesuai dengan putusan mesti diserahkan kembali ke Erisman. Karena, putusan tersebut tidak hanya menggugurkan surat pemberhentian Erisman, tapi juga membatalkan SK pengangkatan Elly sebagai Ketua DPRD Padang sisa masa jabatan 204 – 2019. “Alhamdulillah, banding yang dilayangkan Gubernur Sumbar terkait putusan Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Padang ditolak oleh majelis Hakim PTTUN Medan. Dalam putusannya, majelis malah menguatkan putusan PTUN Padang yang menerima permohonan saya terkait upaya pemberhentian sebagai Ketua DPRD Padang yang tidak sesuai aturan,” terang Erisman, Minggu (1/4) siang.

Baca Juga : Presiden Duterte Ancam Usir Tentara AS dari Filipina, Lho Kenapa?

Dengan adanya putusan ini, Erisman berharap Gubernur Sumbar segera mencabut SK bernomor bernomor: 171-578-2017 yang menjadi dasar dirinya diberhentikan sebagai Ketua DPRD Padang. Dalam artian, jabatan Ketua DPRD Padang mesti dikembalikan ke Erisman. “Kita yakin dan percaya Gubernur Sumbar memiliki integritas yang terukur, serta menerima putusan ini sebagai acuan dalam mengoreksi kesalahan. Akan menjadi janggal kalau gubernur tidak melaksanakannya,” ungkap Erisman.

Bagi Erisman, perjuangannya dalam menggugat SK Pemberhentian dirinya tak sekadar memenuhi syahwat jabatan. Namun hal ini merupakan bagian memperjuangkan harga dirinya. “Ini soal martabat dan harga diri saya. Bukan hanya tentang jabatan semata. Selama ini saya terzalimi, dianggap salah dan diterpa isu yang tak sedap dari pihak-pihak lain. Putusan ini adalah bukti kalau persoalan yang terjadi bukan dari kesalahan saya, dan isu yang digemborkan ke tengah masyarakat tidak benar. Semua pihak yang terkait keputusan PTTUN Medan saya harapkan menghormatinya dan legowo jika terdampak. Tunjukanlah sikap negarawan, dengan menghormati putusan hakim ini dan tidak membuat manuver-manuver politik yang nantinya bisa merugikan banyak pihak, termasuk Partai Gerindra yang sedang bersiap menghadapi Pemilu,” harap Erisman.

Baca Juga : Gagasan Baru! Ide Paspor Vaksin Bakal Pulihkan Ekonomi Negara

Erisman mengaku sudah berkirim surat ke Ketua DPD Gerindra Sumbar, Nasrul Abit terkait putusan PTTUN Medan. Dalam suratnya, Erisman memohon dukungan Ketua DPD Gerinda Sumbar agar Gubernur Sumbar segera melaksanakan putusan tersebut dan menetapkan kembali dirinya sebagai Ketua DPRD Padang.

Jangan Tinggalkan Kesan Buruk

Baca Juga : Mengupas Pasukan Pembungkam Aktivis di Saudi, Pembunuh Jamal Khashoggi

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]