Operasi Simpatik 2018, Kasat Lantas Polresta Pariaman: Angka Korban Kecelakaan Menurun


Rabu, 04 April 2018 - 17:05:46 WIB
Operasi Simpatik 2018, Kasat Lantas Polresta Pariaman: Angka Korban Kecelakaan Menurun  Kasatlantas Kota Pariaman Iptu. Fitri D. Utami SIK 

PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM--Satuan lalu lintas Polresta Pariaman mencatat sebanyak 608 kasus selama pelaksanaan Operasi Simpatik 2018. Tercatat ada 179 surat tilang dan 426 teguran.

Untuk angka kecelakaan terdapat 3 kasus. Dibanding tahun sebelumnya terjadi penurunan.

Baca Juga : Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

"Selama Operasi Simpatik dilaksanakan dari 5 sampai 25 Maret, terjadi 3 kecelakaan lalu lintas dengan kerugian mencapai Rp 15 juta," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kota Pariaman, Iptu Fitri D. Utami, SIK, Rabu (4/4) di Pariaman.

Ia merinci, kecelakaan tersebut menyebabkan tiga orang luka-luka ringan, dan tidak ada korban yang meninggal dunia. Adapun yang ditindak ataupun ditegur dalam operasi simpatik ini, dari kalangan swasta sebanyak  49 orang, pelajar atau mahasiswa 130.

Baca Juga : Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19

"Kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan 3 kendaraan roda dua dengan mayoritas  pengendara usia 16 hingga 25 tahun," sebutnya.

Ia menyebutkan kasus kecelakaan yang terjadi pada Operasi Simpatik tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 3 orang.

Baca Juga : Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi

"Tahun lalu kecelakaan lalu lintas dengan jumlah yang sama. Namun, menurun dalam segi angka kematian menurun," ujarnya lagi. 

Di samping itu, Polres Kota Pariaman juga mengevaluasi bahwa kesadaran para pengendara roda dua untuk menggunakan helm saat berkendara masih tergolong rendah.

Baca Juga : Pemerintahan Joe Biden Tuding Putra Raja Salman Dalang Pembunuhan Jurnalis AS

Hal tersebut dapat dilihat dari kasus tilang yang terjadi. Sebanyak 102 dari  penilangan diberikan pada pengendara roda dua yang tidak memakai helm.

Selain itu, juga terdapat 50 kasus di mana pengendara roda dua tidak menggunakan kelengkapan kendaraan. Sementara itu 27 kasus pengendara tidak mendengarkan teguran anggota kepolisian. 

"Untuk tindakan yang dapat berakibat fatal, seperti tidak memakai helm atau berkendara melebihi kapasitas kendaraan. Penilangan memang langsung diberikan agar dapat menciptakan masyarakat yang sadar akan keamanan saat berkendara," tuturnya.

Iptu Fitri juga menjelaskan, bahwa pihaknya untuk mengurangi angka kecelakaan dan angka pelanggaran di resor Kota Pariaman. Diantaranya, dengan melakukan sosialisasi kesokalah-sekolah, Puskesmas, tukang ojek, satpam dan sopir angkutan umum. 

"Kami sudah melakukan penyuluhan di tengah-tengah masyarakat terkait tertib lalu lintas," tambahnya. 

Adapun titik rawan kecelakaan di daerah Kota Pariaman, ada satu titik di Gasan Gadang Sungai Limau. Karena itu, Satlantas Kota Pariaman sudah memasang spanduk dan melakukan patroli setiap harinya di lokasi tersebut, sehingga angka kecelakaan di jalur tersebut sudah menurun sangat pesat. Diharapkan seluruh penguna jalan raya ini harus berhati-hati dan mengurangi kecepatan kendaraanya. (h/mg-rul)

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]