Kabur Saat Buang Sampah, Napi di Dharmasraya Dilumpuhkan 500 Meter dari Lapas


Jumat, 06 April 2018 - 09:09:03 WIB
Kabur Saat Buang Sampah, Napi di Dharmasraya Dilumpuhkan 500 Meter dari Lapas Ilustasi/Haluan

DHARMASRYA, HARIANHALUAN.COM - Satuan anggota Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas III Dharmasraya dibantu anggota kepolisi dari Polres Dharmasraya berhasil menangkap kembali satu orang tahanan yang mencoba kabur pada hari Rabu (4/4), sore sekitar pukul 15.30 WIB.

Tahanan yang bernama Wahyudi Lubis (33) Warga Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, itu mencoba kabur saat membuang sampah di pekarangan Lapas. Melihat tidak ada pengawalan, ia memanjat pagar Lapas lantas kabur.

Baca Juga : Residivis Maling Asal Solok Diringkus Polisi di Dharmasraya

Namun, aksinya ini diketahui warga yang memang tinggal di sekitar Lapas di Nagari Gunung Medang, Kecamatan Sitiung itu. Aksi kabur Wahyudi pun hanya berjarak 500 meter saja dari Lapas, setelah ia berhasil kembali dilumpuhkan pihak keamanan Lapas dibantu warga.

Kepala Lapas  Klas III Dharmasraya, Ahmad Junaidi, kepada Haluan di ruang kerjanya Kamis (5/4), membenarkan aksi kabur napi atas Wahyudi Lubis (33) Warga Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, itu. "Dia tahanan titipan Jaksa. Ia mencoba kabur dan berhasil kami amankan lagi dibantu Jajaran Reskrim Polres Dharmasraya," ujar Ahmad Junaidi.

Baca Juga : Tawuran di Cipondoh, Wajah Remaja Disiram Air Keras

Dijelaskannya, kronologis kaburnya tahanan itu bermula ketika tersangka hendak membuang sampah masih dalam ruang lingkungan Lapas tidak jauh dari sel tahanan. Biasanya tersangka dikawal anggota, namun  karena sudah telanjur percaya dia tidak akan kabur, Wahyudi pun dibiarkan sendiri untuk membuang sampah tanpa pengawalan. Namun, kondisi itu dimanfaatkan tersangka untuk mencari kesempatan kabur dengan cara memanjat pagar tempok Lapas dengan ketinggian 6 meter tanpa dipasang kawat itu.

“Tahunya tersangka kabur dari teriakan warga saat tersangka melompat dari pagar. Kami mendengar teriakan warga tahan Lapas kabur, tidak pikir panjang  langsung menelepon pihak Polres untuk mintak bantuan,” katanya.

Baca Juga : Bali Diguyur Hujan Es, BMKG: Dampak Awan Hitam

Bahkan semua anggota Lapas yang berjumlah sebanyak 20 orang gabungan anggota polisi langsung melakukan pengejaran. “Pengejaran kami pun berhasil, karena tidak beberapa menit tersangka dapat kami amankan lagi. Saat itu tersangka bersembunyi di salah satu halaman belakang rumah warga dengan jarak kurang lebih 500 meter dari lokasi Lapas,"ungkap Ahmad.

Sambung Ahmad, Wahyudi sendiri merupakan tersangka yang terjerat dengan pasal 363 KUHP, pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan tuntutan 1 tahun dengan berjalan tahanan kurang lebih 1 bulan.

Baca Juga : Putri Presiden Jokowi Dilantik Menjadi Ketua PKK dan Dekranasda

“Tersangka telah melakuan kesalahan untuk kabur dari Lapas dan saat ini tersangka terpaksa dikurung dalam sel Lapas selama satu Minggu hingga pengadilan lakukan tuntutan hukuman lagi terhadap tersangka,” katanya.

Kaburnya Wahyudi kata Ahmad, merupakan kasus perdana yang terjadi di Lapas Dharmasraya. Kuat dugaan Wahyu Lubis kabur dengan memanfaatkan kondisi Lapas Klas III Dharmasraya masih minim sarana dan prasarana, seperti tidak terpasang kawat pagar Lapas, lampu sorot, dan lain sebagainya.

Untuk kapasitas Lapas  Klas III Dharmasraya saat ini  terdiri dari 10 kamar.  Untuk kuota saat ini berjumlah 49 orang dengan jumlah napi 38 orang dan tahanan jaksa 11 orang. Personil 21 orang dengan 3 shift  dengan pembagian satu shift 7 orang.

“Kami berharap pemerintah segera mencukupi sarana dan prasana Lapas klas III Dharmasraya ini demi lancarnya pihak Lapas dalam melakukan pembinaan kepada para narapidana,’ ujarnya. (h/mg-bdr)

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 15:23:42 WIB

    Residivis Maling Asal Solok Diringkus Polisi di Dharmasraya

    Residivis Maling Asal Solok Diringkus Polisi di Dharmasraya Seorang laki-laki residivis spesialis pencurian asal Kota Solok, Sumatera Barat, berhasil diringkus setelah melakukan aksinya di salah satu kedai milik warga Jorong Ranah Mulia Nagari Koto Gadang Kecamatan Koto besar, Kabupat.
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 07:58:31 WIB

    Tawuran di Cipondoh, Wajah Remaja Disiram Air Keras

    Tawuran di Cipondoh, Wajah Remaja Disiram Air Keras Seorang remaja berinisial F1 jadi korban dalam bentrokan tawuran yang terjadi di di Jalan Maulana Hasanudin, Cipondoh, Kota Tangerang pada Kamis, 18 Februari 2021, sekira pukul 03.00 WIB..
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 00:03:06 WIB

    Bali Diguyur Hujan Es, BMKG: Dampak Awan Hitam

    Bali Diguyur Hujan Es,  BMKG: Dampak Awan Hitam Hujan es mengguyur Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Jumat (26/2/2021). BMKG menilai  fenomena  itu sebagai dampak awan hitam..
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 23:49:32 WIB

    Putri Presiden Jokowi Dilantik Menjadi Ketua PKK dan Dekranasda

    Putri Presiden Jokowi Dilantik  Menjadi Ketua PKK dan Dekranasda Kahiyang Ayu, putri Presiden Joko Widodo dan istri Wali Kota Medan Bobby Nasution, resmi menjadi  Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kot.
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 22:47:14 WIB

    Puluhan Wartawan Terkapar Usai Divaksin, Menkes: Kabar Bohong!

    Puluhan Wartawan Terkapar Usai Divaksin, Menkes: Kabar Bohong! Informasi yang tersebar di aplikasi pesan singkat WhatsApp (WA) terkait puluhan wartawan terkapar usai vaksinasi Covid-19 adalah hoaks atau kabar bohong..
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]