Ketum Hipmi Sumbar Iqra Chissa Diundang Presiden ke Istana 


Jumat, 06 April 2018 - 21:31:03 WIB
Ketum Hipmi Sumbar Iqra Chissa Diundang Presiden ke Istana  Ketum BPD Hipmi Sumbar, Iqra Chissa Putra, berfoto dengan Presiden RI, Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/4). Pemerintah siap mendorong pengusaha muda untuk tumbuh dan berkembang dalam memajukan perekonomian nasional bersama Hipmi. IST

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM—Ketum Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Sumbar, Iqra Chissa Putra, bersama rombongan Badan Pengurus Pusat Hipmi menghadiri undangan Presiden, Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/4). 

Kedatangan Hipmi tersebut dipimpin oleh Ketua Umum Hipmi, Bahlil Lahadalia, dan Ketum BPD Hipmi seluruh Indonesia. 

Baca Juga : Merapi dalam 12 Jam: 39 Guguran Lava Pijar-1 Kali Awan Panas

Pada pertemuan itu, Iqra menyampaikan kepada Presiden tentang pembangunan irigasi di sawah-sawah penduduk di Sumatra Barat. Menurutnya, irigasi bermanfaat untuk meningkatkan produkdi padi dengan harapan menjadi bank pangan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Iqra kepada Presiden berdasarkan permintaan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, saat ia berkunjung ke rumah dinas gubernur beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga : Nurdin Abdullah Jadi Tersangka Suap, Memang Berapa Gajinya Jadi Gubernur Sulsel?

Dalam kunjungan itu, Irwan mengatakan, Sumbar merupakan daerah pertanian. Karena itu, Irwan ingin infrastruktur irigasi Sumbar lebih baik ke depannya agar hasil pertanian masyarakat meningkat.

Irwan berpesan kepada Hipmi Sumbar untuk menyampaikan hal itu ke Presiden. Saat itu, Iqra berjanji kepada gubernur untuk menyampaikan pesan tersebut kepada Presiden. 

Baca Juga : Ini Sosok Agung Sucipto, Tersangka Pemberi Suap ke Nurdin Abdullah

“Kami sangat memahami kondisi masyarakat Sumbar yang mayoritas bertani. Karena itu, perbaikan sarana dan prasarana irigasi memang menjadi kebutuhan utama memperbaiki kualitas hidup petani kita," tutur Iqra kepada Haluan, Jumat (6/4).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden memaparkan, Indonesia membutuhkan lebih banyak pengusaha (entrepreneur) karena saat ini persentase pengusaha di Indonesia baru menginjak 3,01 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Angka sangat jauh bila dibandingkan jumlah pengusaha di negara maju lain yang sudah menginjak angka 14 persen.

Baca Juga : Nurdin Abdullah Tersangka Suap, Wagub Sulsel Pastikan Pemerintahan Tetap Jalan

Karena itu, Jokowi menyatakan, pemerintah siap mendorong para pelaku usaha, khususnya pengusaha muda, untuk terus tumbuh dan berkembang dalam memajukan perekonomian nasional bersama Hipmi.

Pertemuan dengan Presiden itu juga dimanfaatkan Hipmi untuk menyampaikan kendala-kendala yang mereka hadapi dilapangan, terutama di daerah-daerah. Hipmi ingin lebih banyak partisipasi dalam pembangunan nasional yang dilakukan pemerintah.

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]