Diduga Karena Jagoannya Tak Lolos Verifikasi, Kantor Walinagari di Pesse Ini Dirusak Oknum Warga


Ahad, 08 April 2018 - 20:52:09 WIB
Diduga Karena Jagoannya Tak Lolos Verifikasi, Kantor Walinagari di Pesse Ini Dirusak Oknum Warga Sejumlah peralatan kantor Walinagari Taratak Sungai Lundang, Kecamatan Koto XI Tarusan yang dirusak oleh sejumlah oknum masyarakat. (Okis Mardiansyah)

PAINAN, HARIANHALUAN.COM- Sejumlah fasilitas di kantor Wali Nagari Taratak Sungai Lundang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), dirusak oleh oknum warga. Peristiwa itu diduga karena ada pasangan yang didukungnya tidak lolos verifikasi sebagai peserta Pilwana serentak.

Robi Binur (40), warga setempat menyebutkan, sejumlah fasilitas yang rusak itu seperti kaca jendela dan peralatan iventaris kantor, sehingga mengakibatkan pelayanan kepada masyarakat di kantor Walinagari Taratak Sungai Lundang, menjadi terganggu sejak Jumat (6/4), hingga sekarang.

Baca Juga : Residivis Maling Asal Solok Diringkus Polisi di Dharmasraya

"Peralatan kantor yang rusak itu adalah, komputer, kaca jendela serta kursi. Jadi, pelayanan masih terganggu sampai saat ini. Kami belum bisa mengurus surat menyurat seperti biasa," sebutnya kepada Haluan, Minggu (8/4).

Sementara itu, PJs Walinagari Taratak Sungai Lundang, Mardanus mengatakan, kejadian itu berawal, ketika panitia Pilwana mengumumkan hasil verifikasi panitia kabupaten yang lolos untuk mengikuti Pilwana, Rabu (4/4) sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, saat pengumuman tersebut, ada sejumlah masyarakat yang tidak menerima hasil keputusan panitia tersebut.

Baca Juga : Tawuran di Cipondoh, Wajah Remaja Disiram Air Keras

"Mungkin oknum masyarakat ini adalah tim sukses. Jadi, mereka tidak menerima kalau jagoan mereka tidak lolos verifikasi," sebutnya saat dihubungi di Painan.

Menurutnya, saat pengumuman hasil verifikasi yang disampaikan oleh panitia penyelenggara Pilwana, sejumlah masyarakat berbondong-bondong mendatangi kantor wali nagari setempat.

Baca Juga : Bali Diguyur Hujan Es, BMKG: Dampak Awan Hitam

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 15:23:42 WIB

    Residivis Maling Asal Solok Diringkus Polisi di Dharmasraya

    Residivis Maling Asal Solok Diringkus Polisi di Dharmasraya Seorang laki-laki residivis spesialis pencurian asal Kota Solok, Sumatera Barat, berhasil diringkus setelah melakukan aksinya di salah satu kedai milik warga Jorong Ranah Mulia Nagari Koto Gadang Kecamatan Koto besar, Kabupat.
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 07:58:31 WIB

    Tawuran di Cipondoh, Wajah Remaja Disiram Air Keras

    Tawuran di Cipondoh, Wajah Remaja Disiram Air Keras Seorang remaja berinisial F1 jadi korban dalam bentrokan tawuran yang terjadi di di Jalan Maulana Hasanudin, Cipondoh, Kota Tangerang pada Kamis, 18 Februari 2021, sekira pukul 03.00 WIB..
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 00:03:06 WIB

    Bali Diguyur Hujan Es, BMKG: Dampak Awan Hitam

    Bali Diguyur Hujan Es,  BMKG: Dampak Awan Hitam Hujan es mengguyur Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali, Jumat (26/2/2021). BMKG menilai  fenomena  itu sebagai dampak awan hitam..
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 23:49:32 WIB

    Putri Presiden Jokowi Dilantik Menjadi Ketua PKK dan Dekranasda

    Putri Presiden Jokowi Dilantik  Menjadi Ketua PKK dan Dekranasda Kahiyang Ayu, putri Presiden Joko Widodo dan istri Wali Kota Medan Bobby Nasution, resmi menjadi  Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kot.
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 22:47:14 WIB

    Puluhan Wartawan Terkapar Usai Divaksin, Menkes: Kabar Bohong!

    Puluhan Wartawan Terkapar Usai Divaksin, Menkes: Kabar Bohong! Informasi yang tersebar di aplikasi pesan singkat WhatsApp (WA) terkait puluhan wartawan terkapar usai vaksinasi Covid-19 adalah hoaks atau kabar bohong..
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]