Uang Proyek Dialihkan, Terdakwa Rp62,5 Miliar Pakai SK Gubernur Sumbar


Selasa, 10 April 2018 - 11:26:03 WIB
Uang Proyek Dialihkan, Terdakwa Rp62,5 Miliar Pakai SK Gubernur Sumbar Dokumentasi Haluan

Pembukaan rekening Bank Mandiri untuk rekening kegiatan proyek pemerintah jadi pertanyaan banyak pihak. Bank Mandiri bukanlah bank yang terikat kerja sama dengan Pemprov Sumbar terkait dengan kegiatan yang uangnya bersumber dari uang negara. Hal itu diakui Rianti.

“Memang, kami tidak memiliki kerja sama dengan Pemprov Sumbar. Tapi khusus rekening Yusafni, itu rekening bisnis, tidak giro, sehingga memudahkan dalam melakukan pencairan uang yang ada,” ungkap Rianti lagi.

Baca Juga : Longgarkan Karantina Covid-19, Israel Mulai Buka Restoran

Dalam melakukan transfer, Yusafni kerap tanpa pendampingan. Dia sering sendiri saja ke Bank Mandiri. Hal itu disebutkan dua teller Bank Mandiri, Mardianto dan Randi Maidan, yang acap melayani Yusafni dalam bertansaksi.

“Yusafni sering ke Bank Mandiri untuk transaksi keuangan. Dia datang tanpa pendampingan. Kami melayaninya seperti melayani nasabah lain,” papar keduanya.

Baca Juga : Menlu China Nyatakan Serius Bantu Indonesia Jadi Pusat Produksi Vaksin Covid-19 di ASEAN

Evi Wahyuni mantan pekerja di perusahan milik Yusafni mengakui, kalau Yusafni pernah meminjam KTP miliknya untuk membuka rekening bank. Setelah diberikan, dia tidak pernah mengetahui transaksi yang dilakukan terdakwa atas rekening tersebut. Buku tabungan beserta kartu ATM juga dipegang oleh Yusafni. Ia tidak mengetahui apa-apa tentang transaksi rekening atas namanya.

"Saya bekerja di PT Kiambang Raya sebagai admin. Bapak meminjam KTP untuk membuka rekening, saya berikan. Tapi saya tidak pernah menanyakan kegunaannya," kata Evi. Hal yang sama juga diungkapkan Nasrizal.(h/mg-hen)

Baca Juga : Hacker Sebar Data Pasien RS Amerika Serikat di Dark Web

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]