Polda Sumbar Ungkap Peredaran Buku Nikah Palsu di Padang


Jumat, 13 April 2018 - 10:12:47 WIB
Polda Sumbar Ungkap Peredaran Buku Nikah Palsu di Padang BUKU NIKAH PALSU— Direskrimum Polda Sumbar Kombes Pol Erdi Chaniago, di dampingi Kabid Humas, Kombes Pol Syamsi dan Kasubdit IV Reskrium AKBP Erlis, dalam memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Sumbar, Kamis (12/4). Dua tersangka yang diamankan tersebut yakni RS (42) dan ASW (53) yang merupakan warga Komplek Kuala Nyiur II Blok C. 19 kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. IRHAM

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrium) Polda Sumatera Barat, berhasil mengungkap kasus dugaan pemalsuan buku nikah. Hal ini terungkap setelah petugas mengamankan dua tersangka, berikut 70 pasang buku nikah kosong siap jual.

Dua tersangka yang diamankan tersebut yakni RS (42) dan ASW (53) yang merupakan warga Komplek Kuala Nyiur II Blok C. 19 kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang.

Baca Juga : Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

Penangkapan tersebut berawal dari infromasi masyarakat tenang adanya dugaan transaksi jual beli buku nikah palsu di kawasan daerah Muaro Panjalinan Koto Tangah Kota Padang.

Atas informasi tersebut, dan berdasarkan penyelidikan yang dilakukan Subdit IV Ditreskrimum Polda Sumbar meringkus RS pada Jumat (6/4) sekitar pukul 20.00. Setelah dilakukan introgasi, RS mengakui mendapatkan buku nikah palsu tersebut dari ASW.

Baca Juga : Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

"Tersangka RS melakukan pemesanan kepada ASW. RS mendapatkan data bagi pemesan yang dibuatkan buku nikah dengan membayar Rp.1,3 juta dan syarat-syarat lainnya seperti foto dan data pemesan untuk diserahkan kepada ASW, untuk imbalan RS diberikan uang Rp200 ribu," kata Direktur Krimum Polda Sumbar Kombes Pol Erdi Chaniago, didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Syamsi dan Kasubdit IV Reskrimum AKBP Erlis, dalam memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Sumbar Rabu (12/4).

Dijelaskan Erdi Chaniago, bedasarkan pengakuan tersangka RS, ia telah melakukan pemesanan buku nikah tersebut sebanyak tiga kali. Sementara terhadap ASW pihak kepolisian masih melakukan pengembangan lebih lanjut termasuk sumber mendapatkan buku nikah tersebut.

Baca Juga : Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19

"Dalam buku nikah tersebut ASW membubuhkan tanda tangan serta stempel yang dipalsukan sesuai domisili pemesan yang diberikan RS," kata Erdi.

Sementara untuk barang bukti, terhadap RS disita sepasang buku nikah warna hijau dan coklat yang didalamnya terdapat kutipan akta nikah nomor; 078/04/IV/2018. Sedangkan dari ASW di dapati 70 pasang atau sebanyak 140 buku nikah kosong, lima buku nikah sudah ditulis, dua bantalan stempel, 22 stempel berbagai daerah, paspoto, identitas-identitas oknum yang telah melakukan pemesanan, 180 lembar pas photo, 29 lembar tanda terima kutipan akta nikah dan lainnya.

Baca Juga : Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi

Untuk tahun cetakan buku nikah kosong itu terdiri dari cetakan tahun 2017 sebanyak 58 pasang, 2015 sebanyak 11 pasang dan 2010 satu pasang buku nikah.

"Kami masih mendalami temuan ini, dan akan memintakan keterangan dari pihak Kementerian Agama tentang buku-buku ini, apakah asli atau justru dicetak sendiri, dan memang secara visual sama seperti buku yang asli, kita akan terus mempelajari temuan ini," kata Direktur Reskrimum itu.

Selanjutnya Erdi mengatakan, kepada kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 236 KUHP dan atau Pasal 264 KUHP dan atau Pasal 266 Jo Pasal 55 Jo Pasal 56 KUHP dengan ancamakan minimal 8 tahun kurungan. (h/mg-hen)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 14:51:11 WIB

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan pembicaraan dengan Raja Arab Saudi Salman pada Kamis (25/2). Dalam percakapan perdana sejak Biden resmi menjadi pemimpin negara adidaya itu, ia menekankan komitmen AS untuk me.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 16:58:20 WIB

    Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

    Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar Situasi Myanmar makin tak kondusif. Pendukung dan penentang militer bentrok di jalan-jalan kota Yangon, Kamis (25/2/2021)..
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 14:41:04 WIB

    Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19

    Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19 Baru-baru ini sebuah penelitian di California melaporkan telah menemukan sampel dua varian virus Covid-19 yang bergabung menjadi versi virus corona. Mereka bermutasi, memicu peringatan bahwa pandemi mungkin memasuki fase baru.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 12:27:37 WIB

    Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi

    Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi Laporan intelijen Amerika Serikat (AS) soal pembunuhan jurnalis kawakan Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang akan segera dirilis, menyebutkan bahwa Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman atau MBS menyetujui pembunuhan.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 08:14:23 WIB

    Pemerintahan Joe Biden Tuding Putra Raja Salman Dalang Pembunuhan Jurnalis AS

    Pemerintahan Joe Biden Tuding Putra Raja Salman Dalang Pembunuhan Jurnalis AS Pemerintahan Presiden Joe Biden akan merilis laporan intelijen Amerika Serikat (AS) yang tidak diklasifikasikan mengenai kematian jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi, Kamis (25/2/2021). Khashoggi merupakan kolumnis Washingto.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]