Di Agam, Anak Harimau Ini Masuk Perangkap, Mengaum dan Menerjang Kandang


Ahad, 15 April 2018 - 16:36:47 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Di Agam, Anak Harimau Ini Masuk Perangkap, Mengaum dan Menerjang Kandang MASUK PERANGKAP – Satu ekor anak harimau masuk perangkap yang dipasang BKSDA Bukittinggi di hutan kawasan Palupuh. Terlihat anak harimau itu marah ketika melihat manusia, Minggu (15/4). YURSIL

AGAM, HARIANHALUAN.COM – Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumbar tinjau hasil penangkapan satu ekor anak harimau di kawasan hutan Palupuh, Minggu (15/4). 

Diketahui anak harimau tersebut berjenis kelamin betina, diperkirakan umurnya 2 tahun.  Ia masuk perangkap yang dipasang BKSDA Bukittinggi, Sabtu (14/4) sore.

Kepala BKSDA Provinsi Sumbar Erly Sukrismanto mengatakan, informasi dari masyarakat ada tiga ekor harimau yang terdiri dari satu ekor induk dan dua ekor anaknya. Keberadaan harimau tersebut sangat meresahkan masyarakat, terutama petani yang berladang di sekitar hutan.     

“Untuk beberapa hari kedepan, anak harimau yang masuk perangkap tersebut kita biarkan saja dulu di dalam perangkap, untuk memancing anak atau induknya mendekat. Hari ini (kemaren) kita akan pasang dua perangkap lagi disekitar perangkap yang sudah dihuni anak harimau itu,” kata Erly Sukrismanto kepada sejumlah wartawan di lokasi penangkapan, Minggu (15/4).

Ia menjelaskan, jika anak harimau yang masuk perangkap itu langsung dievakuasi, dikawatirkan induknya akan mencari anaknya. Oleh sebab itu, akan lebih baik dipasang dua perangkap lagi untuk memancing induk atau anaknya yang lain masuk perangkap.

“Setelah diperiksa dokter hewan, kondisi anak harimau yang masuk perangkap masih sehat dan diperkirakan tiga atau empat hari kedepan kita biarkan dalam perangkap dulu,” ulasnya.

Salah seorang tim dokter hewan penyelamatan satwa liar dari BKSDA Provinsi Sumbar Drh.Sefrizal, mengatakan, keadaan harimau tersebut dalam kondisi sehat. 

Menurutnya,harimau yang masuk perangkap tersebut berjenis kelamin betina, diperkirakan umurnya 2 tahun dengan berat badan 50 hingga 60 kg.“Selama dalam perangkap, anak harimau itu akan kita kasih daging sebanyak 5 kg sehari,” katanya.

Ketika tim Dokter Penyelamatan Hewan Liar dari BKSDA Provinsi Sumbar melihat anak harimau dari dekat, ia menampakkan sifat liarnya. Dengan marah ia mengaum dan meronta bahkan menerjang perangkapnya (kandang). Sisa kepala kambing yang menjadi umpannya digigit untuk meluapkan kemarahannya.(h/ril).



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 24 September 2018 - 20:47:59 WIB

     Hari Tani,  Ribuan Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur Sumbar 

     Hari Tani,  Ribuan Mahasiswa Demo di Kantor Gubernur Sumbar  PADANG, HARIANHALUAN.COM- BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia), melaksanakan  aksi serentak di 19 titik wilayah Indonesia dalam memperingati hari tani nasional, Senin (24/9). Di Padang, ratusan mahasiswa yan.
  • Senin, 24 September 2018 - 20:34:47 WIB

    Setelah di Pasbar, KSN GP Ansor Juga Ditolak di Padang Pariaman

    Setelah di Pasbar, KSN GP Ansor Juga Ditolak di Padang Pariaman PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM--Kedatangan Kirab Satu Negeri (KSN) GP Ansor dan Banser Nahdatul Ulama di Kabupaten Padang Pariaman juga ditolak oleh warga dan sejumlah ormas. Penolakan terjadi pada Senin (24/9) sekitar 00..
  • Senin, 24 September 2018 - 15:14:09 WIB

    Hilang Kendali, Bus ANS Terjengkang di Puncak Kiambang

    Hilang Kendali, Bus ANS Terjengkang di Puncak Kiambang PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM-Diduga  hilang kendali, satu Unit Bus ANS mengalami kecelakaan di Puncak Kiambang, jalan lintas Padang-Bukittinggi, Senin dinihari (24/9). Akibat kecelakaan tersebut mobil mengalami rusak be.
  • Senin, 24 September 2018 - 14:27:25 WIB

    Ribuan Guru Honor  Sumbar  Tuntut Pemerintah Pusat Angkat Mereka Jadi PNS

    Ribuan Guru Honor  Sumbar  Tuntut Pemerintah Pusat Angkat Mereka Jadi PNS PADANG,HARIANHALUAN.COM- Sekitar tiga ribuan  Guru Honorer dari sejumlah daerah menggelar aksi unjuk rasa di  Kantor Gubernur Sumbar, Senin ini  (24/9).  Mereka mendesak pemerintah Pusat mengangkat guru honor menjadi PNS .
  • Ahad, 23 September 2018 - 21:30:40 WIB

    Hendak Masuk Pasbar, Kirap GP Ansor dan Banser Dihadang Warga

    Hendak Masuk Pasbar, Kirap  GP Ansor dan Banser Dihadang Warga PASBAR, HARIANHALUAN.COM-- Rencana kedatangan Kirap Satu Negeri (KSN) GP Ansor dan Banser Nahdatul Ulama, ke Pasaman Barat ditolak oleh sejumlah ormas di Pasaman Barat, Minggu (23/9) 13.00 WIB..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM