Rencana Pemindahan Revolving Perlu Dikaji Ulang


Senin,16 April 2018 - 01:59:54 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Rencana Pemindahan Revolving Perlu Dikaji Ulang LAYANI NASABAH - Suasana pelayanan nasabah di Kantor BLUD UPT Pengelolaan Dana Bergulir (Revolving) di kawasan Terminal Lapangan Kantin. APIZ JACKSON

PADANG PANJANG, HALUAN - Pemindahan Kantor BLUD UPT Pengelolaan Dana Bergulir (Revolving, red) pada Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM ke kawasan Pasar Padang Panjang, menimbulkan pro dan kontra diberbagai kalangan.

 

Masyarakat yang merupakan nasabah asal Kelurahan Ngalau, M Nopan Indra (33) mengaku, pemindahan yang diwacanakan dinas terkait untuk lebih mendekatkan diri dengan pedagang yang selama ini korban rentenir terlalu mengada-ada.

 

Hal itu disampaikan terkait Revolving yang selama ini berkantor di kawasan Terminal Lapangan Kantin sudah sangat representatif. Berbeda jika nanti dipindahkan ke kawasan Pasar Padang Panjang yang saat ini masih dalam keadaan semrawut dan memiliki banyak aspek negatif.

 

“Kalau kami nilai, alasan pemindahan itu dicari-cari saja. Sebab di tempat sekarang, Revolving juga sudah sangat dekat dengan pedagang. Salah satu yang membuat cepat urusan pelayanan, kendaraan boroh bisa langsung dicek fisik di kantor setempat. Sehingga tidak harus bolak-balik ke rumah kita,” ucap Hermila, nasabah asal Kelurahan Silaing Atas.

 

Kepala UPT Dana Bergulir Revolving, Asliwardi membenarkan terkait adanya rencana pemindahan kantor pelayanan publik tersebut. Hal ini merupakan wecana dari dinas terkait, karena kantor yang semula akan menjadi Kantor Meterologi.

 

“Pimpinan memang sudah memberitahukan kepada kami terkait rencana pemindahan tersebut. Namun banyak nasabah yang menyampaikan harapan mereka, agar Revolving tidak pindah ke pasar. Sebab selain kondisi yang belum representatif, pelayanan akan lebih cepat di kantor ini,” jawab Asliwardi ketika dikonfirmasi, Minggu (15/4).

 

Sementara Anggota DPRD Partai PBB, Hendra Saputra menilai, pemindahan kantor yang dilakukan dinas terkait merupakan hal yang wajar. Khususnya terkait pemindahan Revolving ke kawasan Pasar, jika untuk mendekatkan diri dengan pedagang sangat tepat.

 

“Kami sudah mempertanyakan pemindahan tersebut. Dan pihak dinas mengaku, pemindahan dilakukan agar pedagang lebih dekat dengan Revolving dan menjauh dari cengkraman rentenir. Namun kami mengingatkan, agar tetap mengkaji tingkat efektifitas pemindahan tersebut,” ungkap Hendra melalui selularnya. (h/pis)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat,27 Oktober 2017 - 13:06:23 WIB

    Perencanaan Pariwisata Harus Jelas, Pengembangan Destinasi Jangan Sentuh Hutan Lindung

    Perencanaan Pariwisata Harus Jelas, Pengembangan Destinasi Jangan Sentuh Hutan Lindung PADANG, HARIANHALUAN.COM - Guna menghindari munculnya persoalan di kemudian hari, Tim Terpadu Pengembangan Pariwisata Provinsi Sumatera Barat diminta melakukan pendataan yang akurat terkait pengembangan pariwisata. Patut dite.
  • Rabu,19 Juli 2017 - 11:12:56 WIB

    Rencana Pembongkaran Oleh PT KAI, Warga Stasiun Bukittinggi Siap Pertahankan Lahan

    Rencana Pembongkaran Oleh PT KAI, Warga Stasiun Bukittinggi Siap Pertahankan Lahan BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM – Warga Stasiun, Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi akan tetap mempertahankan lahan pemukimannya, yang rencananya akan digusur PT KAI Divre II Sumb.
  • Selasa,02 Mei 2017 - 23:48:31 WIB

    Rencana Pencabutan Legalitas HTI, Pemuda Pancasila Sumbar Dukung Mendagri

    Rencana Pencabutan Legalitas HTI, Pemuda Pancasila Sumbar Dukung Mendagri PADANG, HARIANHALUAN.COM—Pemuda Pancasila Sumatra Barat (Sumbar) mendukung langkah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang akan mendorong pencabutan legalitas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) apabila organisasi masyarakat (ormas).
  • Sabtu,17 September 2016 - 01:59:15 WIB

    Nagari Diminta Percepat Susun Rencana Kerja

    AGAM, HALUAN — Sebanyak 96 peserta dari 43 nagari di Kabupaten Agam, mengikuti workshop percepatan penyusunan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) nagari tahun 2017 di Aula Kantor Bupati setempat, Kamis (15/9). .
  • Senin,22 Agustus 2016 - 10:18:44 WIB
    Peresmian Stasiun KA BIM

    Rencananya Agustus, Eee… Tertunda Tahun Depan

    Rencananya Agustus, Eee… Tertunda Tahun Depan PADANG, HALUAN – Pengoperasikan stasiun Bandara Internasioal Minangkabau (BIM) yang direncanakan bulan Agustus ini masih akan terundur hingga Maret tahun 2017. Mengingat hingga saat pembangunan stasiun BIM belum juga rampun.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM