Suhardi Can Pimpin Golkar Sijunjung


Rabu, 18 April 2018 - 13:13:52 WIB
Suhardi Can Pimpin Golkar Sijunjung Ketua DPD Partai Golkar Sumbar Hendra Irwan Rahim saat menyerahkan bendera golkar kepada Suhardi Can terpilih sebagai ketua DPD II Golkar Kabupaten Sijunjung yang baru untuk periode 2015-2020. Rina

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Setelah sempat terhenti, akhirnya Musda Partai Golkar Kabupaten Sijunjung dilanjutkan. Suhardi Can terpilih sebagai ketua DPD II Golkar Kabupaten Sijunjung yang baru untuk periode 2015-2020.

Musda yang dilaksanakan di Hotel Kryad Bumi Minang, Padang itu tanpa dihadiri Ketua demisioner DPD II Golkar Kabupaten Sijunjung. Musda dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.30. Musda berlangsung tertutup dan mendapat pengawalan dari pihak keamanan, baik dari Polresta Padang maupun dari Polda Sumbar.

Kegiatan Musda dikawal dengan ketat, pihak aparat terkonsentrasi di sejumlah tempat, mulai dari pintu masuk pelajaran parkir hotel, lobby hotel hingga di depan pintu masuk ruang musda.

Ketua Pertahanan dan Keamanan DPP Golkar Pusat, Zulhendri Hasan menyesali kejadian yang terjadi aksi pengrusakan di kantor DPD I Golkar Sumbar dua hari lalu. Menurutnya tindakan pengrusakan oleh kader itu merupakan tindakan yang indisipliner.

Ia mengatakan, kehadirannya ke Padang tidak lain ingin mengawal pelaksanaan dari acara musda DPD II Golkar Kabupaten Sijunjung yang diselenggarakan oleh DPD I Partai Golkar Sumbar hari ini.

"Musda kemarin sempat deadlock dan bahkan berakhir dengan tindakan anarkis di kantor DPD I Golkar Sumbar. Dan hari ini kembali dilanjutkan sesuai perintah DPP, " ujar Zulhendri usai Musda DPD II Partai Golkar Kabupaten Sijunjung, Selasa (17/4).

Ia juga menyebutkan, semua kader mulai dari kecamatan, kabupaten kota, provinsi hingga DPP wajib mengindahkan kebijakan yang dibuat DPP. Kalau ada diantara kader menolak untuk melaksanakan kebijakan DPP, maka akan dikenai tindakan indispliner.

Ia juga memastikan, pelaksanaan Musda yang dilakukan pada 6 September 2017 lalu, Posisinya dalam status demisioner. Dalam posisi yang demikian, maka yang memegang peran untuk melaksanakan musda yakni DPD I Golkar Sumbar. "Kalau ada diantara kader yang tidak terima cara yang demikian silakan menyampaikan penolakannya secara mekanisme partai, bukannya melakukan tindakan anarkis," jelas Zulhendri lagi.

Terkait tindakan anarkis yang dilakukan kader bersambung pohon Beringin dari Kabupaten Sijunjung kemarin itu, dirinya bisa dianggap tindakan indispliner, karena selain menolak kebijakan DPP, mereka juga melakukan tindakan anarkis terhadap kantor DPD I Golkar Sumbar.

Ia berharap proses hukum yang dilaporkan pengurus Golkar Sumbar terhadap tindakan anarkis bisa diproses secara hukum oleh aparat. "Bagi Golkar sendiri, tentu ada sanksi yang bakal diterima kader yang menolak kebijakan partai sesuai aturan partai. Tidak tertutup kemungkinan apabila terlapor terbukti melanggar hukum kader itu akan dipecat dari Partai," ulasnya.

Sementara itu, Suhardi Can sebagai ketua terpilih mengatakan siap menjalankan perintah dan kebijakan yang dikeluarkan DPP maupun DPD I. "Pesan dari pak Zulhendri, saya dan pengurus yang baru harus bisa membesarkan partai Golkar ini di Sijunjung. Apa lagi sebentar lagi akan pileg dan pilpres," ujarnya. (h/rin)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM