Polda Sumbar Ungkap 7 Kasus Narkoba, Tersangkanya dari Sopir Angkot Hingga Tukang Ojek


Rabu, 18 April 2018 - 20:06:00 WIB
Polda Sumbar Ungkap 7 Kasus Narkoba, Tersangkanya dari Sopir Angkot Hingga Tukang Ojek Polisi bersenjata lengkap mengamankan 11 tersangka pengedar narkoba di Mapolda Sumbar, Jalan Sudirman, Padang, Rabu (18/4). Mereka ditangkap dalam dua pekan oleh Polda Sumbar dan terbagi dalam tujuh kasus. IRHAM

PADANG, HARIANHALUAN.COM -  Dalam dua pekan terakhir, jajaran kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat ungkap 7 kasus narkoba dengan 11 orang tersangka dengan barang bukti 12 kg ganja dan 30,67 gram sabu.

Sebanyak 4 orang tersangka berprofesi sebagai sopir angkutan kota (angkot) dan 1 orang tersangka wanita merupakan pengemudi ojek. Untuk 6 tersangka lain memiliki profesi beragam, seperti buruh bangunan, nelayan, dan teknisi bengkel. Saat ini semua tersangka dilakukan penahan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga : 34 DPD Demokrat Sampaikan Ikrar Setia, AHY: Moeldoko Musuh Bersama

 Dirnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Kumbul KS merngatakan dalam kasus tersebut, terdapat dua kasus paling menonjol dengan barang bukti terbanyak sepanjang dua pekan operasi ini.

“Untuk kasus ganja, diyakini berasal dari Aceh tersebut rencananya akan diedarkan di Padang. Kami memprediksi, pengedar ini tergabung dalam sindikat antar provinsi yang sistem edarnya menggunakan jalur darat. Pola transaksinya dilakukan di jalan, atau meninggalkan ganja di suatu tempat untuk diambil pembeli, setelah itu uangnya dibayarkan,” ucapnya.

Baca Juga : Diselundupkan ke Sel, Petugas Lapas Temukan Ganja dalam Kemasan Teh dan Keripik

 Sementara itu, diantara 11 orang tersangka yang diamankan oleh pihak kepolisian tersebut, satu tersangka perempuan yang saat ini berprofesi sebagai pengemudi ojek. Tersangka TK (28) ini sebelumnya sempat bekerja sebagai tenaga keamanan di sebuah instansi. TK ditangkap bersamaan dengan rekannya tersangka ID (29).

“Dari kedua tersangka itu, kami amankan barang bukti 4,51 gram sabu di kawasan Gadut, Bandar Buat, Lubuk Kilangan,” ujaranya.

Baca Juga : Beraksi di Pasar, Dua Induak-induak Diciduk Polisi Karena Curi Handphone

 Kumbul menyebutkan, seluruh tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 subsider ayat 2 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.(h/mg-hen)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]