30 Petani Kopi Arabika di Kajai Disekolahkan


Kamis, 19 April 2018 - 11:10:37 WIB
30 Petani Kopi Arabika di Kajai Disekolahkan Ilustasi

PASBAR, HARIANHALUAN.COM—Sebanyak 30 orang petani kopi arabika Nagari Kajai mengikuti Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) selama 7 minggu di Jorong Timbu Abu, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat (Pasbar). Kegiatan itu diadakan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Sumbar yang bekerja sama dengan Dinas Perkebunan Pasbar.

“Kami sengaja memilih Nagari Kajai sebagai tempat SLPHT kopi arabika karena pada tahun lalu Keltan Saiyo Kajai Pasbar menjadi juara satu Festival Kopi Sumbar. Kami mengadakan pelatihan tersebut selama 7 minggu, setiap Senin per minggunya,” ujar Kasi Perbenihan DTPHP Sumbar, Vera Yusria, Selasa (17/4).

Vera menjelaskan, dalam SLPHT, petani kopi di Kajai diberikan tata cara budi daya, pengamatan hama dan penyakit, serta perawatan. Selain itu, petani diberikan penyuluhan proses pascapanen kopi arabika yang baik dan benar. Penyuluhan itu dipandu oleh Yetti Pendri, ahli tanaman kopi dan kakao.

"Pada tahap awal diperlukan bimbingan bagi kelompok tani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas kopi yang dihasilkan,” ucap Vera.

Vera mengutarakan, pembinaan tanaman kopi dilakukan dari proses pemilihan bibit yang berkualitas, penanaman, pemeliharaan, sampai dengan proses pemanenan mengingat kualitas kopi sangat tergantung pada cara panennya. Pemanenan kopi harus dilakukan secara selektif. Hanya kopi yang berwarna merah yang dipanen dan kemudian diolah menjadi serbuk kopi.

“Proses itu dilakukan untuk memberikan nilai tambah, terutama pada jenis Arabika, sehingga mampu menembus pasar internasional. Jenis Arabika direkomendasikan untuk dipasarkan ke mancanegara karena rasanya disukai wisatawan,” tutur Vera.

Sementara itu, Kadis Perkebunan Pasbar, Alfitri Noven, mengimbau para petani yang mengikuti SLPHT tersebut untukbetul-betul belajar karena mereka akan dijadikan manager pada kebunnya sendiri.

“Artinya, kalau tidak ada kemauan yang kuat untuk belajar pada SLPHT, lebih baik tidak usah ikut,” ucapnya.

Alfitri Noven menginformasikan, saat ini, luas tanam kopi arabika di Pasbar sudah mencapai 200 hektare. Sentralnya berada di Kecamatan Talamau. Harga jual kopi arabika oleh petani cukup bagus, mulai dari Rp50.000—120.000 per kg.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua Keltan Saiyo Kajai Pasbar, Hendi, mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih  kepada DTPHP Sumbar dan Disbun Pasbar yang sudah memilih Nagari Kajai sebagai tempat kegiatan SLPHT kopi arabika.

"Dengan adanya kegiatan SLPHT ini, kami harapkan para petani kopi arabika bisa mengerti tentang budi daya, perawatan, serta yang paling penting sekali proses pascapanen yang benar pada kopi arabika," ucapnya. (h/ows)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 20 Maret 2019 - 17:52:43 WIB

    Dandim Agam 0304 Pastikan Netralitas TNI Dalam Pilpres

    Dandim Agam 0304 Pastikan Netralitas TNI Dalam Pilpres AGAM, HARIANHALUAN.COM- Komando Distrik Militer (Kodim) 0304 Agam memastikan netralitas TNI dalam pelaksanaan pemilihan umum yang dilaksanakan, pada 17 April mendatang. Walaupun ada capres yang berlatar belakang militer, TNI .
  • Kamis, 14 Maret 2019 - 19:39:07 WIB

    Masjid Istiqlal Koto VIII Pelangai Dapat CSR Bulog Rp30 Juta

    Masjid Istiqlal Koto VIII Pelangai Dapat CSR Bulog Rp30 Juta PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Sumbar, menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) ke berbagai daerah yang dianggap sangat membutuhkan..
  • Jumat, 09 November 2018 - 14:06:03 WIB

    Seleksi CPNS Sawahlunto, 1.300 Pelamar Dipastikan Tersingkir

    Seleksi CPNS Sawahlunto, 1.300 Pelamar Dipastikan Tersingkir SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM – Sebanyak 1.300 peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Sawahlunto 2018 dipastikan akan tersingkir. Pasalnya, dari 1.385 peserta yang ikut, peluang lowongan yang tersedia hanya u.
  • Selasa, 11 September 2018 - 19:22:53 WIB

    Rp30 Miliar Dana Pokir Dewan, Gapeksindo Sawahlunto: Jangan Ada Rekanan Tidak Bekerja

    Rp30 Miliar Dana Pokir Dewan, Gapeksindo Sawahlunto: Jangan Ada Rekanan Tidak Bekerja SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM--Gabungan Pengusaha Jasa Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Kota Sawahlunto meminta pemerintah melakukan pembinaan terhadap rekanan, dengan memberikan pekerjaan, khususnya pekerjaan yang d.
  • Kamis, 23 Agustus 2018 - 11:49:40 WIB

    Di Kabupaten Solok, 3000 hewan Kurban Disembelih

    Di Kabupaten Solok, 3000 hewan Kurban Disembelih AROSUKA, HARIANHALUAN.COM--Sebanyak 3000 ekor hewan kurban disembelih pada Iduladha 1439 H di Kabupaten Solok. Jumlah itu terdiri dari 2588 ekor sapi, 392 ekor kambing dan 10 ekor kerbau. Selain diselenggarakan oleh jemaah .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM