Soal Tuan Rumah PON 2024, Pansus LKPJ Soroti Kinerja KONI


Selasa, 24 April 2018 - 16:09:42 WIB
Soal Tuan Rumah PON 2024, Pansus LKPJ Soroti Kinerja KONI Koni Sumbar

PADANG, HARIANHALUAN.COM- Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Sumbar Tahun 2017 DPRD Sumbar menyoroti kinerja KONI. Terutama terkait ketidakmampuan KONI membawa Sumbar menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Ketua Pansus LKPJ DPRD Sumbar, M Nurnas kepada wartawan, Senin (23/4) menjelaskan, hingga kemarin hampir bisa dipastikan kalau Sumbar tidak akan jadi tuan rumah PON 2024.

Baca Juga : 34 DPD Demokrat Sampaikan Ikrar Setia, AHY: Moeldoko Musuh Bersama

Hal ini menurut Nurnas membuat dewan kecewa, terlebih keinginan menjadi tuan rumah sudah digagas sejak 2014, dengan mengalokasikan anggaran pembangunan Main Stadium Sikabu, Padangpariaman dengan alokasi hampir Rp300 miliar.

“Yang jelas akan ada poin khusus terkait dengan dunia keolahragaan. Terutama mengenai kinerja KONI dan tidak jadinya Sumbar Tuan Rumah PON ini akan kita sampaikan pada rekomendasi LKPJ tanggal 27 April mendatang,” tegas Nurnas.

Baca Juga : Diselundupkan ke Sel, Petugas Lapas Temukan Ganja dalam Kemasan Teh dan Keripik

Disebutnya, beberapa hari lalu Pansus LKPJ telah mengadakan rapat bersama Dispora dan Koni Sumbar. Namun saat itu dari KONI yang hadir hanya Plt Sekretaris, sedangkan Ketua KONI Sumbar, Saiful tidak hadir karena berasalan ada urusan keluarga.

Saat rapat itu, jelas dia, terungkap dari awal Sumbar memang didaftarkan tanpa memberikan uang jaminan. Hal ini tentunya tidak bisa, karena uang itu memang tidak dianggarkan lewat APBD 2018.

Baca Juga : Beraksi di Pasar, Dua Induak-induak Diciduk Polisi Karena Curi Handphone

“KONI tidak dari awal menyampaikan anggaran, ini karena mereka tidak memahami dan sekarang jadi batal,” sesal Nurnas.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPRD Sumbar, Apris mengatakan salah satu tanda DPRD punya perhatian atas keinginan Sumbar jadi tuan rumah PON 2024 adalah disetujuinya anggaran untuk Main Stadium Sikabu, Lubuk Alung.

Baca Juga : Warga Gempar, Ada Mayat Membusuk di Bawah Jembatan

"Menurut saya apapun alasannya yang menyebabkan Sumbar tak jadi masuk itu adalah kelemahan kita. Memang sangat disayangkan, Sumbar tidak ada gigihnya memperjuangkan sehingga disalip provinsi lain," ujar Apris.

Mengenai ini, niat Sumbar untuk menjadi tuan rumah PON Tahun 2024 ternyata tidak dibarengi dukungan anggaran. Fakta itu terungkap lewat pernyataan dewan yang mengaku tak pernah membahas anggaran yang berjumlah Rp1 miliar tersebut.

“Seingat saya seperti itu (tidak dibahas red). Di rapat-rapat bersama Komisi V dan Badan Anggaran (Banggar) itu tidak pernah dibahas kalau ada butuh uang Rp1 miliar untuk pendaftaran sebagai tuan rumah. Seingat saya seperti itu,” jelas Ketua Komisi V DPRD Sumbar, Hidayat, beberapa waktu lalu.

Menanggapi pupusnya harapan Sumbar jadi tuan rumah PON 2024, Wakil Ketua DPRD Sumbar Arkadius Dt Intan Bano turut angkat bicara. Disebut Arkadius dari jauh hari DPRD sesungguhnya sudah mengingatkan gubernur sebagai kepala daerah agar intens melakukan lobi ke pusat. Dipaparkan Arkadius, lobi gubernur dibutuhkan dari jauh hari karena persoalan jadi tuan rumah PON 2024 tidak bisa dilakukan oleh Ketua KONI Sumbar saja.

"Karena kelalaian dan kurang lobi ke pusat, keinginan menjadi tuan rumah itu sekarang tinggal angan-angan. Sekarang saya lihat harapan ke sana memang sudah sangat tipis," ucapnya.
Namun demikian, lanjut Arkadius, jika gubernur bisa melakukan pendekatan ke pusat agar Sumbar masih diberi kesempatan, DPRD siap mendukung itu, termasuk mencari jalan keluar persoalan uang pendaftaran yang disebut-sebut tidak masuk dalam APBD.

"Jika masalah uang pendaftaran Rp1 miliar yang jadi kendala, sebenarnya itu bukan masalah. APBD memang telah ditetapkan, namun bisa kita cari jalan keluarnya dengan memakai dana tak terduga, itu dibolehkan oleh aturan. Sekarang tinggal lagi bagaimana keseriusan gubenur melakukan pendekatan ke pusat, kalau-kalau kesempatan itu masih ada," tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Sumbar Syaiful yang kini tengah mengikuti pertemuan KONI se Indonesia di Jakarta untuk menentukan tuan rumah menyebutkan pihaknya masih bersikukuh sebagai calon tuan rumah PON XXI-2024.

“Memang, KONI pusat hanya memverifikasi Aceh-Sumut, Bali NTB, dan Kalsel untuk kesiapannya sebagai tuan rumah. Tapi, kami masih menunggu keputusan terakhir dalam pemilihan calon tuan rumah PON 2024 ini,”kata Syaiful kepada wartawan yang menghubunginya dari Padang. (h/len)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]