LKAAM – Polda Berkomitmen Jaga Sumbar


Kamis, 26 April 2018 - 15:44:50 WIB
LKAAM – Polda Berkomitmen Jaga Sumbar Sceenshot

PADANG, HARIANHALUAN.COM –Polda Sumbar menandatangani komitmen bersama dengan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) untuk meningkatkan sinergi, menjaga keamanan, dan ketertiban di daerah. Kerjasama ini juga sebagai bentuk pengakuan kepolisian tentang pentingnya fungsi niniak mamak di tengah kehidupan masyarakat.

Kapolda Sumbar, Irjen Polisi Fakhrizal mengungkapkan, peran ninik mamak di Minangkabau sangat penting untuk terlibat serta menjaga keamanan dan ketertiban. Sebab hingga saat ini peran pemangku adat masih dominan dalam membina masyarakat terutama kalangan generasi muda.

Baca Juga : BMKG Prediksi Gelombang Tinggi Hingga 3 Meter di Perairan Sumbar Sampai Besok

“Dominannya peran pemangku adat di Minangkabau menjadi nilai tambah bagi terjaganya keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Tentunya ini sangat membantu tugas kepolisian,” ungkapnya saat silaturahim jajaran Polda dengan LKAAM, Selasa (24/4).

Ia menambahkan, silahturahhim jajaran Polda Sumbar dan LKAAM merupakan tindaklanjut dari komitmen yang telah ditandatangani antara Kapolda  dengan Ketua LKAAM Sumbar, M Sayuti Datuak Rajo Pangulu dihadapan Kapolri Jenderal Polisi M Tito Karnavian awal April 2018 lalu. Pada saat itu Polda Sumbar dan LKAAM menyatakan komitmen bersama memfungsikan peran ninik mamak dalam pemeliharaan Kamtibmas di Ranah Minang.

Baca Juga : Sempat Terhenti, Pembangunan Monumen Bela Negara Segera Dilanjutkan

Terkait hal ini, Ketua LKAAM Sumbar, M Sayuti Datuak Rajo Pangulu juga menyampaikan, LKAAM akan memegang komitmen tersebut dan akan bersinergi dengan pihak kepolisian dalam rangka memelihara Kamtibmas.

Persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat, menurut dia, akan diselesaikan melalui pendekatan adat dan kearifan lokal sesuai falsafah hidup orang Minangkabau, Adat Basandi Sarak Sarak Basandi Kitabullah (ABSSBK).

Baca Juga : Mahfud MD Ingin Pembangunan Monumen Bela Negara di Sumbar Cepat Selesai

Dia memahami kondisi saat ini dimana telah banyak terjadi berbagai penyakit masyarakat. Namun, bukan berarti para pemangku adat hanya diam dan berpangku tangan. Berbagai upaya terus dilakukan dalam rangka meminimalisir persoalan sosial tersebut.

Persoalan sekarang ini yang dihadapi antara lain berkembangnya teknologi informasi sehingga masyarakat seperti kebablasan dalam menggunakan media sosial. Hujat menghujat, fitnah memfitnah dan sebagainya terus terjadi melalui media sosial.

Baca Juga : Hadiri Rapat Kerja Kepala Sekolah, Sabar AS Paparkan Ide Majukan Dunia Pendidikan

“Selain persoalan di media sosial, masyarakat juga dihadapkan kepada masalah peredaran narkoba, berkembangnya penyakit masyarakat kelainan seksual dan sebagainya,” ulas Sayuti.

Disampaikannya, berbagai persoalan tadi merupakan hal yang perlu menjadi perhatian bersama. Termasuk fenomena LGBT. Ia menilai ini merupakan persoalan yang harus ditemukan solusinya.

“Sepanjang persoalan yang berkaitan dengan masalah sosial, LKAAM berkomitmen untuk menyelesaikan melalui pendekatan adat namun jika sudah merupakan tindak pelanggaran hukum, kami akan menyerahkannya ke penegak hukum,” tegasnya. (h/len)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]