Di Sawahlunto, Pengadaan Senapan Angin-pun Dikorupsi


Kamis, 26 April 2018 - 15:47:59 WIB
Di Sawahlunto, Pengadaan Senapan Angin-pun Dikorupsi Ilustasi.NET

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM- Kejaksaan Negeri Sawahlunto menerima dua berkas tiga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan senapan angin di Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Sawahlunto. Berkas Tiga tersangka (TA), (HR) dan (JR) diserahkan oleh Penyidik Tipikor Polres Sawahlunto.

“Telah dilakukan penyerahan tahap dua, berkas dan tiga tersangka ke Kejari Sawahlunto agar segera disidangkan. Paling lambat di awal Mei ini,” kata, Elianto Nainggolan, Kepala Seksi Pidana Khusus, Kejari Sawahlunto kepada Haluan melalui telepon selularnya, Rabu(25/4).

Baca Juga : WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid

Saat ini sebut Elianto, ketiga tersangka kini dititip di rutan kelas dua B Sawahlunto dan paling lambat Minggu depan atau awal Mei sudah disidangkan di Pengadilan Tipikor Padang.

Lebih jauh dijelaskan Elianto, kasus ini sudah disidik kepolisian sejak tahun 2014, Sementara Surat Perintah Dimulainya Penyidikan ( SPDP) pada tahun 2017. Berkasnya rampung pada tahun 2018, dengan jumlah saksi dalam kasus ini berjumlah 53 orang. Sedangkan barang bukti yang diamankan penyidik yaitu 37 pucuk senapan angin, sejumlah dokumen pencairan dan rekening pembayaran senjata senapan angin.

Baca Juga : Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

"Dalam kasus ini belum ada pengembalian uang kerugian negara," jelasnya.

Sesuai dengan hasil audit BPK, kerugian negara pada kasus korupsi ini senilai Rp 116 juta. Proyek pengadaan tersebut dilakukan dengan cara penunjukan langsung (PL) senilai Rp 128 juta dan dimenangkan oleh tersangka (HR). Namun pada pelaksanaannya tidak sesuai dengan spek atau kontrak.

Baca Juga : Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

Keterlibatan dua tersangka lainnya, yaitu (TA) pada saat itu selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) , tersangka HR sebagai penyedia barang dan tersangka (JR) sebagai subkontraktor. “Temuan ahli BPK, kesalahannya tidak sesuai spek. Dalam kontrak, harganya

Rp 3, 1 juta. Sementara harga yang di beli Rp 1,1 juta per unit. Jumlahnya sebanyak 37 unit dengan nilai kontrak Rp 128 juta, ” urainya. (h/rki)

Baca Juga : Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 11:23:47 WIB

    WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid

    WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tengah 'pusing'. Ini terkait pasokan vakin corona (Covid-19) yang adil ke seluruh dunia..
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 14:51:11 WIB

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan pembicaraan dengan Raja Arab Saudi Salman pada Kamis (25/2). Dalam percakapan perdana sejak Biden resmi menjadi pemimpin negara adidaya itu, ia menekankan komitmen AS untuk me.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 16:58:20 WIB

    Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

    Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar Situasi Myanmar makin tak kondusif. Pendukung dan penentang militer bentrok di jalan-jalan kota Yangon, Kamis (25/2/2021)..
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 14:41:04 WIB

    Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19

    Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19 Baru-baru ini sebuah penelitian di California melaporkan telah menemukan sampel dua varian virus Covid-19 yang bergabung menjadi versi virus corona. Mereka bermutasi, memicu peringatan bahwa pandemi mungkin memasuki fase baru.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 12:27:37 WIB

    Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi

    Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi Laporan intelijen Amerika Serikat (AS) soal pembunuhan jurnalis kawakan Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang akan segera dirilis, menyebutkan bahwa Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman atau MBS menyetujui pembunuhan.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]