Suka Game Online, Dikucilkan KAN, Peracik Sabu itu Seorang Penghulu Kaum


Jumat, 27 April 2018 - 10:13:38 WIB
Suka Game Online, Dikucilkan KAN, Peracik Sabu itu Seorang Penghulu Kaum Dokumentasi Haluan

Sementara itu, Ketua KAN Tiakar Datuak Pobo Nan Putiah ketika ditemui di kediamannya, Kamis (26/4) mengaku juga tidak mengetahui kalau RN tinggal bersama dengan ABG wanita non mahram-nya itu. Hanya saja ia mengatakan, sekitar 10 hari sebelum penangkapan terhadap RN terjadi, Datuak Pobo mengatakan RN sebenarnya telah diberikan sanksi adat. "Ia bermasalah dalam pasukuannya sehingga kami niniak mamak Nagari Tiakar memberikan sanksi adat berupa hukuman pengucilan atau ia ditinggalkan dalam adat," kata Datuak Pobo tanpa merinci persoalan RN Datuak Pandak dengan kaumnya.

Terkait kejadian penangkapan RN, Datuak Pobo mengaku terkejut dan prihatin dengan kejadian tersebut. "Kita serahkan sepenuhnya persoalan ini kepada pihak kepolisian. Kalau ada sanksi adat lagi, tentu kami rembukkan dulu," ujarnya.

Ketua LKAAM Payakumbuh Datuak Paduko Bosa Marajo menyayangkan terjadinya penangkapan tersebut. Di satu sisi ia mendukung pihak kepolisian dalam mengungkap kasus narkoba di Payakumbuh siapapun pelakunya. "Terlebih lagi sudah ada nota kesepahaman antara LKAAM Payakumbuh dengan Polres Payakumbuh untuk memberantas narkoba. Narkoba adalah musuh kita bersama karena sudah banyak merusak anak bangsa," tuturnya.

Di sisi lain, ia menyesalkan keterlibatan oknum niniak mamak yang seharusnya menjadi pengayom kaum. "Niniak mamak seharusnya memberikan bimbingan dan teladan terhadap anak kemenakannya. Untuk itu ke depan, tentu kami akan melakukan berbagai pencerahan lagi terhadap niniak mamak termasuk pencerahan bahaya narkoba ini," ujarnya.

Ketika jumpa pers yang digelar Polsekta Payakumbuh, Rabu siang (26/4), RN dihadirkan dihadapan para awak media. Wajahnya tampak santai bahkan sempat berbicara sambil tersenyum dengan seorang personel polisi yang menjaganya. Kini ia mendekam di jeruji besi dengan jeratan pasal dijerat dengan pasal 112, 113 ayat 1 dan ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika. “Kalau nanti memenuhi unsur, tidak tertutup kemungkinan juga dijerat pasal dalam UU Perlindungan Perempuan dan Anak,” pungkas





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 01 Februari 2018 - 10:02:26 WIB
    Pengharagaan dari Kapolda Sumbar

    Dari yang Suka Menolong, Hingga Berhasil Ternak Bebek

    Dari yang Suka Menolong, Hingga Berhasil Ternak Bebek Menjadi polisi, tak melulu berurusan dengan tindak pidana. Mereka juga menjadi bagian dalam keseharian masyarakat, mulai dari kegiatan ekonomi kecil hingga persoalan kemanusiaan.  Hal itu tentu menjadi sesuatu yang luar bias.
  • Sabtu, 04 Februari 2017 - 19:38:42 WIB

    Komunitas Konstanta, Pasukan Pembasmi Hama dari Lembah Andalas

    Komunitas Konstanta, Pasukan Pembasmi Hama dari Lembah Andalas Bagi petani, hasil bumi dari sawah dan kebun merupakan asa untuk menyambung hidup. Tapi bagaimana jika hama menggerayangi hasil tani yang akan dipanen sudah menjadi santapan tupai, babi, tikus, dan hama lainnya..
  • Selasa, 19 Januari 2016 - 03:57:57 WIB

    Warga Jangan Khawatir Masukan Anak ke Pesantren di Sumbar

    Derasnya dekadensi moral akibat pengaruh glo­bal menyebabkan para orang tua muslim ba­nyak yang memasukan anaknya ke pondok pe­santren atau sekolah agama Islam yang se­jenis. .
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM