Tak Punya Gedung Sekolah, Pelajar di Solsel Ini Belajar di Balai Adat dan Kantor Jorong


Selasa, 01 Mei 2018 - 21:50:02 WIB
Tak Punya Gedung Sekolah, Pelajar di Solsel Ini Belajar di Balai Adat dan Kantor Jorong Guru Madrasah Aliyah Swasta Ulu Suliti berfoto didepan gedung kantor sekolah yang menumpang di gedung Balai Adat, Jumat (27/4). JEFLI

Walaupun dalam keadaan serba kekurangan, prestasi-prestasi siswa MAS Ulu Suliti patut diacungi jempol. Pasalnya, pada 2015 lalu meraih juara umum dalam lomba Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) tingkat kabupaten.

Baca Juga : Ini Keutamaan Membagikan Takjil dan Makanan Buka Puasa Ramadhan

Dalam kompetisi SAINS Madrasah mendapat rangking sembilan di tingkat provinsi Sumbar. Di 2016 kembali meraih juara pertama tingkat kabupaten dalam lomba yang sama dan peringkat enam tingkat provinsi Sumbar. 

"Insyaallah di 2018 ini, kita juga bakal mengikuti lomba tingkat kabupaten dengan mengikuti enam mata pelajaran dari enam orang siswa," tambahnya.

Baca Juga : Buruan Ikut! Pendaftaran Lomba MTQ di Politeknik ATI Padang Telah Dibuka

Dilanjutkan, saat ini jumlah guru di MAS Ulu Suliti sebanyak 15 guru. Dimana, keseluruhan guru merupakan guru honorer dan empat guru telah sertifikasi. Dengan jumlah honor per-jam pelajaran Rp13 ribu.

"Kami berharap, sesuai visi misi sekolah lebih baik dan martarbat, semoga semakin bagus. Serta, banyak peminat untuk bisa belajar di sekolah ini, sebab dengan banyak siswa tentu meningkatkan semangat guru," bebernya.

Baca Juga : Mushola Baitussalam Dapat Bantuan dari KKG PAI Batam

Terpisah, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Kemenag Solsel, Fitri Yoni pada Haluan menyebutkan kendati MAS Ulu Suliti belajar dalam keterbatasan, namun pihaknya ikut bangga karena telah bisa melaksanakan UNBK kendati masih menumpang disekolah lain.

"Sejauh ini, selain Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pihaknya juga mengupayakan beasiswa untuk 20 orang siswa dari Program Indonesia Pintar terutama bagi siswa miskin dan berprestasi. Dan alhamdulillah juga telah ada guru yang menerima tunjangan sertifikasi disekolah itu," terang Firti Yoni.

Baca Juga : Politeknik ATI Padang Milik Kemenperin Kembali Buka Pendaftaran Jarvis

Untuk bantuan fisik atau infrastruktur kendati belum ada, imbuhnya, namun tidak menutup kemungkinan MAS Ulu Suliti bakan mendapatkan bantuan.

"Sebab, telah ada verifikasi dari tim kementerian ke MAS Ulu Suliti beberapa waktu lalu. Bisa bantuan berupa RKB atau rehab, nanti ini tergantung pusat.

Setidaknya ada dua madrasah di Solsel yang telah diverifikasi salah satunya, MAS Ulu Suliti. Semoga saja terealisasi dalam tahun ini, sebab ini menjadi skala priotitas pusat," tandasnya.

Pihaknya, mengaku cukup bangga dengan MAS Ulu Suliti, sebab walaupun dalam keterbatasan masih bisa meraih prestasi.

"Kami tetap mendorong untuk sekolah swasta dan negeri di Solsel untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan. Tim Kanwil dari Kemenag Sumbar dalam tahun ini juga telah memverifikasi empat madrasah di Solsel, kemungkinan dua lembaga ini akan memberikan bantuan pada madrasah swasta baik itu, RKB atau rehab.

Sedangkan, untuk madrasah negeri, kemenag Solsel memberikan bantuan infrastruktur untuk MAN 1 dan MTsN 5 Solsel. Dimana, anggaran tersebut masuk ke DIPA sekolah itu. Tentunya, ini melihat skala prioritas," tutupnya. (h/jef)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]