Disebut Kecipratan Dana SPj Fiktif, Irwan Prayitno Laporkan Wartawan dan Anggota DPRD ke Polda


Rabu, 02 Mei 2018 - 10:29:36 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Disebut Kecipratan Dana SPj Fiktif, Irwan Prayitno Laporkan Wartawan dan Anggota DPRD ke Polda Irwan Prayitno saat diwawancarai wartawan di Mapolda Sumbar, Jalan Sudirman, Padang, Selasa (1/5). Irwan melaporkan tiga nama karena dianggap mencemarkan nama baiknya. Irham

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Kasus dugaan korupsi SPj (Surat Pertanggungjawaban) Fiktif dengan terdakwa Yusafni Ajo menggelinding ke luar meja sidang. Pernyataannya yang menyebutkan Irwan Prayitno (IP) kecipratan uang korupsi yang nilainya Rp62,5 miliar itu berbuah laporan polisi. Hanya saja, laporan tersebut justru memancing respon hebat dari banyak kalangan.

Irwan yang baru saja mendarat di BIM, Selasa (1/5) malam langsung menuju Polda Sumbar untuk melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait pernyataan Yusafni tersebut.

Selain melaporkan Yusafni, IP juga melaporkan dua orang penggunggah tampilan grafis Harian Haluan edisi Sabtu ke media sosial facebook milik akun Bhenz Maharajo dan Maidestal Hari Mahesa II.

Bhenz sendiri diketahui adalah Redaktur Pelaksana di Harian Haluan. Sementara Maidestal, merupakan anggota DPRD Padang periode ini.  Keduanya, menggunggah tampilan depan Harian Haluan edisi Sabtu(28/4/2018) dengan judul: PENGAKUAN TERSANGKA SPJ FIKTIF “500 JUTA UNTUK BALIHO IP, plus captions.

 “Hari ini saya melaporkan tentang pencemaran nama baik. Dimana, Irwan Prayitno dikatakan kecipratan dana hasil korupsi Yusafni Rp500 juta, kemudian disebarluaskan melalui media cetak, elektronik dan media sosial,” kata Irwan selesai membuat laporan di Polda Sumbar, Selasa (1/5) malam.

Dikatakannya, sebagai warga negara ia, keluarga dan kerabatnya merasa tidak nyaman dengan tuduhan tersebut maka melaporkan perbuatan itu ke pihak kepolisian untuk mendapatkan keadilan.

“Yusafni sebagai pemberi berita bohong di luar persidangan. Sementara Bhenz Maharajo dan Maidestal Hari Mahesa II yang melakukan penyebaran di media sosial. Sehingga tiga orang tersebut saya laporkan sebagai pencemaran nama baik ,” ucapnya.

Saat awak media mewawancarainya terkait dengan pernyataan Yusafni tersebut, ia membatah. Namun saat dikonfirmasi terkait dengan kesaksian Suprapto dalam persidangan yang menyatakan atas kebijakan Gubernur memindahkan penganggaran proyek yang seharus dibiayai oleh APBN namun dialihkan ke APBD, Irwan tidak menjawab pertanyaan tesebut.



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM