Bareskrim Sita Pagar Rel KAI, Basko : Keadilan Masih Ada


Rabu, 02 Mei 2018 - 10:40:42 WIB
Bareskrim Sita Pagar Rel KAI, Basko : Keadilan Masih Ada Dokumentasi Haluan

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM—H Basrizal Koto mengapresiasi tindakan Tim Bareskrim Mabes Polri menyita pagar rel kereta api yang dipasang pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumbar di areal Hotel dan Mall Basko.

“Saya percaya keadilan masih ada di negeri ini. Terima kasih Bareskrim, semoga dalam waktu dekat segera ditetapkan tersangkanya,” kata Basko, panggilan akrab Basrizal Koto kepada wartawan, di Jakarta, Senin (30/4).

Pernyataan itu disampaikan Basko menanggapi penyitaan pagar rel kereta api yang dilakukan tim Bareskrim, akhir pekan lalu. Tindakan ini merupakan proses lanjutan dari laporan Basko ke Bareskrim atas eksekusi yang diduga melanggar hukum pertengahan Januari lalu.  

Waktu itu, persisnya 18 Januari 2018, pihak PT KAI bersama juru sita dan panitera PN Padang dan dikawal ratusan aparat, masuk ke lahan belakang Basko Hotel dan Mall untuk melaksanakan putusan Mahkamah Agung. Basrizal protes, sebab dia bukanlah pihak yang berperkara dalam putusan tersebut.

“Saya sudah tunjukkan lahan yang mau dieksekusi itu punya sertifikat sah atas nama saya pribadi, bukan PT BMP yang berperkara dengan PT KAI. Sertifikat HGB 200, 201 dan 205 atas nama saya itu pernah digugat ke PTUN oleh PT KAI. Sampai Mahkamah Agung, gugatan PT KAI itu ditolak. Artinya, sampai saat ini, sertifikat itu sah dan kuat,” kata Basrizal.

Tapi, protes dan bukti sertifikat itu, tidak digubris sama sekali. Eksekusi tetap dijalankan. Tidak hanya sekadar memancang dan memagar dengan besi rel kereta api dengan luas yang melampaui batas, bahkan bangunan belakang hotel dan mall dihancurkan dengan alat berat.

“Saat itu saya benar-benar merasa dizalimi. Imej yang dibangun bahwa saya ini perampas tanah negara, sungguh luar biasa. Hampir tidak ada yang percaya di daerah ini bahwa saya punya sertifikat. Tanah itu saya beli, sebagian saya bebaskan dari masyarakat yang menempatinya, lalu secara resmi kami urus sertifikatnya ke BPN,” ujar pengusaha yang diundang berinvestasi di kampung halamannya sendiri.

Merasa dizalimi dan diperlakukan tidak adil, akhirnya Basrizal memperjuangkan haknya ke Bareskrim Mabes Polri.

Bersama penasehat hukumnya, Jon Mathias, Basko  melaporkan perkara ini ke Bareskrim di Jakarta pada 26 Januari 2018. Tindak pidana yang dilaporkan meliputi tindak pidana penyerobotan, penyalahgunaan wewenang, pengrusakan dan memasuki pekarangan tanpa hak seperti yang diatur dalam Pasal 385, 421, 406 dan 167 KUHP.

Beberapa hari setelah laporan Basko, tim Bareskrim Mabes Polri di bawah pimpinan AKBP Ruslan Abdul Rasyid turun ke Padang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa belasan saksi. Seiring dengan Bareskrim, tim Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung juga melakukan pemeriksaan kepada sejumlah pihak di Padang.

Terakhir, akhir pekan lalu, tim Bareskrim melakukan penyitaan barang bukti berupa pagar rel kereta api berlapis seng. Sampel dari barang sitaan itu disimpan di Rumah Penyimpanan Barang Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Padang dan sebagian lagi  di-policeline di  areal belakang Basko.

Proses penyitaan dilakukan tim Bareskrim disaksikan dua orang jaksa dari Kejaksaan Agung Sri Supriyanti dan Ety Sutiaty, dua orang jaksa dari Kejari Padang, Lurah Air Tawar Timur Afridal, RT dan tokoh masyarakat setempat, Manager Aset PT KAI Divre II Sumbar Drajat dan dua orang stafnya serta pihak Basko Hotel dan Mall.

Siapkan Gugatan Perdata

Seiring dengan proses perkara pidana yang bergulir di Mabes Polri ini, Basko kini juga tengah menyiapkan gugatan perdata untuk menuntut ganti rugi atas kerusakan, kerugian materil dan moril yang dideritanya dalam eksekusi yang diduga melanggar hukum itu.

“Kami bersama pengacara kini tengah menyiapkan gugatan itu. Begitu perkara pidananya duduk, gugatan kami masukkan,” kata Basrizal.

Humas PT KAI Zainir yang dikonfirmasi tentang penyitaan pagar rel kereta api di areal Basko itu, mengaku tidak bisa mengomentarinya. “Itu terkait proses hukum. Saya tidak bisa mengomentarinya. Namun eksekusi itu dulu dilaksanakan oleh PN Padang berdasarkan keputusan pengadilan. Kami (PT KAI) hanya sebagai pemohon eksekusi,” kata Zainir melalui sambungan telepon, Minggu (29/4). 

Sementara Pejabat Humas Pengadilan Negeri Padang R Ari Muladi mengaku tidak tahu penyitaan yang dilakukan tim Mabes Polri tersebut. “Saya tidak tahu tentang penyitaan itu. Pimpinan juga tidak ada memberitahukan. Jadi, maaf ya, saya tidak bisa memberikan tanggapan,” kata R Adi Muladi yang mengaku sedang berada di Yokyakarta, Minggu kemarin. (h/rk/mg-hen)

 

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 07 Mei 2018 - 12:27:11 WIB

    Hari Ini Yusafni Dituntut, Bareskrim Buru Penikmat Uang SPj Fiktif 

    Hari Ini Yusafni Dituntut, Bareskrim Buru Penikmat Uang SPj Fiktif  Praktik bagi-bagi uang dalam kasus korupsi Surat Pertanggungjawaban (SPj) fiktif, agaknya bukan ocehan semata. Penyidik Bareskrim Polri bahkan sedang mengidentifikasi nama-nama orang yang turut serta menerima uang panas terse.
  • Senin, 30 April 2018 - 12:30:46 WIB

    Eksekusi Melanggar Hukum di Basko Mall dan Hotel, Bareskrim Sita Pagar Rel Kereta Api 

    Eksekusi Melanggar Hukum di Basko Mall dan Hotel,  Bareskrim Sita Pagar Rel Kereta Api  PADANG, HARIANHALUAN.COM – Tim Bareskrim Mabes Polri menyita pagar rel kereta api yang dipasang pihak PT KAI Divre II Sumbar di areal Hotel dan Mall Basko. Penyitaan yang berlangsung Jumat dan Sabtu (27-28/4), sebagai tinda.
  • Senin, 12 Februari 2018 - 18:58:41 WIB

    Perusakan Hotel dan Mal Basko Bareskrim Periksa Belasan Saksi

    Perusakan Hotel dan Mal Basko Bareskrim Periksa Belasan Saksi PADANG, HARIANHALUAN.COM – Tim Bareskrim Mabes Polri, Sabtu (10/2) menuntaskan tugasnya di Padang terkait laporan penyerobotan dan perusakan Basko Hotel dan Basko Grand Mall. Dalam Waktu dekat, pemeriksaan saksi dan terlap.
  • Jumat, 09 Februari 2018 - 10:04:03 WIB
    TINDAKLANJUTI LAPORAN BASKO, TIM MABES TURUN KE PADANG

    Bareskrim Gelar Pemeriksaan Maraton

    Bareskrim Gelar Pemeriksaan Maraton PADANG, HARIANHALUAN.COM – Tim Bareskrim Mabes Polri akhirnya turun ke Padang untuk menindaklanjuti laporan eksekusi di luar batas yang dilayangkan pengusaha Basrizal Koto (Basko). Tim yang dipimpin AKBP Ruslan Abdul Rasyid.
  • Rabu, 07 Februari 2018 - 10:23:01 WIB

    Buntut Eksekusi di Luar Batas, Tim Bareskrim Besok Turun ke Padang

    Buntut Eksekusi di Luar Batas, Tim Bareskrim Besok Turun ke Padang JAKARTA, HARIANHALUAN.COM—Tim Bareskrim Mabes Polri, Kamis besok (8/2) turun ke Padang menindaklanjuti laporan pengaduan H Basrizal Koto terkait kasus eksekusi di luar batas yang merusak dan merobohkan bangunan belakang Bas.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]