Irwan Prayitno Laporkan Wartawan ke Polisi, Ini Kata Pakar


Rabu, 02 Mei 2018 - 14:14:58 WIB
Irwan Prayitno Laporkan Wartawan ke Polisi, Ini Kata Pakar Irwan Prayitno saat diwawancarai wartawan di Mapolda Sumbar, Jalan Sudirman, Padang, Selasa (1/5). Irwan melaporkan tiga nama karena dianggap mencemarkan nama baiknya. Irham

PADANG, HARIANHALUAN.COM--Direktur LBH Pers, Roni Saputra, SH menilai share yang dilakukan oleh salah satu wartawan Haluan, tidak dapat dipisahkan dari konten berita, karena tidak ada tambahan opini apapun. Dengan demikian, katanya lagi, dapat dibaca yang dilaporkan itu sebenarnya “berita haluan”.

Akan tetapi, jika yang dilaporkan adalah berita haluan, maka perlu dipastikan mekanisme penyelesaian masalah pemberitaan diatur dalam UU Pers, dan itu wajib untuk dilakukan oleh orang yang merasa beritanya tidak benar. Sesuai dengan ketentuan Pasal 4 UU Pers, Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara, dan sebagai pers nasional maka ia mempunyai hak untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Dengan demikian UU memberikan jaminan dan tentunya juga memberikan perlindungan hukum terhadap pers, kecuali terhadap media yang tidak melayani hak jawab. Apakah terhadap pemberitaan media Haluan, Irwan Prayitno telah melakukan hak jawab?

Di sisi lain, pakar komunikasi yang juga pengajar di LPDS Dr Soetomo, Masmimar Mangiang punya tanggapan sendiri soal pemberitaan Haluan , lalu bantahan dan laporan gubernur ke Polda pada Selasa malam kemarin.

Soal pemberitaan Haluan, katanya, lead berita memang tidak harus berisi bantahan karena lead berita harus memberikan saripati informasi. Akan tetapi news release menyatakan, lead harus memberikan gambaran umum kejadian.

“Saya sendiri agak bingung memahami kejadian ini. Sidang Jumat (27/4), lalu berita Haluan (terbit) di tanggal 28/8. Lalu, tanggal berapa gubernur mengeluarkan bantahan? Bantahan itu memang tidak dalam berita. Lalu, news release Gubernur tanpa tanggal,”urainya.

Soal keterangan terdakwa di luar sidang itu, ujar dosen Fisip UI yang pernah menjadi saksi ahli bahasa dan komunikasi untuk Goenawan Mohamad yang pernah mengalami hal serupa pada beberapa waktu lalu itu, ia beranggapan jika memang ada, sebetulnya bisa saja dikutip. Itu pun harus diakui oleh si terdakwa, jika nanti polisi bertanya.

“Tapi aneh, kenapa ada keterangan terdakwa di luar sidang pengadilan? Kenapa jaksa mengkonfrontir dia di luar sidang,”katanya memberikan pandangan lain.

Untuk itu, ia mengajak semua pihak terkait agar tidak ada kesalahan dalam melihat kasus dan itu harus clear semuanya. Sementara, soal unggahan berita di media sosial, ia menilai hal itu tidak bisa dianggap sebagai kesalahan selama di media sosial dijelaskan bahwa isi unggahan itu adalah berita koran Haluan.

Soal laporan terhadap wartawannya, Penanggungjawab Harian Haluan Zul Effendi memastikan akan memberikan dukungan dan advokasi kepada Bhenz Maharajo karena itu terkait dengan berita Haluan.

“Kami tak akan biarkan dia (Bhenz) sendirian,”tegasnya.

Bhenz sendiri merespon hal itu dengan lapang dada. Sebagai warga negara, ia menghargai laporan tersebut dan akan bertanggungjawab atas tindakannya, baik sebagai wartawan maupun sebagai pribadi. (h/mg-hen/isq/dib)

Baca juga: Disebut-kecipratan-dana-spj-fiktif-irwan-prayitno-laporkan-wartawan-dan-anggota-dprd-ke-polda





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM