Respon PH Yusafni, Laporan IP Jadi Pintu Masuk


Kamis, 03 Mei 2018 - 19:45:50 WIB
Respon PH Yusafni, Laporan IP Jadi Pintu Masuk Irwan Prayitno

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Penasehat Hukum (PH) Yusafni, terdakwa kasus dugaan korupsi Surat Pertanggungjawaban (SPj) fiktif, Bob Hasan, SH, MH merespon positif laporan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (IP), menindaklanjuti pernyataan kliennya di PN Tipikor Padang, Jumat (27/4) lalu.

Ia bahkan menilai, laporan IP ke Polda Sumbar pada Selasa (1/5) malam itu bisa menjadi pintu masuk bagi pengungkapan kasus ini.

Baca Juga : Sri Mulyani: Joe Biden Bawa Harapan Pemulihan Ekonomi Dunia

Hal itu dikatakan Bob Hasan saat dimintai tanggapannya tentang pelaporan terhadap kliennya. Lebih jauh, kata Bob, jika nanti kliennya dimintai keterangan oleh penyidik, ia memastikan kliennya akan meluruskan berita di kepolisian, terutama jika dikaitkan dengan bagaimana akhirnya ada kucuran dana Rp500 juta itu.

“Kalau memang dengan jalan ini, maka Insya Allah ini merupakan hal yang positif untuk kepentingan klien kami yang sedang duduk di pesakitan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Padang,” katanya kepada Haluan, Rabu (2/5).

Baca Juga : Pelantikan Presiden AS, Jokowi Ucapkan Selamat pada Joe Biden

Jadi, kata Bob lagi semua itu memang harus diklarifikasi sehingga pemeriksaan terhadap kliennya bisa menjadi pintu masuk bagi kepentingan pada babak baru ke depannya nanti. Menurutnya, dalam fakta persidangan jelas menyebutkan bahwa perkara Yusafni bukanlah pemeriksaan perkara yang terakhir. Akan ada pemeriksaan perkara lanjutan yg tentunya dapat memunculkan tersangka lain.

“Jadi, kami sangat mengapresiasi laporan ke kepolisian itu sebagai wujud dalam menempuh kepastian hukum. Oleh karena itu, sepatutnya laporan tersebut harus disambut dengan baik,”kata Bob Hasan.

Baca Juga : Joe Biden Wajibkan Pemakaian Masker di Semua Gedung Federal

Bob merunut ke belakang soal proses persidangan perkara ini. Ia mengatakan upaya pemanggilan yang dilakukan pihaknya terhadap gubernur beberapa waktu lau adalah bertujuan untuk mengetahui alasan serta dasar proyek nasional yang dibiayai oleh APBD. Namun yang bersangkutan tidak mengindahkan undangan yang telah dikirim dengan patut dan layak.

 “Itu alasannya kami kemarin (itu) meminta bapak gubernur untuk hadir dalam persidangan sebagai saksi dari terdakwa. Tidak hanya pembebasan lahan untuk proyek nasional saja, masih banyak yang mesti dijawab oleh gubernur. Namun beliau memilih untuk tidak hadir dengan alasan sibuk saat diwawancara oleh media kemarin (usai melapor),” kata Bob Hasan.

Baca Juga : Distribusi Dihentikan, Vaksin Corona Moderna Sebabkan Alergi Parah

Tak ada Kaitan

Senada dengan Bob Hasan, Maidestal Hari Mahesa yang juga ikut dilaporkan oleh IP menilai laporan tersebut merupakan hak dari gubernur sebagai warga negara. Hanya saja, laporan tersebut justru membingungkannya apa kaitan status di akun pribadinya dengan pelapor, dalam hal ini Irwan Prayitno.

“Itu hak beliau, kalau merasa tersinggung dengan apa yang ada pada akun facebook tersebut. Tapi saya pastikan itu tidak ada kaitannya dengan beliau,” kata Maidestal.

Dijelaskannya, ia hanya menyebarkan apa yang sudah diketahui umum berdasarkan pemberitaan di media. Namun pada status tersebut bukanlah fokusnya kepada gubernur, akan tetapi Baznas Kota Padang yang menjadi pembahasan di DPRD Kota Padang saat ini.

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]