Tolak Eksekusi, Warga Ini Hadang Polisi


Jumat, 04 Mei 2018 - 10:34:45 WIB
Tolak Eksekusi, Warga Ini Hadang Polisi EKSEKUSI LAHAN DI TABING—- Sejumlah warga menghadang rencana eksekusi Pengadilan Negeri Padang di kawasan Parupuk Tabing, Kamis (3/5). Mereka menolak eksekusi dan membakar ban serta blokade jalan. Warga menginginkan mediasi secara damai. IRHAM

PADANG, HARIANHALUAN.COM —Puluhan warga dari kaum Suku Balai Mansiang menutup akses jalan dari Simpang Gia menuju Komplek Parupuak Tabiang dan Asrama Haji, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (3/5). Penutupan jalan ini terkait akan dilaksanakannya upaya eksekusi lahan seluas dua hektare di kawasan itu.

Pantauan Haluan, puluhan warga mulai menutup akses jalan pada pukul 09.15 WIB, dengan cara membakar sejumlah ban yang dilakukan di tiga titik yaitu Simpang Gia, Parupuak Tabiang dan titik terakhir di kawasan simpang Asrama Haji.

Baca Juga : Ngeri! Kompleks Makam Longsor, Ratusan Peti Jenazah Berjatuhan ke Laut

Bakar ban itu dilakukan warga untuk menghadang petugas mengamankan eksekusi. Tak hanya itu, blokade jalan yang dibuat dari kayu yang juga melintang di atas jalan hingga menghalangi arus lalu lintas di kawasan itu. Blokade dari kayu itu ditutup spanduk dengan tulisan "sudah dua kali perjanjian damai, kok masih ada eksekusi".

Di spanduk juga ada foto Wali Kota Padang Fauzi Bahar (saat itu) mempertemukan kedua mamak kepala waris yang bersengketa pada Desember 2006 lalu. Foto itu menjelaskan mediasi yang membahas lanjutan perjanjian damai di Masjid Nurul Huda, Parupuk Tabing.

Baca Juga : Penembakan di Kafe Kawasan Cengkareng Barat Tewaskan Tiga Orang

Di spanduk juga dituliskan, September 2016, sudah dibuat perjanjian damai di rumah dinas Wakil Wali Kota Padang, Emzalmi (sewaktu menjabat). Sewaktu itu beliau hadir sebagai mediator

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]