Pecahkan Rekor Muri, IDI Pasaman Periksa Kesehatan 110 Anak Penyandang Disabilitas


Jumat, 04 Mei 2018 - 15:44:41 WIB
Pecahkan Rekor Muri, IDI Pasaman Periksa Kesehatan 110 Anak Penyandang Disabilitas Didampingi Ketua IDI Cab Pasaman, dr Hamdi,Sp.A, Direktru RSUD Dr Yong M (Pakai Jas),Bupati Pasaman Yusuf Lubis sambangi ruang pemeriksaan kesehatan terhadap anak penyandang disabilitas di Puskesmas Rao.

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM-Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Pasaman, menggelar pemeriksaan kesehatan 110 anak penyandang disabilitas, dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-110, Kamis (3/5). 

Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan IDI seluruh cabang Sumbar, sekaligus pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk pemeriksaan kesehatan bagi 1.100 penyandang disabilitas.

"Kegiatan ini merupakan bentuk peduli kami organisasi dokter Indonesia terhadap anak-anak berkebutuhan khusus," kata Ketua IDI Cabang Kabupaten Pasaman, Dr Hamdi, Sp.A kepada Haluan. 

Ia mengatakan, bahwa Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumatera Barat, menargetkan pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) untuk pemeriksaan kesehatan bagi 1.100 penyandang disabilitas, dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-110.

"Kegiatan ini dilakukan serentak hari ini di seluruh cabang IDI di daerah. Di Pasaman, pelayanan kesehatan kepada penyandang disabilitas kita pusatkan di Puskesmas Rao," katanya.

Pada kegiatan tersebut anak berkebutuhan khusus mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar, jika mengidap penyakit lanjutan akan ditangani dokter spesialis, kata dia.

"Jumlah peserta sebanyak 110 orang penyandang disabilitas tuna rungu, tuna netra, tuna grahita, autis dan lainnya. Banyak spesialis kita turunkan, ada spesialis mata, THT, anak, bedah, dalam dan belasan dokter lainnya," ujarnya. 

Ia mengatakan, dalam acara tersebut IDI melibatkan anak-anak Sekolah Luar Biasa (SLB) Yappat Lubuksikaping, sebagai pengisi kegiatan. Sejumlah keterampilan siswa pun turut ditampilkan, seperti tari tradisional, pantomim, hapalan Al Quran dan puisi.

"Tema ini diambil, karena kita merasakan tidak banyak orang yg peduli terhadap penyandang disabilitas, mereka cenderung diabaikan. Itu tidak boleh lagi terjadi, kepedulian terhadap disabilitas ini harus terus ditingkatkan," tukasnya. 

Sebelumnya dalam rangka memperingati HBDI ke-110, Ikatan Dokter Indonesia Cabang Pasaman juga memberi pelayanan kesehatan selama dua hari di daerah terpencil di Nagari Muaro Seilolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan. 

"Hari ini, IDI menggelar pemeriksaan kesehatan bagi penyandang disabilitas dan dilanjutkan buka bersama pada 20 Mei 2018," kata Sekretaris IDI Pasaman, Dr Dikho Atmanagara. 

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan, tidak hanya pemerintah semua pihak harus hadir untuk menegakkan hak-hak penyandang disabilitas, sebagai anak bangsa yang juga harus berkontribusi untuk menghadapi masa depan.

"Berbagai konvensi telah dikeluarkan dan diikuti oleh pemerintah untuk memajukan, melindungi dan menjamin penikmatan penuh dan setara semua hak asasi manusia semua penyandang disabilitas," katanya.

Bupati mengapresiasi langkah IDI wilayah Sumatera Barat, melalui cabang-cabangnya di daerah melakukan pelayanan kesehatan serentak kepada para penyandang disabilitas, baik fisik maupun mentalnya. 

"Kami tahu, langkah IDI dalam memecahkan rekor Muri ini bukan tanpa tujuan. IDI, tampaknya ingin menggugah kesadaran kita, pemerintah, pembuat kebijakan, kesadaran masyarakat dan kita semua akan pentingnya pemenuhan perlindungan dan penegakan hak penyandang disabilitas diberbagai sektor kehidupan," katanya. 

Disisi lain, kata dia, IDI juga ingin menginginkan keaktifan para penyandang disabilitas, baik secara fisik maupun mental untuk dapat lebih mandiri dalam kehidupan bermasyarakat lewat program Puskesmas rehabilitasi berbasis masyarakat. 

"Ke depan, pemerintah secara bertahap akan mengambil langkah yang konkret membuat kebijakan, pelayanan dan fasilitas yang ramah terhadap penyandang disabilitas. Pendidikan yang layak, pekerjaan yang layak, sarana transportasi layak serta memenuhi kebutuhan informasi," katanya. 

Melalui HBDI tersebut, Bupati berharap dokter Indonesia semakin menunjukkan perannya pada masyarakat, karena masyarakat  semakin merasakan pentingnya peran dokter bagi kehidupannya. 

"Selamat hari bakti dokter Indonesia. Semoga dokter Indonesia dapat menjadi mitra aktif pemerintah dalam membangun kebijakan-kebijakan yang pro publik, pro rakyat kecil, khususnya bagi mereka yang berkebutuhan khusus," tukasnya. (h/yud)

 

 

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]