SPH Gelar Seminar Kegawatdaruratan


Senin, 07 Mei 2018 - 01:05:36 WIB
SPH Gelar Seminar Kegawatdaruratan RATUSAN peserta seminar penatalaksanaan kegawatdaruratan obstetri dan neonatal serius mendengarkan pemaparan nara sumber. IST

PADANG, HALUAN - Semen Padang Hospital (SPH) kembali menggelar simposium medis di ruangan serba guna RS tersebut, Sabtu (5/5). Simposium kali ini membahas tentang penatalaksanaan kegawatdaruratan obstetri dan neonatal.

 

Baca Juga : DPRD Sumbar Inisiasi Ranperda Pengelolaan Hutan, Bisa Tingkatkan PAD Hingga Rp50 Miliar

"Kami selalu menggelar seminar kesehatan secara berkala. Tujuannya tak lain untuk menambah pengetahuan para petugas kesehatan tentang obstetri dan neonatal," kata Direktur SPH, dr Abdi setia putra, MARS dalam pers rilisnya yang diterima, Minggu (6/5)

 

Baca Juga : Gebrakan 'Pertama' Bupati Benny Utama, Ribuan Kendaraan Dinas Pemkab Pasaman Dikandangkan untuk Inventarisasi Aset

Disebutkannya, kegawatdaruratan merupakan kejadian yang tidak diduga atau terjadi secara tiba-tiba, seringkali merupakan kejadian yang berbahaya. Sedangkan kegawatdaruratan obstetri, kondisi kesehatan yang mengancam jiwa yang terjadi dalam kehamilan atau selama dan sesudah persalinan dan kelahiran.

 

Baca Juga : Puncak Pemilihan Duta GenRe Solsel Dibuka Pj Sekda, Wadah Milenial Bentuk Karakter Bangsa

"Kalau bicara kegawatdaruratan neonatal, adalah situasi yang membutuhkan evaluasi dan manajemen yang tepat pada bayi baru lahir yang sakit kritis. Kondisi ini membutuhkan pengetahuan yang dalam mengenali perubahan psikologis dan kondisi patologis yang mengancam jiwa yang bisa saja timbul sewaktu-waktu,” sebutnya.

 

Baca Juga : 18 Legislator Dharmasraya Mangkir Sidang dengan Bupati, Ternyata Ini Alasannya

Abdi berharap, adanya simposium medis kali ini diharapkan mampu menambah pengetahuan dokter dan bidan agar lebih sigap dan berani dalam menangani pasien-pasien dengan kondisi tertentu itu. Semakin banyaknya tenaga medis yang berani dan pintar dalam penanganan pertolongan, maka bisa menekan angka kematian ibu dan bayi.

 

Simposium yang diikuti sekitar 200 peserta itu menghadirkan pembicara berkompeten, yakni dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr Yoshida Nazar, Sp OG serta dokter anak, dr Fita Asfianti, Sp A M Kes.

 

Turut hadir dalam simposium tersebut Manager Marketing dan Customer Service dr Dewi Nensi, MARS, yang memberikan pemaparan tentang product knowledge layanan unggulan SPH. (h/rel/nov)

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]