Irwan Prayitno Mengaku Tidak Kenal, Yusafni: Tak Kenal Saya, Wajar Karena Saya Sudah Jadi Terdakwa


Selasa, 08 Mei 2018 - 11:26:18 WIB
Irwan Prayitno Mengaku Tidak Kenal, Yusafni: Tak Kenal Saya, Wajar Karena Saya Sudah Jadi Terdakwa Irwan Prayitno

Menurut Yusafni, wajar gubernur mengaku tidak kenal dengan dirinya. Sebagai terdakwa kasus korupsi, katanya, siapa pula yang mau kenal dengannya.

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Sidang tuntutan terhadap terdakwa kasus korupsi Rp62,5 Miliar, Yusafni Ajo batal terlaksana, Senin (7/5). Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum merampungkan berkas tuntutan. Terlepas itu, Yusafni sempat tersenyum ketika ditanya wartawan terkait pernyataan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang mengaku tidak kenal dengannya. Yusafni meminta wartawan untuk bertanya saja kepada gubernur.

Dituturkan Yusafni, untuk saat ini wajar orang mengaku tidak kenal dengan dirinya, sebab dia sekarang berstatus sebagai terdakwa korupsi.

“Tanya saja pada gubernur itu. Kalau dia bilang tak mengenal saya, wajar saja karena sekarang saya sudah menjadi terdakwa. Siapa juga yang mau kenal dengan seorang terdakwa,” kata Yusafni sembari tersenyum.

Meski terancam hukuman berat, Yusafni masih bisa berseloroh, termasuk dengan wartawan yang mangkal di Pengadilan Tipikor Padang. Usai pembacaan penundaan tuntutan terhadap dirinya, dari balik jeruji besi, dia dengan tenang menerima kehadiran wartawan yang memberondongnya dengan banyak pertanyaan. Tak ada nada tinggi, atau jawaban sinis dari yang bersangkutan. Segala pertanyaan dijawabnya.

Dia mengaku sudah mengetahui kalau dirinya dilaporkan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno ke Polda Sumbar. Dia tidak mempermasalahkan laporan itu.

Ya, saya sudah mengetahui kalau dilaporkan gubernur tersebut. Terserah gubernur saja, terserah beliau, itu haknya. Sampai saat ini saya belum dipanggil pihak Polda terkait itu," jawab Yusafni Ajo yang setiap sidang selalu memakai peci abu-abu dan baju batik.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (IP) mengaku tidak kenal dengan Yusafni. Pernyataan ini terkait ucapan Yusafni yang menyebut adanya aliran dana Rp500 juta untuk pembuatan baliho IP ketika Pilgub 2015. Uang itu disebutkan Yusafni diserahkan di belakang Kantor Gubernur Sumbar.

Dalam rilisnya yang dikirim Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Kabiro Humas) Pemprov Sumbar, Jasman ke Haluan, Gubernur dengan tegas juga mengaku tak kenal Yusafni yang kini masih berstatus pegawai Pemprov Sumbar dan pernah menjabat Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) poyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sumbar.

“Jangankan membantu, saya saja tidak kenal siapa Yusafni. Saya tidak pernah komunikasi apalagi meminta atau menerima uang darinya. Saya baru tahu wajah Yusafni ketika diketahui temuan BPK, langsung saya minta atasannya (Indra Jaya) untuk menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. Pada saat Indra menemui saya dan membawa Yusafni kehadapan saya, saya tanya siapa ini pak Indra, dijawabnya, ini bapak Yusafni yang kasusnya jadi temuan BPK itu. Itu baru saya tahu dengan Yusafni, dan itu pertemuan pertama dan terakhir saya dengan Yusafni,” imbuh Irwan Prayitno.




Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com
BERITA TERKAIT

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 09 Januari 2019 - 12:38:27 WIB

    Irwan Prayitno Ajukan Perlawanan Atas Eksekusi Lahan

    Irwan Prayitno Ajukan Perlawanan Atas Eksekusi Lahan PADANG, HARIANHALUAN.COM – Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno (IP) mengajukan pemohon perlawanan pihak ketiga terhadap Syamsul Bahri dkk selaku terlawan dalam perkara putusan eksekusi Nomor: 21/Eks.Pdt/2018/PN.Pdg tanggal 16 O.
  • Sabtu, 02 Juni 2018 - 21:02:22 WIB

    Kuasa Hukum: Irwan Prayitno Tidak Pernah Menyerang Kebebasan Pers

    Kuasa Hukum: Irwan Prayitno Tidak Pernah Menyerang Kebebasan Pers PADANG, HARIANHALUAN.COM-Tim kuasa hukum Irwan Prayitno memberikan pernyataan terkait siaran pers yang dikeluarkan Koalisi Masyarakat Sipil (KMS).
  • Sabtu, 02 Juni 2018 - 20:50:01 WIB

    Laporan Irwan Prayitno Terhadap Jurnalis Bentuk 'Serangan' Terhadap Kebebasan Pers

    Laporan Irwan Prayitno Terhadap Jurnalis Bentuk 'Serangan' Terhadap Kebebasan Pers PADANG, HARIANHALUAN.COM--Benni Okva, wartawan Harian Haluan, yang dilaporkan Irwan Prayitno (IP) diperiksa sebagai saksi oleh Penyidik Polda Sumatera Barat, Kamis, (31/5)..
  • Jumat, 04 Mei 2018 - 10:51:49 WIB

    Polisi Akan Proses Laporan Irwan Prayitno

    Polisi Akan Proses Laporan Irwan Prayitno Di tengah suara sumbang berbagai elemen masyarakat Sumbar terkait laporan IP ke polisi, pihak Polda Sumbar menyebutkan mereka akan tetap memproses laporan tersebut. Padahal, dari sejumlah pihak ada yang minta gubernur mencabu.
  • Senin, 30 April 2018 - 14:14:52 WIB
    KMSS KAWAL KASUS SPJ FIKTIF

    'Selidiki Sumber Dana Kampanye Irwan Prayitno'

    'Selidiki Sumber Dana Kampanye Irwan Prayitno' Nyanyian terdakwa SPj fiktif terkait pemberian dana untuk biaya baliho pasangan Irwan Prayitno – Nasrul Abit (IP-NA) senilai Rp500 juta mesti didalami penegak hukum. Sumber dana kampanye pasangan calon yang kini duduk sebag.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM