Diselundupkan Bersama Teh China, Narkoba Asal Malaysia Beredar di Agam


Selasa, 08 Mei 2018 - 11:35:21 WIB
Diselundupkan Bersama Teh China, Narkoba Asal Malaysia Beredar di Agam Ilustrasi (haluan)

PADANG, HARIANHALUAN,COM – Jajaran Satresnarkoba Polres Agam mengungkap peredaran narkoba antar negara, Senin (7/5). Dua pelaku yang tertangkap mengaku, narkoba yang mereka edarkan berasal dari Malaysia. Agar tidak ketahuan dan lolos dari petugas, narkoba jenis sabu itu dipaketkan dalam produk teh China.

Penangkapan ini mengindikasikan kalau Sumbar benar-benar sudah menjadi target pemasaran narkoba berskala internasional. Selain narkoba asal Malaysia, sebelumnya Polda Sumbar juga menggagalkan peredaran sabu yang dikirim dari Tiongkok serta Belanda.

Baca Juga : WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid

Penangkapan di Agam, menurut Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi berawal dari kecurigaan warga terhadap tingkah AD (26), warga Lapau Konsi, Jorong Surabayo, Kecamatan Lubuk Basung. Kepada polisi, warga menyebutkan kalau AD seringkali bertransaksi barang haram. Informasi penting itu ditelusuri pihak kepolisian.

“Ternyata benar. AD merupakan pemain lama dalam kasus narkoba. Setelah mendapatkan bukti yang cukup, petugas melakukan penangkapan terhadap dirinya di Muaro Batu Galeh, Jorong Surabayo, sekitar pukul 02.30 WIB,” papar Kapolres.

Baca Juga : Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

Dijelaskan Kasatresnarkoba, AKP Antonius Dachi dan Kabag Humas Iptu M Zen, setelah diciduk bersama sejumlah barang bukti, AD langsung digelandang ke Mapolres Agam dan diintrogasi. Kepada polisi, AD akhirnya buka suara. Sabu-sabu itu didapatkannya dari pengedar lain.

“Dia mengaku memesan barang kepada Bandar berinisial RA (31). Dia bukan orang Agam, melainkan warga Baringin, Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar,” ucap Antonius.

Baca Juga : Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

 Keberadaan RA langsung ditelusuri petugas. Pagi harinya diketahui kalau RA berada di Desa Pauah Timur, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman. Disebabkan sudah beda wilayah hukum, jajaran Satresnarkoba Polres Agam lalu berkoordinasi dengan Polres Pariaman. Koordinasi itu berbuah manis. RA ditangkap tanpa perlawanan.

“Dia tidak melawan ketika ditangkap. Dari tangan RA dan AD disita barang bukti sabu-sabu seberat 17 gram lebih dan uang Rp20 juta,” lanjut Kasatresnarkoba.

Baca Juga : Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19

Awalnya, RA bungkam soal asal sabu yang diedarkannya. Namun, setelah diintrogasi lebih dalam, dia mengaku kalau sabu-sabu yang dijualnya berasal dari Malaysia, yang diselundupkan dengan produk teh dari China. Barang haram itu tidak langsung dikirim ke RA, melainkan melalui perantara, seorang kurir asal Pekanbaru, Riau.  

“Kemudian barangnya didistribusikan ke Kota Pariaman. Baru saya terima,” sebut RA kepada penyidik.

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 11:23:47 WIB

    WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid

    WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tengah 'pusing'. Ini terkait pasokan vakin corona (Covid-19) yang adil ke seluruh dunia..
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 14:51:11 WIB

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan pembicaraan dengan Raja Arab Saudi Salman pada Kamis (25/2). Dalam percakapan perdana sejak Biden resmi menjadi pemimpin negara adidaya itu, ia menekankan komitmen AS untuk me.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 16:58:20 WIB

    Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar

    Panas, 1.000 Massa Pro Junta Militer Turun ke Jalan di Myanmar Situasi Myanmar makin tak kondusif. Pendukung dan penentang militer bentrok di jalan-jalan kota Yangon, Kamis (25/2/2021)..
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 14:41:04 WIB

    Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19

    Astaga! Ada Tanda-tanda Fase Baru Mutasi Covid-19 Baru-baru ini sebuah penelitian di California melaporkan telah menemukan sampel dua varian virus Covid-19 yang bergabung menjadi versi virus corona. Mereka bermutasi, memicu peringatan bahwa pandemi mungkin memasuki fase baru.
  • Kamis, 25 Februari 2021 - 12:27:37 WIB

    Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi

    Akan Rilis, Laporan Intelijen AS Sebut MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi Laporan intelijen Amerika Serikat (AS) soal pembunuhan jurnalis kawakan Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang akan segera dirilis, menyebutkan bahwa Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman atau MBS menyetujui pembunuhan.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]