Grand Asrilia Hotel Beri Orang Sumbar Harga Khusus


Selasa, 08 Mei 2018 - 22:27:47 WIB
Grand Asrilia Hotel Beri Orang Sumbar Harga Khusus  GRAND ASRILIA HOTEL—Grand Asrilia Hotel di Jalan Pelajar Pejuang 45 Nomor 123, Turangga, Lengkong, Kota Bandung. Hotel ini memberikan harga khusus kepada tamu yang ber-KTP Sumbar. IST

BANDUNG, HARIANHALUAN.COM—Meski telah merantau bertahun-tahun di Bandung, Asril Das tidak lupa kampung halamannya, Sumatra Barat (Sumbar). Kecintaan terhadap kampung halaman dan masyarakatnya menjadi motivasi Asril memberi tamu ber-KTP Sumbar harga khusus untuk menginap di hotel miliknya, Grand Asrilia Hotel.

Asril Das mengutarakan, Grand Asrilia Hotel merupakan hotel 13 tingkat yang berlokasi di Jalan Pelajar Pejuang 45 Nomor 123, Turangga, Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat. Hotel yang mulai beroperasi pada 2016 ini memiliki 300 kamar. Harga kamarnya tergantung tipenya.

Baca Juga : Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Kapal Mati Mesin dan 4 Nelayan dengan Selamat

“Harga paling tinggi adalah kamar Tipe President Suite, yakni Rp3 juta per malam. Kamar jenis ini hanya 2 kamar. Di bawahnya ada Tipe Deluxe, yang harganya Rp1,5 juta. Kamar ini berjumlah 8 kamar. Selain itu ada kamar Tipe Eksekutif dengan harga Rp1,2 juta. Kamar ini berjumlah 18 kamar. Di bawah itu ada kamar dengan harga Rp960 ribu. Kadang-kadang disewakan dengan harga Rp680 ribu atau 700 ribu, bergantung situasi. Untuk orang ber-KTP Sumbar, kami memberikan harga Rp500 ribu, sudah termasuk sarapan pagi sama dengan hotel kelas bintang 5. Ini kamar standar, dua tempat tidur,” tuturnya di Kota Bandung kepada Haluan di Padang melalui pesan WhatsApp, Minggu (6/5).

Grand Asrilia Hotel, kata Asril Das, memiliki 28 ruangan pertemuan. Saat ini, pihaknya sedang membangun kolam renang sebagai fasilitas tambahan, yang dalam tahap akhir penyelesaian. Hotel tersebut juga memiliki restoran. Selain fasilitas, hotel itu memiliki 140 orang karyawan yang bersiap melayani tamu.

Baca Juga : Awal Maret 2021, Harga Bawang Putih dan Merah Turun di Pasar Raya Padang

Terjun ke bisnis perhotelan

Asril Das mengakui tidak memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman pada bisnis perhotelan. Sebelum membangun hotel, ia melakoni bisnis percetakan, penerbit, dan toko yang diberi nama Lubuak Aguang di Kota Bandung.

Baca Juga : Harga Emas Antam Tinggalkan Level Tertinggi, Bikin 'Senam Jantung'

Karena anak-anaknya lulusan Jurusan Perhotelan dan melihat bagusnya potensi bisnis perhotelan, Asril Das membangun Grand Asrilia Hotel dengan dana sebesar Rp200 miliar. Sejak beroperasi pada 2016, tingkat hunian kamar hotelnya rata-rata 20—50 persen per bulan apabila tidak ada acara di Kota Bandung. Apabila ada acara di kota itu, tingkat hunian hotelnya bisa 100 persen.

“Sejak kalah jadi caleg DPR pada 2009 dan gagal calon wagub Sumbar pada 2010 yang akan berpasangan dengan Prof. Irwan Prayitno, saya akhirnya kembali ke Bandung. Saya mengurus IMB hotel. Selesai 2011. Setelah itu mulai menggali tanah untuk membangun basement. Lamanya hampir 1 tahun. Pada 2012, mulai pengerjaan pondasi dan kunstruksi sampai dengan awal 2013. Setelah itu kehabisan dana. Hampir 8 bulan menunggu pinjaman bank cair. Setelah itu lanjut mengerjakan struktur sampai dengan Mei 2014. Setelah itu berlanjut pengerjaan dinding, kamar mandi. Pada 2015 mulai pasang marmer, keramik, serta pekerjaan finishing, seperti pasang jendela, kaca, lift, taman, AC, telepon, pengecetan, dan lain-lain. Grand Asrilia Hotel mulai beroperasi pada 27 Juli 2016,” tutur Ketua Perhimpunan Keluarga Minang di Jawa Barat itu.

Baca Juga : Bika Bakar, Makanan Tradisional di Padang yang Bertahan hingga Kini

Untuk mengelola Grand Asrilia Hotel, saat ini, Asril Das dibantu oleh anaknya. Di hotel itu, anaknya menjabat sebagai manager operasional hotel. Anaknya merupakan lulusan S-2 perhotelan dari Swiss, yang telah pula berpengalaman bekerja di hotel berbintang lima, yakni Hotel Keraton Jakarta dan Hotel Trans Bandung.

“Saat ini 20 orang pemuda dari kampung saya, Solok sedang magang pola rantau di Grand Asrilia Hotel dengan harapan setelah 50 hari praktik kerja, mereka bisa melamar kerja di hotel-hotel di mana saja,” ucapnya.

Meski gagal menjadi anggota DPR pada 2009, Asril Das masih ingin terjun ke dunia politik. Pada 2019, ia ingin menjadi calon DPD dari Jawa Barat.

“Saya ingin mengabdi,” katanya. (h/dib)

 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]