Setelah Dikeroyok Empat Orang, Kakak Beradik di Pasaman Ini Ditetapkan Jadi Tersangka


Kamis, 10 Mei 2018 - 13:52:10 WIB
Setelah Dikeroyok Empat Orang, Kakak Beradik di Pasaman Ini Ditetapkan Jadi Tersangka Petugas medis mengotopsi jenazah korban yaang tewas karena terlibat perkelahian di Batang Lobu, Nagari Kotanopan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, Rabu (9/5). IST

PASAMAN, HARIANHALUAN.COM--Terlibat perkelahian di warung kopi, seorang warga Batang Lobu, Nagari Kotanopan, Kecamatan Rao Utara, Kabupaten Pasaman, meninggal dunia, Rabu (9/5) malam. Korban diketahui bernama Deni Panroi Manurung alias Rey (32). 

Korban sempat dilarikan oleh sejumlah warga setempat ke Puskesmas Rao, untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nahas nyawanya sudah tidak dapat tertolong lagi.

Baca Juga : 34 DPD Demokrat Sampaikan Ikrar Setia, AHY: Moeldoko Musuh Bersama

"Korban Deni, warga Batang Lobu, Nagari Kotanopan ini mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal dunia setelah dihantam pakai kayu oleh tersangka," kata Kapolres Pasaman, AKBP Hasanuddin melalui Kasat Reskrim Iptu Zulhendri, Kamis (10/5).

Sementara, satu orang teman korban, masih dirawat inap di Puskesmas Rao, hingga Kamis (10/5). Ia mengalami luka bacok pada kepala atas dan luka gores pada kedua lengan.

Baca Juga : Diselundupkan ke Sel, Petugas Lapas Temukan Ganja dalam Kemasan Teh dan Keripik

"Korban yang dirawat bernama Faisal Nasution (26). Korban mengalami luka pada bagian kepala belakang akibat dipukul tersangka menggunakan kayu balok," kata Zulhendri. 

Dua pelaku yang diketahui kakak beradik ini langsung ditetapkan Polisi sebagai tersangka. Mereka, yakni Sulutan Hasibuan (42), warga Sungai Pimping, Jorong Makmur, Nagari Padang Gelugur dan Toha Hasibuan (32), warga Batang lobu, Nagari Kotanopan, Rao Utara.

Baca Juga : Beraksi di Pasar, Dua Induak-induak Diciduk Polisi Karena Curi Handphone

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]