44 Kios Penampungan Pedagang Diserahkan ke Pemko


Jumat, 11 Mei 2018 - 11:26:41 WIB
44 Kios Penampungan Pedagang Diserahkan ke Pemko Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias didampingi Kepala Biro CSR PT Semen Padang, M. Ikrar meninjau Kios Penampungan bantuan PTSP usai penyerahan simbolis, kemarin. HUMAS

PADANG, HARIANHALUAN.COM – Jelang rampungnya pembangunan Pasar Atas, Bukittinggi pascakebakaran tahun lalu, pemerintah setempat membangun kios penampungan bagi pedagang.Pada pelaksanaannya, Pemko Bukittinggi tak dibiarkan sendiri. PT Semen Padang (PTSP) dan UPZ Basnas PTSP membantu 44 kios berukuran 2 x 1,75 meter yang diserahkan Rabu (9/5).

Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menerima bantuan tersebut secara simbolis di Kantor Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Bukittinggi. Pada kegiatan itu, turut hadir perwakilan dari Baznas Pusat, Ketua Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif, dan Kepala Biro CSR Semen Padang Muhamad Ikrar yang mewakili Direktur Utama PT Semen Padang, serta sejumlah staf CSR.

Dijelaskannya, pembangunan pasar tersebut berasal dari anggara pusat melalui APBN sebesar Rp354 miliar. Pasar tradisional yang berada di daerah berhawa sejuk itu akan dibangun enam lantai. Dua di antaranya akan dijadikan sebagai basment agar pengunjung yang datang ke Pasar Atas bisa memarkirkan kendaraannya di basement tersebut.

Saat ini, sebut Ramlan, proses tender pembangunan Pasar Atas tengah berlangsung di Kementerian PUPR. Kemungkinan, kata dia, akhir Juni mendatang akan ada pemenangnya. Setelah itu, baru dilakukan pembangunan yang diharapkan peletakkan batu pertamanya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

"Kami pun menargetkan proses pembangunannya berlangsung selama 17 bulan, karena target kami akhir 2019 Pasar Atas tersebut sudah bisa ditempati pedagang. Jadi, pembangunannya nanti harus dilakukan selama 24 jam agar target 17 bulan dapat terwujud," ujarnya.

Terkait bantuan 44 kios dari Semen Padang, Ramlan pun menyebut bahwa pihaknya berterimakasih kepada Semen Padang yang telah membantu. Sebab, dengan adanya bantuan tersebut, Pemko Bukittinggi akhirnya bisa menyelesaikan perasoalan yang dihadapi oleh ratusan pedagang yang terdampak kebakaran Pasar Atas.

"Selama ini mereka (pedagang) berjualan di kawasan kaki lima dekat jam gadang, karena Pasar Atas sudah tidak bisa lagi di tempati pascakebakaran. Sekarang dengan adanya kios penampungan, alhamdulillah beban pedagang bisa berkurang," ujarnya.

Untuk itu, sambung Ramlan, pihaknya mengucapkan termakasih kepada Semen Padang dan lembaga pengumpul zakat karyawan Semen Padang dan UPZ Baznas Semen Padang yang telah membangun 44 kios penampungan sementara bagi korban kebakaran Pasar Atas.

Sementara itu, Kepala Biro CSR Semen Padang Muhamad Ikrar mengatakan bahwa pembangunan kios penampungan sementar bagi pedagang Pasar Atas Bukittinggi ini adalah komitmen PT Semen Padang dan ini sesuai dengan visi misi perusahaan berwawasan lingkungan.

Selain itu, Bukittinggi merupakan wajahnya Sumatera Barat dan butuh perhatian. Oleh sebab itulah Semen Padang menghibahkan bantuan dana Rp500 juta untuk pembangunan 44 unit kios penampungan sementara bagi pedagang Pasar Atas, agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan pedagang eks Pasar Atas tak lagi berjualan di kaki lima.

"Bantuan Rp500 juta dari Semen Padang ini berasal dari dua sumber pendanaan. Rp250 juta dari CSR perusahaan dan Rp250 juta dari zakat karyawan yang dihimpun oleh UPZ Baznas Semen Padang," kata Ikrar.

Sementara itu, eks pedagang Pasar Atas Titis Wani mengaku nyaman berjualan di kios penampungan ini, meskipun pendapatan berjualan di sini (kios penampungan) belum begitu banyak. Namun lambat laun, dirinya yakin akan mencapai hasil maksimal.

"Ini kan baru dua pekan saya dan ratusan pedagang lainnya menempati kios penampungan sementara ini. Tapi saya yakin ke depan pendapatan kami akan bertambah, apalagi lokasi kios ini strategis, dan dekat dengan kebun binatang Bukitinggi," ujarnya.

Pemilik Toko Sulaman & Bordir Altis itu juga bertermakasih kepada PT Semen Padang yang telah berkontribusi membangun kios penampungan sementaran ini, jika tidak maka dirinya dan pedagang lainnya akan terus-terus berjualan di kaki lima. "Sekarang kami gak kehujanan dan kepanasan lagi, karena sudah ada kios penampungan sementara," pungkas Titis. (h/rel)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 18 Oktober 2018 - 21:00:33 WIB

    Pendaftar CPNS di Pessel Capai 5.443 Orang

    Pendaftar CPNS di Pessel Capai 5.443 Orang PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 5.443 orang mendaftarkan diri sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), untuk memperebutkan 271 formasi yang disediakan oleh pemerintah setempat..
  • Selasa, 01 November 2016 - 01:07:56 WIB

    Di Sumbar, 144 Pelajar Terlibat Narkoba

    Di Sumbar, 144 Pelajar Terlibat Narkoba SAWAHLUNTO, HALUAN — Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat, Ali Azhar menilai, narkoba merupakan induk dari semua tindak kejahatan terjadi..
  • Senin, 04 Januari 2016 - 02:59:35 WIB

    44 Personel Polres Solsel Naik Pangkat

    44 Personel Polres Solsel Naik Pangkat SOLSEL,HALUAN— Se­hari sebelum pergantian tahun 2016, Polres So­lok Selatan (Sol­sel) me­ngadakan upacara kenaikan pangkat terhadap 44 per­sonil. Proses penyerahan kenaikan pangkat dipimpin langsung oleh Kapolres Sols.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM