Diduga Pungli, Eks Kepsek di Limapuluh Kota Disidang


Selasa,15 Mei 2018 - 09:25:58 WIB
Reporter : Tim Redaksi
Diduga Pungli, Eks Kepsek di Limapuluh Kota Disidang Ilustrasi (net)

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Diduga melakukan Pungutan Liar (pungli) dalam penerimaan siswa baru, terdakwa Yondri (49) merupakan Kepala sekolah (kepsek) SMA 1 Guguak Lima Puluh Kota jalani sidang perdananya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Padang, Senin (14/5).

Dalam sidang dengan agenda membacakan dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (KPU) Zilkifli Cs  mengatakan , perbuatan itu dilakukan terdakwa pada saat penerimaan Peserta Didik Baru (PDB) di SMA 1 Guguak Kabupaten Limapuluh Kota tahun ajaran 2017-2018. Kemudian terdakwa memungut uang untuk membuat seragam sekolah kepada siswa baru pada sekolah yang dipimpinnya tersebut.

"Terdakwa melakukan perbuatan itu dengan tiga tahapan proses penerimaan siswa baru. Kelompok pertama sebesar Rp1.050.000, kelompok kedua sebesar Rp850.000 dan pada kelompok tiga berjumlah Rp650.000," ujar Zulkifli Cs pada Kejaksaan Negeri Limapuluh Kota saat membacakan amar dakwaannya.

Selanjutnya, pada saat pendaftaran, bagi PDB nanti akan diberi kuitansi di loket 1. Kemudian kuitansi itu merupakan syarat untuk mendaftar ulang di loket 2 dan artinya, apabila PDB tidak memiliki kuitansi di loket 1, maka tidak bisa melakukan pendaftaran ulang di loket 2 berdasarkan intruksi dari terdakwa.

"Dengan adanya uang pendaftaran ulang yang ditentukan terdakwa, terdapat orang tua PDB pada hari pendaftaran pertama itu, terpaksa minta pinjaman. Bahkan ada diantaranya orang terpaksa kembali pulang karena yang tidak cukup," kata jaksa.

Sementara itu, dari seragam yang ditentukan yang telah ditentukan, terdakwa mengambil keuntungan sebesar Rp15.000/seragam. Sehingga dari seluruh uang pendaftaran yang telah dilakukan oleh 201 peserta didik baru, terdakwa mendapat keuntungan Rp44.130.000.

"Dari uang pendaftaran ulang, terkumpul Rp196.450.000 yang ditemukan tim saber pungli, selanjutnya uang tersebut diserahkan kepada panitia PDB sebesar Rp152.320.000 yang akan digunakan untuk pembayaran seragam yang telah dipesan oleh panitia PDB itu pada saat pendaftaran ulang," katanya lagi.

Kemudian dari yang senilai Rp152.320. 000 yang digunakan untuk pembelian seragam, terdapat sisa uang Rp7.445.000. Sementara keuntungan yang diperoleh oleh terdakwa sendiri sebesar Rp44.130.000 sisa setelah uang pungutan dibayarkan untuk pembayaran pengadaan seragam.

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 12 huruf e Undang-undang RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi," sambung jaksa.

Terdakwa yang didampingi Penasehat Hukum (PH) Marodong Pane mengatakan akan mengajukan nota keberatan (eksepsi) atas dakwaan yang telah dibacakan jaksa penuntut.

"Baiklah majelis, kami minta waktu untuk menyiapkan eksepsi," ucapnya.

Menanggapi permintaan itu, Ketua majelis R. Ari Muladi didampingi hakim anggota Sri Hartati dan Emria mengabulkannya dan menunda sidang pada Kamis (24/5) mendatang. Untuk mengarkan Pledoi PH terdakwa. (h/mg-hen)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu,11 April 2018 - 11:23:44 WIB

    Diduga Edarkan Sabu, Thomas Ditangkap Polresta Padang

    Diduga Edarkan Sabu, Thomas Ditangkap Polresta Padang PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Thomas Mauriat Hutagalung panggilanya Thomas (42) adalah seorang lelaki yang ditangkap oleh anggota Satresnarkoba Polresta Padang karena terlibat dalam penyalahguna narkoba jenis sabu di Sawahan Pad.
  • Selasa,03 April 2018 - 21:00:52 WIB

    Diduga Edarkan Sabu, Oknum Polisi Diciduk Bersama SPG Rokok

    Diduga Edarkan Sabu, Oknum Polisi Diciduk Bersama SPG Rokok PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Satu orang oknum kepolisian dari Polres Solok Selatan diibekuk tim Satres Narkoba Polresta Padang di Hotel Daima, Jendral Sudirman, Padang, Senin (2/4) malam sekitar pukul 21.00 WIB..
  • Selasa,13 Maret 2018 - 20:42:57 WIB

    Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, Ari Khatulistiwa Akan Dipanggil Polres Pessel

    Diduga Lecehkan Profesi Wartawan, Ari Khatulistiwa Akan Dipanggil Polres Pessel PAINAN, HARIANHALUAN.COM - Untuk kelengkapan berkas perkara, penyidik Polres Pessel memanggil dua orang wartawan sebagai saksi terkait kasus dugaan pelecehan profesi jurnalis yang terjadi di Media Sosial Facebook beberapa wak.
  • Selasa,06 Februari 2018 - 14:55:23 WIB

    Diduga Ikut Bakar Mobil di Solok, Edi Cotok Diciduk Polda Sumbar

    Diduga Ikut Bakar Mobil di Solok, Edi Cotok Diciduk Polda Sumbar PADANG, HARIANHALUAN.COM - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan sembilan orang ke Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus perusakan dan pembakaran mobil.
  • Senin,22 Januari 2018 - 15:33:12 WIB

    Diduga Memalsukan Ijazah, Tiga Tersangka Diciduk Polres Tanah Datar

    Diduga Memalsukan Ijazah, Tiga Tersangka Diciduk Polres Tanah Datar TANAH DATAR, HARIANHALUAN.COM--Tiga orang terduga pengguna ijaza sarjana palsu ditangkap Satuan Resor dan Kriminal (Satreskrim) Polres Tanah Datar, tiga orang tersangka tersebut diantaranya MY (47) laki-laki, FY (30) wanita d.

BERITA TERKINI Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM